Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Beri Klarifikasi, Syarif  Bawaslu Mateng Bantah Tudingan Terlibat Dalam Kasus Ijazah Haris

Beri Klarifikasi, Syarif  Bawaslu Mateng Bantah Tudingan Terlibat Dalam Kasus Ijazah Haris

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Anggota Bawaslu Kabupaten Mamuju (Mateng), M. Syarif Muhayyang menuangkan hak jawab dan berita klarifikasi terhadap pemberitaan di laman ini, yang berjudul “Saksi Bongkar Peran Syarif Bawaslu Mateng dalam Legalisasi Ijazah Haris” yang terbit pada Kamis, 19/12/2024 kemarin.

Berita itu memuat kesaksian dua orang saksi dari SMK Negeri 3 Makassar yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Mamuju yang menyidangkan perkara dugaan penggunaan ijazah palsu dengan terdakwa Haris Halim Sinreng.

Menurut Syarif, pemberitaan yang diterbitkan mekora.id menciderai namanya baiknya sebagai penyelenggara. Ia membantah kesaksian Andriani yang dimuat laman ini dalam keterangan di Depan Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Mamuju, Kamis kemarin.

Menurutnya, dalam kesaksian yang disebut saksi Andriani bahwa pada 21 Agustus 2024 ia mengesahkan ijazah terdakwa Haris Halim Sinreng, tidaklah benar. Sebab ia mengaku, saat itu berada di Mamuju Tengah dan menghadiri kegiatan “Sosialisasi Pengawasan Partisipatif” dalam rangka Pengawasan Tahapan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024.

“Bagaimana mungkin di tanggal 21 Agustus 2024 saya berada di SMKN 3 Makassar untuk melakukan penglegalisiran ijazah saudara Haris Halim Sinreng. Di tanggal 21 Agustus 2024 itu saya berada di Mamuju Tengah menghadiri serta membuka kegiatan “Sosialisasi Pengawasan Partisipatif” dalam rangka Pengawasan Tahapan Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Panwascam Tobadak Kab.Mamuju Tengah yang dimulai Pukul 09.00 WITA-selesai,” jelas M. Syarif Muhayyang dalam hak jawab yang dikirim ke Redaksi Mekora, Jumat, (20/12/2024) sore.

Ia mengaku, sejak tanggal 21 hingga 23 Agustus 2024 dirinya sibuk di Mamuju Tengah melaksanakan berbagai agenda. Salah satunya melakukan Monitoring dan Pengawasan Pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk wilayah Kecamatan Topoyo yang dilaksanakan oleh Penyelenggara PPS Desa/Kelurahan dan PPK setempat.

“Juga di tanggal 22 Agustus 2024 saya masih berada di Mamuju Tengah dalam rangka menghadiri kegiatan “Rapat Koordinasi Teknis Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih Jajaran Pengawas Kelurahan/Desa se-Kecamatan Pangale pada Pemilihan Tahun 2024” sekaligus sebagai Pemateri dalam kegiatan yang dimaksud. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Panwascam Pangale Kab.Mamuju Tengah Pukul 15.00 WITA-selesai,” lanjut Komisioner Bawaslu Mateng itu.

Selain itu, M. Syarif Muhayyang juga mengoreksi pemberitaan yang menyebut dirinya ikut terlibat dalam berubah berita acara klarifikasi Ijazah Haris. Menurutnya, posisinya saat itu hanya sebatas melakukan pengawasan dan tidak memiliki kewenangan membuat berita acara.

Kata Syarif, penerbitan berita acara tersebut sepenuhnya kewenangan KPU Kabupaten Mamuju Tengah. Dimana berita acara yang dimaksud juga ikut ditandatangani beserta cap basah pihak SMK Negeri 3 Mamuju.

“Saat melakukan pengawasan pada pihak KPU Mamuju Tengah di SMKN 3 Makassar melihat lembaran Berita Acara Klarifikasi dari KPU Mamuju Tengah kepada Kepala Sekolah SMKN 3 Makassar saat pihak sekolah SMKN 3 Makassar telah selesai menuangkan penilaian dan pernyataannya di Berita Acara yang dimaksud serta telah ditandatangani oleh Kepala Sekolah atas nama Drs.Farid A. Massewali dan di cap basah oleh pihak Sekolah SMKN 3 Makassar,” ujar Syarif.

Selain itu, Muh. Syarif Muhayyang mengaku, tidak mengenal Zulkifli seperti yang disebutkan saksi Nyonya Andriani dalam keterangannya di Pengadilan Negeri Mamuju, pada Kamis kemarin.

