Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Wagub Sulbar Beri Perhatian Khusus Untuk Korban Salah Tangkap Eksekusi Lahan di Polman

Wagub Sulbar Beri Perhatian Khusus Untuk Korban Salah Tangkap Eksekusi Lahan di Polman

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S Mengga, menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas insiden yang menimpa Kepala Puskesmas Kecamatan Alu, Jamaluddin, yang kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hajja Andi Depu, Mamuju.

Jamaluddin diduga menjadi korban salah tangkap dan kekerasan saat aparat kepolisian melakukan pengamanan eksekusi lahan di Dusun Palludai, Desa Katumbangan Lemo, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, pada Kamis, 3 Juli 2025.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan wajah, hingga harus menjalani operasi. Diketahui, Jamaluddin juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Polman.

“Saya menyampaikan rasa prihatin dan empati kepada keluarga korban. Ini tidak hanya menyangkut profesi, tapi hak dasar sebagai warga negara,” ungkap Wakil Gubernur Sulbar, Salim S Mengga.

Salurkan Bantuan Rp10 Juta

Sebagai bentuk perhatian, Salim S Mengga memberikan bantuan sebesar Rp10 juta kepada pihak keluarga korban untuk meringankan beban biaya pengobatan. Bantuan tersebut disalurkan melalui transfer kepada keluarga korban bernama Awaluddin.

Hal ini dibenarkan oleh Sespri Wakil Gubernur Sulbar, Ardhy Amanah, yang mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk keprihatinan pribadi Wagub Sulbar atas musibah yang menimpa tenaga kesehatan tersebut.

“Harapannya, bantuan ini bisa sedikit membantu kebutuhan pengobatan dan pemulihan korban,” ujar Ardhy.

Salim juga menyayangkan adanya dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian. Ia menegaskan pentingnya pengusutan secara adil, transparan, dan akuntabel.

“Ini harus diusut tuntas. Ini bentuk pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia. Tidak boleh ada pembiaran atas tindakan semacam ini,” tegas Salim.

Sementara itu, salah seorang keluarga korban, Hasania, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Wakil Gubernur.

“Kami sangat terbantu, apalagi saat ini korban sedang menjalani perawatan umum karena tidak ditanggung BPJS. Katanya karena ini masuk kategori kekerasan,” ujar Hasania.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian mengenai dugaan kekerasan terhadap Jamaluddin. Pihak keluarga berharap ada keadilan dan perlindungan hukum yang tegas terhadap kasus ini.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makam di Mamasa rusaKk

    Warga Mamasa Digegerkan Penjarahan dan Pengrusakan 60 Makam, Coreng Adat dan Budaya

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Warga Desa Balla Tumuka, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), digegerkan oleh peristiwa perusakan puluhan makam oleh orang tak dikenal (OTK), pada Minggu (18/5/2025). Sedikitnya 60 makam ditemukan dalam kondisi terbongkar dan rusak. Itu menciptakan suasana duka dan kemarahan masyarakat adat setempat. Peristiwa memilukan ini tak hanya dianggap sebagai tindakan kriminal, […]

  • PLN Tebang Pohon Warga Mamuju

    Tebang Pohon Warga Tanpa Izin, Vendor PLN Dilapor ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 96
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Vendor PLN di Mamuju, Sulawesi Barat dilaporkan ke Polisi usia tebang pohon warga tanpa ijin. Seorang warga Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, bernama Asis (30) mendatangi kantor Polsek Kalukku untuk melaporkan pengrusakan tanaman miliknya, pada Rabu (11/10/2023). Kapolsek Kalukku, Iptu Djutson Betteng, mengatakan Asis melaporkan petugas vendor PLN yang menebang 1 […]

  • Plh Sekprov Sulbar

    Herdin Ismail Ditunjuk Jadi Plh Sekprov Sulbar

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Herdin Ismail, Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, diangkat menjadi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat (Sulbar), pada Senin, (3/3/2025). Herdin Ismail di plot menggantikan Penjabat (Pj) Sekprov Sulbar, Amujib, yang masa jabatannya sejak 28 Februari 2025 yang menjabat sejak 29 November 2024. Penunjukan Plh Sekprov juga telah di konfirmasi oleh […]

  • Seleksi MTQN Korpri Sulbar

    Hari Kedua Audsi MTQN Korpri 2024 di Sulbar, Panitia Seleksi 9 Kategori

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan audisi hari kedua untuk calon kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2024, pada Senin, (7/10/2024). Audisi ini dipandu oleh dewan hakim yang terdiri dari Imam Masjid Al Markaz, KH Hasan Basri, Ustadz Khalid Rasyid, Dr. K.H. Abdul Azis Tammauni, dan Ustadz […]

  • Tambang Pasir Topore

    Tambang Pasir di Sungai Topore Dikeluhkan Warga, Kebun Terkikis dan Izin Tak Jelas

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 318
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Aktivitas penambangan pasir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Topore, Desa Topore, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menuai keluhan warga. Tambang galian C yang dikelola CV Rahma Tika dinilai telah memicu kerusakan lingkungan dan mengancam mata pencaharian masyarakat sekitar. Warga setempat, Rahmat, mengungkapkan aktivitas tambang pasir yang telah beroperasi sejak 2013 itu berdampak langsung pada abrasi sungai yang terus mengikis […]

  • Pandangan Umum Fraksi DPRD Sulbar

    Pandangan Umum Fraksi : DPRD Sulbar Dorong Penguatan Akuntabilitas dan Efisiensi APBD Perubahan 2025

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap penjelasan Gubernur Sulbar atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025), Senin (4/8/2025). Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sulbar itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulbar, […]

expand_less