Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Agunan 7,5 Hektar Melayang, Debitur BNI Mamuju Mengaku Dirugikan

Agunan 7,5 Hektar Melayang, Debitur BNI Mamuju Mengaku Dirugikan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Seorang debitur BNI di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), bernama Hj. Saoda Gangka, mengaku tertipu dengan pihak Bank, setelah agunannya dilelang akibat dijadikan debitur macet.

Menurut Hj. Saoda, peristiwa itu bermula saat dirinya di tahun 2008 lalu melakukan sampung pinjaman baru sebesar Rp 4,5 miliar dari pihak BNI Mamuju. Namun setelah membayar angsuran beberapa tahun, tiba-tiba dirinya dinyatakan debitur macet tahun 2021 lalu.

Akibatnya, sebidang sawah yang jadi agunannya seluas 7,5 hector di Kelurahan Kalukku masuk dalam daftar lelang sejak tahun 2021 lalu.

“Setelah pinjaman saya yang pertama lunas, pihak BNI Mamuju menawarkan pinjaman Rp 15 miliar tahun 2005, tapi saya tidak mau. Nanti tahun 2009 baru saya ambil pinjaman Rp 4,5 M dengan jaminan beberapa sertifikat saya,” kata Saoda, saat melakukan konferensi pers di Mamuju, Kamis. (12/12/2024).

Namun, Hj. Saoda mengaku, keanehan mulai dirasakan saat pegawai baru Bank BNI Mamuju bernama Mario menangani kreditnya pada tahun 2020 lalu. Disaat itu ia mengaku diminta pengalihan pembayaran angsuran ke nomor rekening baru. Namun setelah tahun berikutnya, kreditnya dinyatakan macet dan agunannya dinyatakan akan dilelang.

“Sejak tahun 2021-2023 saya selalu membayar ke rekening itu, tapi kenapa agunan saya tetap dilelang padahal saya selalu membayar angsuran ke rekening itu,” ungkapnya.

Selama periode itu dia mengaku merugi hingga Rp 300 juta, hal itu dikarenakan angsuran yang disetorkan itu tidak tercatat di pembukuan Bank.

“Tahun 2020 pegawai baru namanya Mario mulai tangani kredit saya, saya kaget tiba-tiba tahun 2021 ada surat bilang kalau jaminan saya mau dilelang karena macet. Padahal saya selalu membayar,” kata Saoda.

Meski sempat mengaku melakukan berbagai upaya, termasuk memasukan surat sanggahan. Agunannya tetap dilelang pihak BNI Mamuju. Menurutnya semua bukti transaksi dan kronologis telah ia miliki dan simpan. Menurutnya ia mengalami kerugian hingga miliaran.

“Karena saya merasa selalu bayar angsuran, saya minta untuk dirincikan sisa angsuran sekaligus mengetahui sudah berapa jumlah angsuran saya. Tetapi selalu dibilang harus pimpinan yang keluarkan,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang BNI Cabang Mamuju, Andi Edi Sulaeman, mengatakan ia tidak bisa menjelaskan keterangan kronologis kejadian yang dialami oleh Hj. Saoda. Hal itu dikarenakan dia baru menjabat tahun 2022 setelah debitur dinyatakan macet oleh Remedial Recovery (RR).

“Jadi semua debitur yang macet itu langsung ditangani oleh bagian RR, perwakilannya ada di Pare-Pare. Untuk kronologisnya saya belum bisa terangkan karena saya menjabat 2022 setelah dinyatakan macet,” ungkapnya saat ditemui di Kantor BNI Mamuju, Jumat, (13/12/2024).

Meski begitu, Andi Edi Sulaeman mengaku memberikan keleluasaan bagi setiap nasabah termasuk Hj. Saoda untuk berkonsultasi jika merasa dirugikan.

“Kami terbuka kepada setiap nasabah yang merasa dirugikan, hal itu juga dijamin melalui undang-undang perlindungan konsumen yang semakin terbuka saat ini. Kami pastikan akan menjadi mediator antara pihak Hj. Saoda dan RR.” jelasnya.

