Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nasional » Viral Video Suku Pedalaman Halmahera Datangi Pekerja Tambang

Viral Video Suku Pedalaman Halmahera Datangi Pekerja Tambang

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan tiga orang yang diduga suku pedalaman di hutan Halmahera Utara mendatangi sebuah aktivis tambang di wilayah itu. Menurut sebuah akun yang memposting hal video itu, mereka diduga Suku Togutil.

Video itu viral setelah sejumlah orang yang diduga karyawan tambang memposting video pendek di Facebook pada, Sabtu, (25/5/2024).

“Dari dalam hutan, tapi datang karena melihat ada aktivitas,” kata Amin Nur saat menjawab pertanyaan dalam videonya.

Menurut akun yang memposting video itu, Suku Togutil sangat jarang dijumpai dan hanya dalam waktu-waktu tertentu mereka bisa ditemui di sejumlah hutan di pedalaman Halmahera.

Berdasarkan berbagai sumber, Suku Togutil dikenal juga sebagai Suku Tobelo Dalam, mereka adalah etnis yang hidup di hutan-hutan secara nomaden. Suku ini hidup di sekitar hutan Totodoku, Tukur-Tukur, Lolobata, Kobekulo dan Buli yang termasuk dalam Taman Nasional Aketajawe-Lolobata, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

Meski begitu mereka tidak ingin disebut “Togutil” karena Togutil bermakna konotatif yang artinya “terbelakang”. Togutil sendiri menurut informasi yang diterima berasal dari kata “To Go To Hill” yang artinya “pergi ke bukit”. Kata ini berasal dari sebutan bangsa portugis yang melihat orang-orang suku Togutil berjalan kembali ke hutan.

Dalam video itu, tiga orang suku Togutil itu nampak ramah mendatangi para pekerja tambang. Parah pekerja pun juga terlihat berhenti beraktivitas untuk menyambut dua orang perempuan dan seorang lelaki itu.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Mamuju Musnahkan Surat Suara

    KPU Mamuju Musnahkan 4.606 Lembar Surat Suara Lebih dan Rusak

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – KPU Mamuju melakukan pemusnahan surat suara lebih dan surat suara rusak sebanyak 4.606 lembar. Pemusnahan itu dilakukan pada H-1 pencoblosan di belakang Kantor KPU Mamuju, Jl, Mustafa Kadjo, Selasa (13/02/2024). Pemusnahan surat suara itu dihadiri oleh seluruh komisioner KPU Mamuju, Ketua Bawaslu Mamuju, Komisioner KPU Provinsi Sulbar, serta aparat keamanan. Ketua KPU […]

  • M. Khalil Gibran Reses di Marano

    Reses di Marano, M. Khalil Qibran Dorong Wisata dan Infrastruktur

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 31
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Setelah melakukan Reses di wilayah terpencil, Anggota DPRD Sulbar, M. Khalil Qibran, melanjutkan kunjungan kerja di pinggiran Kecamatan Kalukku, tepatnya di UPTD Marano Kelurahan, Sinyonyoi Selatan Kecamatan Kalukku, pada Kamis, (13/2/2025). Perjalanan menuju UPTD Marano, menjadi rangkaian kunjungan reses M. Khalil Qibran, yang cukup menantang. Pasalnya akses menuju wilayah ini berlumpur dan […]

  • Demo HMI Mamasa

    Demo di Kantor Bupati, HMI Mamasa Desak Dirut RSUD Kondosapata Dicopot

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamasa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Mamasa, Senin (23/12/2024). Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Mamasa mencopot Direktur Utama RSUD Kondosapata yang dinilai tidak becus. Tuntutan ini berawal dari dugaan ketidaktransparan dalam pengelolaan anggaran alat kesehatan (alkes) di RSUD Kondosapata, yang […]

  • Tambang pasir Sungai lariang

    Lima Perusahaan Tambang di Sungai Lariang Dilaporkan ke Polda Sulbar Atas Dugaan Kejahatan Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 579
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Lima perusahaan tambang pasir yang beroperasi di Sungai Lariang, Kecamatan Tikke Raya dan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, dilaporkan ke Direktorat Reskrimsus Polda Sulawesi Barat, pada Jumat, (5/12/2025), atas sejumlah dugaan kejahatan lingkungan, Laporan itu dilayangkan oleh Lembaga advokasi Tomakaka Justice Indonesia (TJI), mereka mengatakan laporan tersebut buntut sejumlah aktivitas pertambangan yang diduga ilegal, […]

  • Harga beras Sulbar

    Agar Beras Satu Harga, Pemprov Sulbar Gelontorkan Subsidi Untuk Pedagang

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sedang menggagas stabilisasi harga beras yang beredar di pasaran. Hal tersebut rencananya akan dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan (Distapan) Sulbar melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDB). Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Waris Bestari menuturkan, program FDP ini nantinya akan memberi subsidi untuk distribusi beras ke sejumlah pedagang. Waris […]

  • Kunjungan Komisi II DPRD Sulbar

    Komisi II DPRD Sulbar Kunker ke UPTD Perikanan dan Benih Ikan di Majene

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Komisi II DPRD Sulawesi Barat melakukan kunjungan kerja di UPTD Pelabuhan Perikanan Palipi di Kabupaten Majene, Sabtu (13/01/2024). Ketua Komisi II Sudirman beserta anggota komisi diterima langsung oleh Kepala UPTD MAULA beserta staf UPTD. Pada pertemuan di UPTD tersebut ada 4 point yang terkait pembangunan sarana dan prasarana Pelabuhan Perikanan Palipi dan […]

expand_less