Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Disambut Hangat di Mamasa, AIM PAS Janji Akan Bangun Rumah Sakit dan Jalan yang Layak

Disambut Hangat di Mamasa, AIM PAS Janji Akan Bangun Rumah Sakit dan Jalan yang Layak

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMAMSA, Mekora.id – Kerumunan masyarakat di Desa Bambang, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, tampak saat  Cagub dan Cawagub Sulawesi Barat (Sulbar) nomor urut 1, Andi Ibrahim Masdar dan Asnuddin Sokong (AIM-PASS) melaksanakan kampanye, Pada, Rabu, (9/10/2024).

Dalam orasinya kepada warga Mamasa, Andi Ibrahim Masdar (AIM, berjanji akan membenahi fasilitas kesehatan. Terutama di Mamasa yang lama dikeluhkan.

Mantan Bupati Polewali Mandar (Polman) dua periode itu mengatakan, perbaikan pelayanan bidang kesehatan akan jadi salah satu fokusnya. Hal itu kata dia telah dibuktikan ketika menjabat.

“Lihat Rumah Sakit Polewali Mandar dan tenaga medisnya?, tentu warga Mamasa ada yang pernah berkunjung kesana. Entah menjenguk atau berobat, banding dengan Kabupaten Mamasa,” kata AIM.

AIM berjanji akan membangun Rumah Sakit yang layak di Mamasa, sehingga pelayanan kesehatan tidak lagi tergantung dengan wilayah lain.

“Ketika terpilih dan diamanahkan, saya akan buat apa yang pernah saya lakukan di Polewali Mandar di bidang kesehatan. Saya jadikan Rumah Sakit di Kabupaten Mamasa bagus dan banyak tenaga ahli medis, sehingga warga Mamasa tidak ke Polman lagi berobat,” ungkapnya.

AIM juga berjanji, akan memberikan tunjangan untuk pemuka keagamaan, hal kata dia juga dilakukan saat menjadi Bupati Polman.

“Yang kedua soal bantuan keagamaan, di Polman mulai imam sampai pengelola masjid dan gereja kita gaji. Saya menganggap bahwa itu prioritas karena berbicara masalah umat,” lanjutnya.

Sementara untuk infrastruktur, AIM menyebut akan membangun jalan dan jembatan. Hal itu karena infrastruktur jalan merupakan tonggak utama untuk mobilitas yang dapat mendorong peningkatan ekonomi bagi masyarakat di wilayah itu.

“Infrastruktur jembatan kita akan perbaiki, pernah bapak dengar di Polman ada jembatan putus?, tentu tidak ada. Saya hobi membangun, bagaimana mau naikkan perekonomian masyarakat kalau jalan tidak bagus,” ungkap AIM, yang diikuti tepuk tangan gemuruh dari warga.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Sulbar terkait temuan BPK.

    Terkait Temuan BPK, DPRD dan Pemprov Sulbar Gelar Paripurna

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – DPRD Sulbar menggelar rapat paripurna Penyampaian Laporan Komisi-Komisi DPRD Terhadap Tindak Lanjut LHP BPK-RI tentang LKPD Provinsi Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2023 dan Penutupan Masa Persidangan Kedua DPRD dan Pembukaan Masa Persidangan Ketiga DPRD Tahun 2024. Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi bersama Wakil Ketua III DPRD Sulbar, Abdul Rahim, […]

  • Kepala Kantor Bank Indonesia Sulbar

    BI Sulbar Siapkan Uang Rp 432 Miliar Untuk Kebutuhan Lebaran 2024

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 123
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) menyiapkan uang sebesar Rp 432 miliar untuk menunjang penukaran uang saat hari lebaran 2024. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulbar, Gunawan Purbowo mengatakan, penukaran itu telah dibuka sejak 19 Maret 2024 lalu. Untuk penukaran uang pecahan, BI Sulbar menyiapkan dua titik. Satu di Mall […]

  • PDIP Mamuju

    Begini Sikap PDIP di Pilkada Mamuju, Buka Pendaftaran Awal Mei Ini

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 126
    • 4Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sikap Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan) untuk Pilkada Mamuju 2024 kini sedang ditunggu-tunggu publik, pasalnya hingga kini partai berlogo banteng itu belum juga menampakan sikap politiknya. Kans partai PDIP untuk maju di Pilkada Mamuju punya bekal mumpuni, Ketua DPC PDIP Mamuju saat ini, Ado Mas’ud sebagai Wakil Bupati Mamuju. Sementara raihan kursi pada […]

  • Dua Pelaku Pencurian Dompeng di Kalukku Berhasil Dibekuk Polisi

    Dua Pelaku Pencurian Dompeng di Kalukku Berhasil Dibekuk Polisi

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 181
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dua pelaku pencurian mesin traktor pertanian roda dua (dompeng) di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berhasil dibekuk aparat kepolisian, Selasa (14/10/2025). Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Agustinus Pigay, mengatakan kedua pelaku masing-masing berinisial KR (33) dan SR (20) ditangkap di tempat persembunyiannya di Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan […]

  • Warga Siraun Ditandu 18 Kilometer ke Puskesmas, Kades Harap Ambulans Desa

    Warga Siraun Ditandu 18 Kilometer ke Puskesmas, Kades Harap Ambulans Desa

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Beye
    • visibility 447
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang warga lanjut usia bernama Matius L (65) asal Desa Siraun, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, terpaksa ditandu oleh warga sejauh 18 kilometer menuju Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Peristiwa ini kembali menggambarkan sulitnya akses layanan kesehatan di wilayah pedalaman Kecamatan Kalumpang akibat kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai. […]

  • “Kami Sudah Warga Bontang!” Wawali Tegaskan Realita Hidup Warga Sidrap

    “Kami Sudah Warga Bontang!” Wawali Tegaskan Realita Hidup Warga Sidrap

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, kembali menyuarakan keresahan masyarakat Kampung Sidrap yang hingga kini masih masuk wilayah Kutai Timur. Ia menyebut status administratif itu tidak lagi relevan dengan realita sosial yang dijalani ribuan warga Sidrap setiap harinya. “Bayangkan, semuanya diurus di Bontang. Sekolah, pasar, layanan kesehatan, bahkan infrastrukturnya pun dari APBD Bontang. Tapi […]

expand_less