Mobil Pick Up Terjun ke Jurang 30 Meter di Pangasaan Mamuju, 2 Penumpang Tewas di Tempat
- account_circle mekora.id
- calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mobil Pick Up masuk jurang di Pangasaan, Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju. Senin malam (19/5/2025)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Mamuju. Sebuah mobil pickup warna putih bernomor polisi DC 8475 AY dilaporkan terjun ke jurang sedalam 30 meter di Jalan Lembang Lebani, Desa Pangasaan, Kecamatan Tapalang Barat, pada Senin malam (19/5/2025) sekitar pukul 21.30 WITA.
Mobil naas tersebut mengangkut enam orang penumpang dan diketahui hendak menuju Desa Lebani untuk mencari ikan penja. Namun di tengah perjalanan, kendaraan diduga hilang kendali saat melintasi jalan menurun dengan tikungan tajam, hingga akhirnya terjun bebas ke jurang.
Akibat insiden tersebut, dua penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga orang mengalami luka ringan dan satu orang lainnya luka berat.
“Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal di Jalan Lembang Lebani. Dua warga dari Desa Botteng, Kecamatan Simboro, meninggal di tempat, sementara tiga lainnya luka ringan dan satu luka berat,” ungkap Pjs Kepala Desa Pangasaan, Nur Alam.
Nur Alam menyebut, seluruh penumpang berasal dari Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, yang tengah melakukan perjalanan ke Desa Lebani, Kecamatan Tapalang Barat.
“Mereka hendak cari ikan penja di Desa Lebani, tapi nahas, mobil justru tergelincir dan jatuh ke jurang,” lanjutnya.
Evakuasi dan Penanganan
Mengetahui kecelakaan itu, warga setempat dibantu aparat desa melakukan evakuasi. Sementara petugas medis dan kepolisian tiba beberapa saat kemudian untuk mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi.
Korban meninggal langsung dibawa ke rumah duka di Botteng, sedangkan korban luka dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas di jalur Lembang Lebani yang dikenal rawan karena minimnya penerangan dan rambu lalu lintas.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