Selain itu, Edi menjelaskan jika pengalihan rekening pembayaran itu memang dilakukan setiap ada debitur yang bermasalah. Hal itu juga langsung ditangani oleh pihak Remedial Recovery.

“Jadi memang ada nomor rekening untuk pembayaran semua debitur yang bermasalah. Kalau ada yang

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku pembacokan di Warung Belang-belang Kalukku

    Bacok Rekannya di Warung, Pria di Kalukku Diciduk Polisi

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 107
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang pria di Desa Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), bernama Yusran Alias Uttang, dibekuk polisi setelah membacok rekannya, Jumat, (29/11/2024). Kapolsek Kalukku, Iptu Makmur, mengatakan kejadian itu terjadi di salah satu Warung Makan di Dusun Palapi, pada Jumat dini hari. Pelaku membacok korban dengan sebilah badik. “Benar, diamankan terduga […]

  • Kuasa Hukum tersangka DC melakukan konferensi pers di Mamuju bersama keluarga tersangka.

    Keluarga Tersangka DC Desak Polisi Bongkar Alur Amunisi Kasus Penembakan Husain di Polman

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 312
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Keluarga Tersangka Dedi Cahyadi alias DC meminta penyidik membuka secara transparan alur peredaran amunisi dalam kasus penembakan yang menewaskan Husain (35) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Didampingi kuasa hukumnya, Ahmad Udin, keluarga DC mempertanyakan penetapan DC—anggota Ditnarkoba Polda Sulbar—sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan penyuplai amunisi. Dalam konferensi pers di Mamuju, Minggu […]

  • DPRD Pasangkayu dilantik

    25 Anggota DPRD Pasangkayu 2024-2029 Dilantik

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Pasangkayu, Mekora.id – 25 orang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasangkayu, periode 2024-2029 resmi dilantik dan melakukan sumpah jabatan, Selasa, (27/8/2024). Pelantikan 25 Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu itu dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Pasangkayu di ruang rapat paripurna DPRD pasangkayu. Pelantikan itu dipimpin Ketua DPRD Pasangkayu periode 2019-2024, Alwiaty, dan Sekretaris Dewan […]

  • Kantor Gubernur Sulbar

    Kantor Gubernur Sulbar Baru Diresmikan Pasca Rehab Rekon

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 397
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kantor Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) akhirnya diresmikan pasca rehabilitasi konstruksi akibat roboh pada gempa 21 Januari 2021 lalu. Kantor Gubernur Sulbar yang baru ini memiliki desain perpaduan budaya lokal namun tidak meninggal ciri khas bangunan terdahulu. Kantor ini dibangun diatas lahan 12.501 meter persegi (m2), dengan total 3 lantai seluas 9.683 meter […]

  • Tetangga jual sabu di Mamuju

    Kerjasama Jual Sabu, Dua Orang Tetangga di Topore Mamuju Dibekuk Polisi

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 199
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dua orang tetangga di Desa Topore, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dibekuk polisi lantaran bekerjasama memasarkan narkoba jenis sabu-sabu. Kejadian tersebut bermula, saat Polisi membekuk tersangka berinisial AM (18) seorang mahasiswa yang kedapatan memiliki satu paket sabu di salah satu wisma di Tarailu, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, pada  pada Sabtu 02 […]

  • Pesawat Mamuju-Makassar.

    Batik Air Resmi Ganti Wings Air Layani Penerbangan Mamuju-Makassar

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 358
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pesawat Air Bus a320-200 milik maskapai Batik Air melakukan pendaratan pertama di Bandara Tampa Padang, Mamuju, Jumat (8/12/2023). Nantinya Batik Air akan menggantikan maskapai Lion Group lainnya Wings Air yang sebelumnya melayani penerbangan rute Mamuju-Makassar. Itu sekaligus membuka era baru penerbangan selama 13 tahun terakhir. Nantinya Batik Air akan melayani penerbangan Mamuju-Makassar […]

expand_less