Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Pilkada » 2.274 Pemilih Anomali Ditemukan Bawaslu Mamuju di Hasil Pencoklitan KPU

2.274 Pemilih Anomali Ditemukan Bawaslu Mamuju di Hasil Pencoklitan KPU

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju, menemukan setidaknya ada 2.274 data pemilih anomali atau tidak dikenali dalam daftar pemilih potensial yang baru saja di coklit oleh KPU Mamuju.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas, Bawaslu Kabupaten Mamuju, Zulkifli mengatakan, dari hasil pengawasan Bawaslu Mamuju menemukan sejumlah potensi kerawanan saat pencoklitan.

Masalah-masalah itu ditengarai sejumlah prosedural yang ditemukan pengawas tingkat desa tidak dilaksanakan oleh petugas Pantarlih.

“Hasil data hasil pengawasan Pencocokan dan penelitian diperoleh data pemilih tidak dikenali (anomali) sebanyak 1.336 Pemilih per 25 Juli 2024, selanjutnya berdasarkan Rapat Stakeholder terkait konsolidasi Data Hasil Pengawasan Coklit diperoleh Rekap Sementara berdasarkan data KPU Kabupaten Mamuju sebanyak 2.274 Pemilih,” kata Zulkifli, Kamis, (25/7/2024) malam.

Data anomali atau yang tidak dikenali itu masing-masing tersebar pada Mamuju 136, Simboro 513, Tapalang 78, Tapalang Barat 26, Bala Balakang 1, Papalang 189, Sampaga 413, Tommo 450, Kalukku 429, Bonehau 40, dan Kalumpang Nol.

Dia menyebut, data anomali yang saat ini masih terjadi ditemukan sejumlah potensi pemilih ganda, hingga pemilih yang tidak tercatat dan telah pindah domisili.

“Di Tapalang dan Sampaga kami menemukan potensi pemilih data ganda. Kami dapati di Tapalang ada yang punya NIK dua dengan nama berbeda tetapi orangnya satu. Di wilayah perbatasan sampaga dan pangale, yang bersangkutan sebenarnya telah pindah domisili ke pangale. Tetapi dimasukkan data potensial pemilih, jadi ada potensi pemilih ganda,” kata Zul.

Melihat fenomena itu, Zulkifli mengatakan, Bawaslu Kabupaten Mamuju membuka posko pengaduan masyarakat. Khususnya yang belum tercoklit.

“Kami membuka posko pengaduan bisa langsung ke Panwascam untuk melakukan pengaduan bagi masyarakat yang merasa belum tercoklit,” kata Zul.

Berikut temuan Bawaslu Mamuju pada petugas Pantarlih :

  1.  Pantarlih tidak mendatangi pemilih secara langsung;
  2. Pantarlih melakukan Coklit menggunakan sarana teknologi terlebih dahulu;
  3. Pantarlih tidak melaksanakan Coklit tepat waktu;
  4. Pantarlih tidak mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat;
  5. Pantarlih mencoret pemilih yang memenuhi syarat;
  6. Pantarlih tidak memakai dan membawa perlengkapan pada saat Coklit;
  7. Pantarlih tidak menempelkan stiker Coklit untuk setia 1 (satu) Kepala Keluarga setelah melakukan Coklit;
  8. Pantarlih tidak menindaklanjuti masukan dan tanggapan masyarakat, dan atau Pantarlih tidak menindaklanjuti saran perbaikan Pengawas Pemilu.

Temuan masalah pencoklitan :

  1. Pemilih yang pindah domisili yang belum menyelesaikan urusan administrasi perpindahan domisili
  2. Pemilih dalam zona batas wilayah tertentu dimana secara administrasi berbeda dengan wilayah mereka tinggal
  3. Pemilih dengan permasalahan administrasi kependudukan
  4. Pemilih yang menghuni Rumah Tahanan (Rutan)/Lembaga Pemasyarakatan
  5. Pemilih yang bekerja di Kabupaten Mamuju tetapi bertempat tinggal di Kota/Kabupaten lain.
  6. Terdapat potensi pemilih dengan identitas ganda;
  7. Adanya potensi Pemilih yang meninggal dunia tidak memiliki akte kematian yang mengakibatkan tidak terhapusnya di dalam DP4 karena Coklit berbasis de jure.
  8. Terdapat pemilih yang sudah atau pernah kawin dibawah tujuh belas (17) tahun yang tidak memiliki dokumen pernikahan sehingga tidak dapat masuk dalam Pemilih Potensial;
  9. Pemilih yang beralih status dari Masyarakat sipil ke TNI/POLRI  yang baru dilantik
  10. Terdapat Pemilih tidak dikenal/Anomali yang masih terdapat di beberapa kecamatan di wilayah kabupaten Mamuju
  11. Terdapat pemilih di daerah sulit diakses atau dijangkau sehingga berpotensi tidak tercoklit
Saran Bawaslu :

  1. Terhadap pemilih yang belum dapat ditentukan status TMS/MS, menyarankan secara lisan agar melakukan proses coklit sesuai dengan peraturan (Dokumen keterangan secara de jure) apabila tidak ada dokumen pendukung yang menyatakan yang bersangkutan telah hilang atau meninggal dunia maka yang bersangkutan tidak dapat di TMS kan sebagaimana yang diatur di PKPU 7 dan SKPT KPU 799.
  2. Terhadap pemilih yang memiliki identitas ganda Menyarankan Secara Lisan untuk melakukan Pengecekan Data yang secara dokumen yang aktif di Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil sehingga menjadi dasar Pantarlih untuk memberikan status pada Pemilih tersebut pada dokumen hasil Coklit.
  3. Terhadap pemilih yang tidak dikenal (anomali) Bawaslu kabupaten memberikan himbauan kepada jajaran PPK dan PPS untuk memastikan Validitas dan Akurasi data Pemilih yang tidak dikenali / Anomali dalam Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih di wilayah kerja kecamatan.
  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasad Karyawati Koperasi Pasangkayu

    Hilang Usai Tagih Nasabah, Karyawati Koperasi di Pasangkayu Ditemukan Tewas di Kebun Warga

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 141
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Mekora.id – Nasib tragis menimpa seorang karyawati koperasi di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Perempuan berinisial HJ (19) ditemukan meninggal dunia di kebun kelapa milik warga, Sabtu (20/9/2025) pagi. Sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak Kamis (18/9/2025) malam, karyawati koperasi tersebut menjalankan tugas menagih kredit salah satu nasabah di Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu. Hilangnya […]

  • PMII Mamuju

    PMII Mamuju Desak Pemerintah Segera Kendalikan Harga Pangan

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 300
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju meminta pemerintah turun tangan mengendalikan harga bahan pokok yang terus melonjak tajam beberapa kepakn terakhir. PMII Mamuju menyebut lonjakan harga ini membuat lapisan masyarakat bawah “teriak” dikarenakan harga bahan pokok terus naik. Lonjakan harga ini disebut rekor untuk pemerintahan Presiden Jokowi. “Pasca pemilu yang harus […]

  • Pasien dari Salutahongan Majene Ditandu

    Terisolir dan Minim Fasilitas Kesehatan, Warga Salutahongan Majene Surati Prabowo dan Gubernur Sulbar

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 221
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Buruknya akses pelayanan kesehatan di wilayah terpencil kembali menjadi sorotan. Warga Dusun Salubiru, Desa Salutahongan, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terpaksa menandu pasien sakit melewati sungai dan jalan setapak menuju puskesmas, pada Minggu (3/5/2026). Warga menyebut peristiwa memilukan ini bukan kali pertama terjadi. Bagi mereka, menandu pasien menuju titik yang dapat […]

  • Pelabuhan Simboro

    Pelabuhan Simboro Dipadati Pemudik, Polresta Mamuju Siaga Penuh

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah di Pelabuhan Simboro, Mamuju, Sulawesi Barat, mulai menunjukkan peningkatan. Aktivitas penumpang yang datang dan berangkat terpantau semakin ramai sejak pertengahan pekan ini. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, personel Polresta Mamuju disiagakan penuh di Pos Pantau Pelabuhan Simboro. Pengamanan dan pelayanan difokuskan pada penumpang kapal Ferry Swarna Kartika, baik yang […]

  • Dewan Pers larang wartwan Minta-minta THR

    Dewan Pers Larang Wartawan Minta-minta THR

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 201
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dewan Pers melalui surat ederan 346/DP/K/III/2024 menghimbau kepada seluruh instansi untuk tidak melayani permintaan Tunjangan Hari Raya (THR), permintaan barang, permintaan sumbangan dalam bentuk apapun yang mungkin diajukan oleh yang mengatasnamakan media baik dari organisasi pers, perusahaan pers, maupun organisasi wartawan. Hal ini untuk menghindari penipuan dan penyalahgunaan profesi wartawan oleh para […]

  • Dump Truck Terjun ke Jurang di Kalumpang, Satu Penumpang Meninggal Dunia

    Dump Truck Terjun ke Jurang di Kalumpang, Satu Penumpang Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Beye
    • visibility 315
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Dusun Saseppe, Desa Limbong, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju. Sebuah dump truck bermuatan bahan bangunan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 30 meter, mengakibatkan satu orang meninggal dunia peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WITA. Pada Minggu (01/03/2026). Kendaraan merek Hino bernomor polisi DC 8628 AR tersebut […]

expand_less