Dicara Hingga 178 Kilometer, Nelayan Hilang di Majene Tak Ditemukan Hingga Operasi SAR Ditutup
- account_circle mekora.id
- calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Nelayan Hilang di Majene tak ditemukan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAJENE, Mekora.id – Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, resmi dihentikan setelah berlangsung selama tujuh hari. Hingga operasi ditutup, korban bernama Muh. Rifai (32) belum juga ditemukan.
Kepala Kantor Basarnas Mamuju, Mahmud Efendi, mengatakan Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian secara maksimal dengan menyisir wilayah laut yang cukup luas.
“Selama tujuh hari pencarian intensif, tim telah menjangkau area seluas sekitar 96 mil laut atau kurang lebih 178 kilometer persegi. Namun korban belum berhasil ditemukan dan dinyatakan hilang,” kata Mahmud dalam keterangan tertulis, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan, selama operasi SAR tim mengerahkan sejumlah armada, di antaranya Rigid Inflatable Boat (RIB) dan perahu karet. Penyisiran dilakukan menyeluruh di perairan Majene, disertai koordinasi dengan nelayan yang melintas untuk memantau kemungkinan ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban.
“Pemantauan juga dilakukan melalui laporan kapal-kapal nelayan. Hingga pukul 14.30 WITA, hasil pencarian masih nihil,” ujarnya.
Menurut Mahmud, pada pukul 15.00 WITA seluruh unsur SAR menggelar debriefing dan evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, operasi pencarian kemudian diputuskan untuk dihentikan dan resmi ditutup pada pukul 16.00 WITA.
Meski demikian, Basarnas menegaskan proses pemantauan tidak sepenuhnya berhenti. Pihaknya akan tetap membuka ruang koordinasi dan siap menindaklanjuti apabila di kemudian hari ada laporan dari nelayan atau masyarakat terkait dugaan temuan korban.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pos Siaga SAR Majene, TNI AL, Polsek Tubo Sendana, BPBD Majene, Mapala Unsulbar, hingga masyarakat setempat. Selama pelaksanaan pencarian, kondisi cuaca dilaporkan relatif mendukung dengan keadaan cerah berawan dan kecepatan angin berkisar 1–35 km/jam.
“Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Mamuju menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan warga yang telah terlibat aktif dalam upaya pencarian tersebut,” tutup Mahmud.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
