Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Mamuju » Rapat DPRD Mamuju dengan Ratusan Tenaga Kontrak Berlangsung Tegang, Bupati Absen

Rapat DPRD Mamuju dengan Ratusan Tenaga Kontrak Berlangsung Tegang, Bupati Absen

  • account_circle Beye
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Suasana rapat dengar pendapat di ruang paripurna DPRD Kabupaten Mamuju, Rabu (17/9/2025), berlangsung tegang. Ratusan tenaga kontrak yang terdiri dari tenaga kesehatan, guru honorer, hingga tenaga teknis memenuhi ruangan untuk menyampaikan tuntutan mereka.

Kehadiran mereka merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa yang digelar pada Senin (15/9/2025). Inti tuntutan massa adalah mendesak Pemerintah Kabupaten Mamuju segera menetapkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, agar status mereka lebih jelas.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Mamuju, Syamsuddin Hatta, dan dihadiri perwakilan sejumlah fraksi, di antaranya Fraksi PDI Perjuangan, Demokrat, Hanura, dan NasDem. Namun jalannya rapat sempat memanas ketika Ketua Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mamuju tiba-tiba meninggalkan ruangan.

Koordinator aksi, Ahyar, menilai ketidakhadiran pejabat penting, termasuk Bupati Mamuju, menunjukkan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap nasib tenaga kontrak.

“Masa sekelas Ketua BKD tidak bisa dihadirkan. Apalagi Ibu Bupati, yang sampai hari ini tidak menemui kami,” tegasnya dengan nada kecewa.

Meski begitu, DPRD Mamuju melalui perwakilan fraksi yang hadir menyatakan komitmennya mendukung aspirasi para tenaga kontrak. Wakil Ketua DPRD, Alfais Muhammad, menegaskan bahwa pihaknya akan memperjuangkan agar semua tenaga kontrak yang sudah masuk dalam database, termasuk yang mengikuti seleksi tahap II tahun 2024, diusulkan menjadi PPPK paruh waktu.

“Teman-teman PPPK paruh waktu yang sudah masuk database akan diusulkan semua. Begitu pula mereka yang masuk tahap dua tahun 2024, tidak boleh ada yang tertinggal,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, kepastian status tenaga kontrak di Kabupaten Mamuju masih menggantung. Pemerintah daerah belum mengambil keputusan final mengenai penetapan PPPK paruh waktu, sementara ratusan tenaga kontrak terus menunggu kepastian atas masa depan mereka.

  • Penulis: Beye

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Mamasa

    RSUD Kondosapata Mamasa Hentikan Pelayanan Poli, Diduga Kehabisan Bahan Pakai

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 382
    • 3Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), kembali menjadi perbincangan hangat sejumlah Warganet. Itu menyusul beredarnya pengumuman yang dikeluarkan rumah sakit tersebut menghentikan layanan poli akibat kehabisan bahan habis pakai. “Sehubungan karena tidak tersedianya bahan habis pakai (BHP), stok obat-obatan formularium JKN, radiologi dan readen laboratorium serta […]

  • Mamuju

    Berikut Rekomendasi Tempat Wisata Berakhir Pekan di Mamuju

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 478
    • 1Komentar

    MAMUJU,mekora.id – Kabupaten Mamuju merupakan ibukota Provinsi Sulawesi Barat, letak geografisnya yang terdiri dari pesisir, laut, daratan, dan pegunungan menciptakan wisata alam yang memukau, Untuk itu kami memiliki rekomendasi beberapa tempat di Mamuju yang sangat cocok untuk menikamati akhir pekan. Selain itu Mamuju memiliki udara yang sangat bersih, bahkan dalam Mamuju sering menduduki peringkat pertama. […]

  • WNA China di deportasi Imigrasi Mamuju

    Tak Dilengkapi Dokumen Resmi ke Sulbar, 3 WNA China Dideportasi Imigrasi Mamuju

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 208
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Mamuju, mendeportasi tiga warga negara asing (WNA) asal China setelah dinyatakan terbukti melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Deportasi dilakukan pada Rabu (30/4/2025) melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Ketiga WNA China itu masing-masing berinisial ZZ, HZ, dan WZ, diamankan petugas saat tengah beraktivitas […]

  • Ketua IKA SMAN 1 Kalukku

    M. Arsyad Jadi Ketua IKA SMAN 1 Kalukku 2023-2028

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 234
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – M. Arsyad P. terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 Kalukku periode 2023-2028. Arsyad terpilih dalam pemilihan yang dilaksanakan bersamaan dengan reuni akbar angkatan 1-35 di SMA Negeri 1 Kalukku, Tasiu, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sabtu 11 November 2023. Pria yang lebih akrab disapa Acha itu tidak asing buat alumni-alumni SMA […]

  • Pembacokan Wonomulyo

    Tragedi Pembacokan di Wonomulyo: Satu Tewas, Satu Kritis

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 302
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Insiden pembacokan tragis terjadi di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Minggu siang (1/6/2025). Peristiwa ini mengakibatkan satu orang tewas di tempat dan satu korban lainnya mengalami luka berat. Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna mengatakan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 12.30 WITA di Jl. Jenderal Sudirman, Kelurahan […]

  • Gagal Isi BBM, Sopir Todong Operator SPBU Belang-Belang Pakai Parang

    Gagal Isi BBM, Sopir Todong Operator SPBU Belang-Belang Pakai Parang

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 203
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang karyawati Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Belang-Belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengalami trauma setelah diancam seorang konsumen menggunakan senjata tajam jenis parang, Minggu (5/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat sebuah mobil pick up datang untuk mengisi BBM jenis Pertalite. Operator SPBU Belang-Belang bernama Mutiara kemudian meminta barcode MyPertamina sebagai […]

expand_less