Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pengadaan Dinkes Mamasa Disorot, Alkes Tak Cukup-Ambulans Pernah Sampai ke Puskesmas

Pengadaan Dinkes Mamasa Disorot, Alkes Tak Cukup-Ambulans Pernah Sampai ke Puskesmas

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMASA, Mekora.id – Pengadaan mobil ambulans tahun anggaran 2025 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menuai sorotan. Program yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut dipertanyakan setelah ambulans yang diperuntukkan bagi Puskesmas Salutambun disebut belum terlihat di lokasi.

Dalam dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) Dinkes Mamasa tahun 2025, pengadaan satu unit ambulans dengan spesifikasi 4×4 tercatat dianggarkan sebesar Rp750 juta. Anggaran itu merupakan bagian dari pagu DAK sektor kesehatan sebesar Rp18,7 miliar, yang juga mencakup penguatan bangunan Puskesmas Salutambun senilai Rp475 juta.

Namun hingga kini, ambulans tersebut disebut belum sampai di puskesmas yang menjadi tujuan pengadaan. Kondisi itu memicu pertanyaan dari sejumlah pihak, termasuk kalangan aktivis di Mamasa.

Salah seorang aktivis Mamasa, Irfan, mengatakan program pengadaan tersebut seharusnya menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem dan kapasitas pelayanan kesehatan di daerah.

Ia menilai pengadaan mobil ambulans tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut, terutama terkait kesesuaian spesifikasi barang dengan dokumen perencanaan.

“Dalam RAB tercatat mobil dengan spesifikasi 4×4, tetapi informasi yang kami dapatkan di lapangan kendaraan yang datang justru 4×2. Jika benar demikian, tentu perlu ada penjelasan dari pihak terkait,” kata Irfan, Jumat, 13 Maret 2026.

Selain pengadaan ambulans, Irfan juga menyoroti pengadaan alat kesehatan (alkes) yang dianggarkan sekitar Rp2,31 miliar. Ia mengaku menerima informasi bahwa sebagian barang yang tercantum dalam pengadaan tersebut belum terlihat keberadaannya.

“Pengadaan Alkes juga kami dapatkan informasi ada yang tidak cukup datang,” ujarnya.

Atas dasar itu, Irfan meminta aparat penegak hukum (APH) menelusuri dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran tersebut.

“Kami meminta kepada APH agar memanggil dan memeriksa pihak Dinas Kesehatan Mamasa. Setelah Lebaran kami juga berencana melakukan aksi unjuk rasa,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa belum memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Mamasa, dr. Ratna, yang telah dikonfirmasi berulang kali belum memberikan tanggapan.

Kepala Bidang di Dinas Kesehatan Mamasa, Yunus Ma’dika, saat dihubungi irit komentar. Ia hanya meminta awak media melakukan kepada kepada pejabat pembuat komitmen (PPK).

“Coba tanya sama Ibu Tresia selaku PPK-nya,” ujarnya singkat.

(Laporan : Jupran)

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Finalisasi 12 SKPD Sulbar

    Pemprov Sulbar Persiapkan Evaluasi Sakip dengan 12 SKPD

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 84
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menggelar pertemuan dengan 12 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mempersiapkan evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) pada Senin, 29 Juli 2024 mendatang. Sekretaris Provinsi Sulbar, Muhammad Idris, menjelaskan bahwa tujuan pertemuan tersebut […]

  • PDIP Sulbar

    Agus Ambo Djiwa Kembali Nahkodai PDIP Sulbar

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 154
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Mekora.id — Agus Ambo Djiwa kembali terpilih jadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan (PDIP) Sulawesi Barat (Sulbar)  periode 2025–2030. Anggota Komisi IV DPR RI itu terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP se-Sulbar yang digelar di Kabupaten Pasangkayu, Rabu (12/11/2025). Terpilihnya Agus menandai konsistensi kepercayaan kader terhadap […]

  • Irwan Pababari Daftar PDIP

    Mantan Wabup Mamuju Irwan Pababari Jadi Kandidat Pertama Daftar di PDIP

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Mantan Bupati Mamuju, Irwan Satya Putra Pababari, jadi kandidat pertama yang mendaftar ke PDIP untuk maju sebagai bakal calon Bupati, setelah berlogo partai moncong putih itu resmi membuka penjaringan, Senin (6/5/2024). Irwan Pababari tiba di Sekretariat penjaringan bakal calon kepala daerah PDIP Mamuju di Jl. Atiek Soetedja, sekitar pukul 16.30 WITA yang […]

  • Longsor Mamasa

    1.507 Jiwa Terdampak Akibat Longsor di 4 Kecamatan di Mamasa

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 143
    • 1Komentar

    MAMASA, mekora.id – Longsor yang terjadi di Kabupaten Mamasa terjadi di 4 Kecamatan, mengakibatkan 1.507 jiwa dari 333 kepala keluarga (KK) terdampak. Longsor yang menerjang wilayah itu pada Rabu, 22 Mei 2024 lalu disebabkan curah hujan yang tinggi terjadi sejak Selasa, 21 Mei 2024. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa per […]

  • Desa Tanambuah Mamuju

    Ratusan Warga di Desa Tanambuah Segel Kantor Desa, Tuntut Kades Mundur

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 208
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ratusan masyarakat Desa Tanamhuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, melakukan unjuk rasa di depan kantor Desa Tanambuah, Kamis (18/4/2024). Mereka melayangkan mosi tidak percaya kepada  Kepala Desa Muh. Nasrullah atas kepemimpinannya selama dua tahun menjabat. Koordinator aksi, Firka dalam orasinya mengatakan, kondisi Desa Tanambuah selama dua tahun terakhir begitu memprihatinkan lantaran […]

  • Ijazah Palsu Pilkada Mateng

    Dugaan Ijazah Palsu di Pilkada Mateng kini Masuk Meja Jaksa

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 192
    • 3Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dugaan kasus ijazah palsu yang melibatkan salah satu Pasangan Calon Bupati di Pilkada Mamuju Tengah (Mateng), masuk dalam meja Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju. Menurut Kasi Intel Kejari Mamuju, Antonius, berkas perkara dugaan kasus ijazah palsu itu telah dilimpahkan oleh Polres Mamuju Tengah (Mateng) sejak Rabu, 11 Desember 2024 kemarin. “Untuk penanganannya penyidik […]

expand_less