Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Puluhan Karung Beras Bansos di Desa Tumbu Mateng Hilang Misterius Setiap Bulan

Puluhan Karung Beras Bansos di Desa Tumbu Mateng Hilang Misterius Setiap Bulan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MATENG, Mekora.id – Beras bantuan sosial (Bansos) yang diperuntukkan bagi penerima program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, diduga hilang dalam jumlah signifikan setiap bulannya.

Menurut keterangan yang diperoleh, beras Bansos yang disimpan di Gudang Kantor Desa Tumbu dilaporkan berkurang antara 6 hingga 10 karung setiap bulan. Setiap karung memiliki berat 10 kg. Akibatnya, sebagian warga penerima manfaat tidak mendapatkan hak mereka.

Salah satu warga Desa Tumbu, Berinisial E, mengungkapkan jika permasalahan ini telah terjadi cukup lama, namun baru kali ini ia berani menyampaikannya kepada media.

“Setiap bulan selalu ada beras yang hilang, antara 6 hingga 10 karung. Beras yang masuk sebenarnya cukup, tetapi setelah dibagikan, ada warga yang tidak kebagian,” jelas Eka saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Rabu, (8/1/2025).

Beras bantuan yang dialokasikan untuk desa ini dilaporkan berjumlah 226 karung berisi masing-masing 10 kg setiap bulannya, jumlah yang seharusnya mencukupi untuk semua penerima manfaat.

Kepala Desa Tumbu, Usman Jabi, kepada wartawan membenarkan adanya dugaan kehilangan beras tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pengelolaan beras berada di bawah tanggung jawab pihak Kecamatan, bukan Desa.

“Beras ini dititipkan di kantor desa, tetapi proses penyalurannya dilakukan oleh pihak kecamatan menggunakan aplikasi. Kami di desa hanya memonitor, bukan menyalurkan,” kata Usman.

Usman mengaku, baru mengetahui persoalan ini dan berencana untuk mencari tahu lebih lanjut.

“Baru kemarin saya tahu soal beras yang hilang. Kami akan koordinasikan dengan pihak kecamatan untuk menyelesaikan masalah ini,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah kecamatan terkait insiden tersebut.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Berkeadilan Jadi Harapan Pejuang Pembentukan Sulbar di Usia ke-19 Tahun

    Pembangunan Berkeadilan Jadi Harapan Pejuang Pembentukan Sulbar di Usia ke-19 Tahun

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 137
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sulawesi Barat resmi ditetapkan sebagai daerah otonomi baru (DOB) sejak 04 Oktober 2004 yang diperingati setiap 22 September. Dengan momentum ini, sejumlah tokoh pejuang pembentukan Sulawesi Barat, berkumpul di malam hari jadi ke-19 tahun Sulbar. Pertemuan itu berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Rahim, Kamis (21/09/2023). Menurut Basri Hasanuddin, kehadiran […]

  • Bawaslu Mamuju tertibkan APK

    Bawaslu Mamuju Mulai Tertibkan APK, Peserta Pemilu Dilarang Sosialisasi Sebelum 28 November

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 92
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju mulai menertibkan alat peraga kampanye (Baliho) peserta Pemilu 2024 yang terpasang di sejumlah titik di Mamuju, Rabu (08/11/2023). Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas, Bawaslu Mamuju, Zulkifli mengatakan, penertiban ini akan berlangsung hingga 27 November mendatang. Bawaslu Mamuju menertibkan peraga kampanye di Kecamatan Mamuju dan […]

  • Ruslan D Pandayai Anggota DPRD Sulbar

    Santer Disebut Bakal Cabup Mamasa, Siapa Ruslan D Pandayai?

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 184
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ruslan, S.SOs merupakan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Sulawesi Barat, Kabupaten Mamuju, periode 2019-2024 dari PDI Perjuangan. Belakangan, politisi 40 tahun itu santer dikabarkan sebagai salah satu bakal calon kandidat Bupati Mamasa untuk Pilkada serentak November 2024 mendatang. Disela kesibukan Ruslan D Pandayai sebagai wakil rakyat, ia memilih menetap […]

  • Ketua Komisi DPRD Sulbar

    Bagaimana Pemikiran Ketua-Ketua Komisi di DPRD Sulbar Menjalankan Fungsinya, Berikut Komentar Perdana Mereka

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pembentukan AKD di DPRD Sulbar menarik untuk kita telisik. Pasalnya, ketua-ketua komisi dan Badan yang terpilih merupakan tokoh-tokoh politik yang telah malang melintang. Sebut saja Ketua Bapemperda DPRD Sulbar, Habsi Wahid. Ia merupakan Bupati Mamuju periode 2015-2020. Selain itu, ada juga ketua Komisi I DPRD Sulbar, Irwan SP Pababari, mantan Wakil Bupati […]

  • Wakil Ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya

    Hari Pahlawan, Munandar Wijaya Ajak Generasi Muda Sulbar Teladani Pejuang

    • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Hari Pahlawan Nasional yang diperingati setiap 10 November, menjadi momentum untuk mengenang dan mengobarkan nilai-nilai perjuangan. Tak terkecuali, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya yang mengajak masyarakat Sulbar, utamanya generasi muda untuk ikut memaknai Hari Pahlawan Nasional. Politikus muda ini menyebut, hari pahlawan sedianya menjadi momentum merefleksi diri pada setiap peran dan […]

  • APBD 2024 Sulbar

    Gubernur Sulbar Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024 ke DPRD, Realisasi Capai 99,81 Persen

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 93
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, secara resmi menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 kepada DPRD Sulbar, Selasa (24/6/2025). Penyerahan ini menjadi penegasan komitmen pemerintah provinsi dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Dalam pidatonya, Suhardi Duka menyampaikan bahwa penyusunan Ranperda tersebut merujuk pada hasil audit Badan […]

expand_less