Safari Ramadan 1447 H di Pasangkayu, Gubernur Sulbar Tinjau Infrastruktur dan Salurkan 700 Paket
- account_circle mekora.id
- calendar_month Senin, 23 Feb 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Safari Ramadan Gubernur Sulbar di Pasangkayu.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PASANGKAYU, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) bersama jajaran menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Pasangkayu, Minggu (22/2/2026). Hal itu sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah dan masyarakat.
Safari Ramadan ini Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Junda Maulana, serta pejabat lain dan staf ahli gubernur.
Tinjau Jalan dan Jembatan Akses Pelabuhan
Rangkaian Safari Ramadan diawali dengan peninjauan infrastruktur pasca-peningkatan jalan dan jembatan pada ruas akses Pelabuhan Pasangkayu (Kayumaloa–Pelabuhan–SPBU Ako).
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah provinsi memastikan pembangunan infrastruktur berdampak langsung pada konektivitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan penyangga pelabuhan.
Buka Puasa Bersama dan Bagi Paket Ramadan
Agenda kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati Pasangkayu. Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Sulbar juga menyalurkan lebih dari 700 paket Ramadan kepada masyarakat.
Malam harinya, rombongan melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Agung Al-Madaniah Pasangkayu bersama warga.
Di hadapan jamaah, Suhardi Duka menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Dalam ajaran Islam, persatuan antara umara, ulama, dan umat menjadi kunci kemajuan suatu daerah. Ketika ketiganya bersatu, maka pembangunan akan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa setiap kebijakan pemerintah dilandasi niat untuk kemajuan daerah. Namun, ia juga membuka ruang kritik yang santun dan konstruktif sebagai bentuk partisipasi publik.
Menurutnya, tidak ada pemimpin yang sempurna. Karena itu, nasihat ulama, sumbangsih pemikiran para cendekiawan, serta doa masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menyempurnakan kepemimpinan.
Gubernur berharap momentum Safari Ramadan dapat memperkuat persatuan sekaligus mendorong Sulawesi Barat berkembang sejajar dengan daerah maju lainnya di Indonesia.
“Semoga seluruh doa kita di bulan suci Ramadan ini diijabah oleh Allah SWT dan membawa kebaikan bagi daerah yang kita cintai bersama,” tutupnya.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar