Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » 7 Orang Anggota Polisi di Sulbar Dipecat Buntut Tewasnya Tahanan di Polres Polman

7 Orang Anggota Polisi di Sulbar Dipecat Buntut Tewasnya Tahanan di Polres Polman

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
  • comment 4 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Kasus meninggalnya tahanan di Polres Polewali Mandar (Polman) memasuki tahap baru, 7 orang anggota Polisi diberhentikan dengan tidak hormat (PPTDH) terkait kasus itu.

Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol R Adang Ginanjar, mengungkapkan ketujuh orang polisi sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka terkait meninggalnya tahanan di Polres Polman. Dia mengatakan ketujuh Anggota terbukti menyalahi dan mendapatkan sanksi tegas indisipliner dari Kepolisian.

“Sudah kita PPTDH yang tujuh orang itu, kalau banding ya tidak apa-apa. Walaupun keluarganya (korban) sudah datang meminta tapi pelanggaran etik tetap kita jalankan,” tegas Irjen Pol Adang Ginanjar kepada

Sebelumnya, 7 orang anggota Polres Polewali Mandar ditahan dan ditempatkan di tahanan khusus (Patsus) Polda Sulbar. Mereka disebut bertanggung jawab atas meninggalnya tahanan bernama Randi di Polres Polman pada 11 September 2024 lalu.

“Tujuh anggota ini jika sudah dilakukan pemeriksaan, kedepan akan mengikuti sidang etik Kepolisian. Jika terbukti bersalah akan dilanjutkan dengan penanganan pidananya oleh Direktorat Kriminal Umum ( Krimum ),“ kata Kabid Humas Polda Sulbar, Sabtu, (14/9/2024) lalu.

Kasus kematian Randi di Tahanan Polres Polman menyeruak, setelah keluarga korban mencurigai luka di sekujur jenazah korban saat meninggal. Keluarga korban kemudian menyebut kematian RN di tahanan tidak wajar.

Mirisnya ibu korban, Nasria ikut menyaksikan dari tahanan anaknya dipukuli oleh sejumlah oknum polisi. Kejadian itu lantas menjadi atensi Kompolnas, melalui komisionernya Poengky Indarti.

“Kompolnas mendorong segera dilakukannya otopsi jenazah Sdr. R untuk mengetahui penyebab kematiannya, apakah kematian wajar atau akibat kekerasan,” kata Poengky, Jumat (13/9/2024).

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stunting di Sulbar

    Stunting Masih Jadi Pekerjaan Rumah Sulbar

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 199
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Forum Group Discussion (FGD) untuk monitoring dan evaluasi percepatan penurunan Stunting.  Dilaksanakan di Graha Sandeq Kompleks Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (26/10/2023). FGD ini dibuka resmi oleh sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Muhammad Idris, yang dihadiri tim monitoring dari Ditjen Bina Bangda Kemendagri dan Kemenko PMK. Selain itu hadir […]

  • Haris Halim Sinreng dijatuhi 3 Tahun penjara

    Banding Diterima, Terdakwa Kasus Ijazah Palsu Haris Halim Sinreng Dijatuhi 3 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 257
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Banding kasus ijazah palsu dengan terdakwa Haris Halim Sinreng yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), pada 30 Desember 2024 Dikabulkan Pengadilan Tinggi. Putusan banding itu keluar, pada Senin, (6/1/2025). Dalam amar putusan banding perkara 279PID.SUS/2024/PT MAM, terdakwa Haris Halim Sinreng, dijatuhi vonis 36 bulan (3 tahun) penjara dan di denda pidana sebesar […]

  • M. Khalil Gibran Reses di Marano

    Reses di Marano, M. Khalil Qibran Dorong Wisata dan Infrastruktur

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Setelah melakukan Reses di wilayah terpencil, Anggota DPRD Sulbar, M. Khalil Qibran, melanjutkan kunjungan kerja di pinggiran Kecamatan Kalukku, tepatnya di UPTD Marano Kelurahan, Sinyonyoi Selatan Kecamatan Kalukku, pada Kamis, (13/2/2025). Perjalanan menuju UPTD Marano, menjadi rangkaian kunjungan reses M. Khalil Qibran, yang cukup menantang. Pasalnya akses menuju wilayah ini berlumpur dan […]

  • AIM Kampanye di Bambang Mamasa

    Disambut Hangat di Mamasa, AIM PAS Janji Akan Bangun Rumah Sakit dan Jalan yang Layak

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 1Komentar

    MAMAMSA, Mekora.id – Kerumunan masyarakat di Desa Bambang, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, tampak saat  Cagub dan Cawagub Sulawesi Barat (Sulbar) nomor urut 1, Andi Ibrahim Masdar dan Asnuddin Sokong (AIM-PASS) melaksanakan kampanye, Pada, Rabu, (9/10/2024). Dalam orasinya kepada warga Mamasa, Andi Ibrahim Masdar (AIM, berjanji akan membenahi fasilitas kesehatan. Terutama di Mamasa yang lama dikeluhkan. […]

  • Gagal Isi BBM, Sopir Todong Operator SPBU Belang-Belang Pakai Parang

    Gagal Isi BBM, Sopir Todong Operator SPBU Belang-Belang Pakai Parang

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 206
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang karyawati Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Belang-Belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengalami trauma setelah diancam seorang konsumen menggunakan senjata tajam jenis parang, Minggu (5/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat sebuah mobil pick up datang untuk mengisi BBM jenis Pertalite. Operator SPBU Belang-Belang bernama Mutiara kemudian meminta barcode MyPertamina sebagai […]

  • Casis gantung diri di Mamuju

    Diduga Depresi Diputusin Pacar, Seorang Casis di Mamuju Akhiri Hidup di Kamar Kosnya

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Note : Kami tidak menganjurkan siapapun untuk meniru tindakan serupa, berita yang kami sajikan hanya informasi. Tidak dimaksudkan untuk memotivasi dan mendorong siapapun melakukan hal yang sama. Jika anda atau orang yang anda kenal mengalami depresi atau membutuhkan bantuan konseling, segera lakukan tindakan atau hubungi tenaga profesional.   MAMUJU, Mekora.id – Seorang Calon Siswa (Casis) yang […]

expand_less