“Saya tidak mengenal yang bersangkutan apalagi orang yang dimaksud atas nama Pak Zulkifli,” ungkapnya.

Sementara dalam keterangan lain kepada laman ini, Laison officer (LO) Cabup Haris, bernama Salim mengaku, tidak pernah meminta Syarif Bawaslu untuk legalisir ijazah.

“Sepengetahuan saya, kami tidak pernah meminta Syarif Bawaslu melakukan legalisir ijazah, karena itu juga bukan kewenangan nya. Pihak sekolah lah yang punya domain melakukan itu,” ungkap Salim kepada Mekora.id

Sebelumnya, Mekora.id memuat berita kesaksian Pegawai honorer Tata Usaha SMK Negeri 3 Makassar, bernama Andriani yang diberikan di dalam persidangan dugaan kasus ijazah palsu dengan terdakwa Calon Bupati Mamuju Tengah Haris Halim Sinreng di PN Mamuju.

Kasus itu mulai disidangkan sejak Rabu, 18 Desember 2024. Setidaknya sudah 14 saksi dihadirkan JPU untuk menjerat terdakwa.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Yudhi Sadewa

    Siapa Purbaya Yudhi Sadewa? Menkeu Pengganti Sri Mulyani

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 301
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani Indrawati dalam reshuffle Kabinet Merah Putih, Senin (8/9/2025). Nama Purbaya mungkin belum sepopuler Sri Mulyani di mata publik, namun rekam jejaknya di bidang ekonomi dan pemerintahan cukup panjang. Latar Belakang Pendidikan Purbaya lahir di Bogor pada 7 […]

  • Paskibraka Sulbar 2024

    Pj Gubernur Sulbar Kukuhkan 63 Anggota Paskibraka Tingkat Provinsi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 147
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 63 orang anggota pasukan pengibar bendera (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dikukuhkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur, Bahtira Baharuddin, di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju, Kamis, (15/8/2024). Paskibraka tingkat Provinsi Sulbar itu masing-masing, dari Kabupaten Mamuju 11 orang, Majene 8 orang, Polewali Mandar (Polman) 18 orang, Mamasa 6 orang, Pasangkayu 13 orang, […]

  • Jadwal Imsak dan Buka Puasa Polman.

    Ini Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Untuk Polman dan Sekitarnya 1445 H/2024 M

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 260
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Imsakiyah atau yang sering disingkat imsak menjadi hal wajib bagi umat muslim di setiap bulan puasa, tak terkecuali jadwal buka puasa adalah hal yang sangat penting. Untuk itu kami memberikan informasi terkait jadwal Imsakiyah dan buka puasa 1445 H/2024 M untuk wilayah kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan sekitarnya. Berikut Jadwal Imsakiyah dan […]

  • Pasien Ditandu di Desa Kopeang Mamuju

    Pilu, Pasien Ditandu 12 Jam dari Kopeang Mamuju karena Akses Jalan

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 316
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kisah pilu kembali terulang di Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Seorang warga sakit harus ditandu sejauh 21 kilometer menuju puskesmas terdekat, Jumat (20/12/2024). Perjalanan melelahkan itu harus ditempuh puluhan warga dengan waktu hingga 12–14 jam. Kondisi ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan infrastruktur dasar di wilayah tersebut. Dalam situasi […]

  • Demo warga Kalukku

    Kemenangan Rakyat Kalukku Melawan Ancaman Tambang Pasir

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 206
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kegigihan masyarakat Desa Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru menolak kehadiran tambang di Hilir Sungai Kalukku, nampaknya mulai membuahkan hasil. Setelah serangkaian protes yang dilayangkan warga, DPRD Provinsi Sulawesi Barat akhirnya mengeluarkan surat rekomendasi peninjauan ulang izin tambang yang akan dikelola oleh PT. Jaya Pasir Andalan. Dalam surat tersebut, DPRD Sulbar menyebut surat […]

  • Medali Mamuju Run 2025

    Dibuat di China, Ini Makna dan Filosofi di Balik Desain Medali “Mamuju Run 2025”

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Menjelang pelaksanaan “Mamuju Run 2025” pada Minggu, 9 November 2025, panitia pelaksana memastikan setiap detail acara dirancang dengan matang, termasuk desain medali yang akan dibagikan kepada seluruh peserta. Menariknya, medali tersebut diproduksi di China, namun mengusung penuh nilai budaya lokal Mamuju dalam setiap ukirannya. Panitia pelaksana, Rafiulnur Arsa, menjelaskan bahwa pemesanan dilakukan […]

expand_less