MAMUJU, Mekora.id – Menyambut masuknya program kelistrikan PLN, masyarakat Desa Siraun, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menggelar gotong royong perbaikan jalan poros pada (15-16/10/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan warga dari tiga dusun, yakni Dusun Mapo, Dusun Tanete Tambun, dan Dusun Limbong Mangi.

Jalan yang menjadi sasaran gotong royong tersebut merupakan jalan berstatus jalan provinsi yang juga berfungsi sebagai jalur penghubung antara Desa Siraun dan Desa Karataun. Ruas jalan ini memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan, serta aktivitas sosial dan ekonomi warga antardesa.

Kepala Desa Siraun, Hasan, mengatakan bahwa gotong royong tersebut merupakan bentuk respons dan antusiasme masyarakat terhadap program PLN yang akan masuk ke wilayah tiga dusun tersebut.

“Respons warga atas program PLN yang masuk di Dusun Mapo, Dusun Tanete Tambun, dan Dusun Limbong Mangi adalah dengan melakukan gotong royong perbaikan jalan poros supaya mobil Hartop bisa mengangkut tiang PLN,” ujar Hasan.

Menurut Hasan, keterlibatan warga dalam kegiatan tersebut menunjukkan semangat kebersamaan masyarakat untuk mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur kelistrikan. Warga bergotong royong membenahi akses jalan agar kendaraan pengangkut tiang listrik dapat melintas menuju lokasi yang dituju.

Di balik semangat gotong royong tersebut, kondisi jalan penghubung Desa Siraun dan Desa Karataun juga menjadi perhatian penting. Sebagai jalan berstatus provinsi, ruas ini memiliki fungsi strategis bagi konektivitas antardesa sehingga kondisi dan kelayakannya perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah pronvinsi sulawesi barat.

Inisiatif warga memperbaiki jalan demi mendukung pengangkutan tiang listrik menunjukkan besarnya partisipasi masyarakat dalam mendorong pembangunan di wilayahnya. Namun, semangat swadaya tersebut juga perlu berjalan beriringan dengan upaya pembangunan infrastruktur jalan sesuai kewenangan pemerintah provinsi.

Bagi masyarakat Desa Siraun, masuknya program PLN membawa harapan terhadap peningkatan akses listrik yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari. Kehadiran jaringan kelistrikan di Desa Siraun diharapkan dapat memberikan manfaat bagi aktivitas sosial, pendidikan, serta perkembangan ekonomi masyarakat.

Gotong royong yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi gambaran kuatnya solidaritas warga dalam menyambut pembangunan. Masyarakat berharap proses pengangkutan tiang listrik dapat berjalan lancar, program PLN terealisasi sesuai rencana, dan kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Desa Siraun dengan Desa Karataun turut mendapat perhatian agar akses transportasi masyarakat semakin baik.