Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Lintas Daerah » Mahasiswa Sulbar Bergerak Bulat Tolak UU TNI Baru

Mahasiswa Sulbar Bergerak Bulat Tolak UU TNI Baru

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Sulbar Bergerak, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat. Jalan Abd. Malik Pattana Endeng No. 02, Rangas Mamuju, Senin (24/3/2025) Siang.

Mereka menyoroti pengesahan revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang telah memicu perdebatan luas di berbagai kalangan dan berpotensi mengancam demokrasi dan hak-hak sipil di Indonesia.

Sulbar Bergerak menjadi salah satu Gerakan Mahasiswa di Sulawesi Barat yang secara tegas menolak pengesahan UU tersebut. Mereka menilai bahwa proses pengesahan UU ini dilakukan secara tertutup dan terburu-buru, tanpa melibatkan partisipasi publik yang cukup. Menurut mereka, revisi ini lebih menguntungkan elite politik dan militer daripada kepentingan rakyat secara keseluruhan.

“Adanya kejanggalan dalam proses legislasi RUU TNI, termasuk kurangnya konsultasi publik dan pengabaian terhadap masukan dari masyarakat sipil. Proses yang dianggap kilat ini menimbulkan pertanyaan serius tentang akuntabilitas dan transparansi, serta menciptakan legitimasi hukum yang dihasilkan,” ujar Rahmania dalam orasinya sebagai Koordinator Lapangan Sulbar Bergerak. “TNI adalah pertahanan negara, bukan alat politik. Kembalikan TNI ke barak.” tegasnya.

Mahasiswa Tolak RUU TNI

Alasan Penolakan UU TNI

Dalam pernyataan resminya, Sulbar Bergerak mengungkapkan sejumlah alasan mengapa mereka menolak pengesahan UU TNI, antara lain:

1. Meningkatkan Keterlibatan Militer dalam Pemerintahan UU ini membuka peluang lebih besar bagi militer untuk berperan dalam urusan pemerintahan, yang berpotensi mengurangi ruang demokrasi dan mengancam independensi lembaga sipil.

2. Pelemahan Prinsip Sipil dalam Pengelolaan Negara penguatan peran TNI dalam bidang keamanan dan ketertiban dapat menggeser otoritas sipil, bertentangan dengan prinsip negara demokrasi yang mengutamakan supremasi hukum.

3. Potensi Penyalahgunaan Kekuasaan dengan semakin luasnya kewenangan TNI dalam menangani ancaman, baik internal maupun eksternal, terdapat risiko penyalahgunaan kekuasaan yang dapat membahayakan hak-hak sipil.

4. Ancaman terhadap Kebebasan Sipil Posisi militer yang semakin kuat dikhawatirkan akan menghambat kebebasan berpendapat, berkumpul, dan berekspresi, serta meningkatkan potensi tindakan represif terhadap masyarakat sipil.

Pasal-Pasal Bermasalah dalam UU TNI

Sejumlah pasal dalam revisi UU TNI yang dianggap berpotensi menimbulkan ancaman terhadap demokrasi dan hak-hak sipil meliputi:

• Pasal 7 Ayat (2): Memberikan kewenangan lebih besar kepada TNI dalam menangani keamanan domestik.

• Pasal 9 Ayat (1): Memungkinkan TNI untuk lebih terlibat dalam proses politik.

• Pasal 47: Mengatur pemanfaatan sumber daya negara oleh TNI, yang dapat menimbulkan konflik kepentingan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Mateng

    PAN Rekomendasikan Fathahuddin Maju Pilkada Mateng

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Barat (Sulbar), kembali mengumumkan satu nama yang menerima rekomendasi untuk maju dalam Pilkada Mamuju Tengah (Mateng). Pengumuman itu juga bersamaan dengan penyerahan rekomendasi dari DPP yang diserahkan langsung oleh DPW PAN Sulbar, di Mamuju, pada, Rabu, (15//5/2024). Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PAN Sulbar, Munandar Wijaya […]

  • Ketua Cabang IMM Majene, Irwan Japaruddin

    IMM Majene Desak Evaluasi Pendidikan SPN Polda Sulbar Akibat Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 37
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Majene, Irwan Japaruddin, mengungkapkan keprihatinannya atas dugaan pengeroyokan mahasiswa oleh sejumlah oknum polisi di Mamuju. Insiden ini, menurutnya, mencerminkan adanya permasalahan serius dalam sistem pendidikan dan rekrutmen di Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Sulawesi Barat (Sulbar). Irwan menyoroti fungsi utama SPN, yakni membentuk […]

  • Kejurnas Dayung 2024 Sulbar

    Tuan Rumah Sulbar Raih 2 Medali Emas di Kejurnas Dayung 2024

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 54
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Atlet dayung Sulawesi Barat (Sulbar), berhasil merebut 2 medali emas di final nomor canoe pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung pelajar 2024 di Mamuju, Rabu, (26/6/2024). Medali emas di Kejurnas Dayung pelajar 2024 itu, masing-masing disumbang dari nomor kayak 4 (Wk) putri 1000 meter oleh atlet Risda, Saoda, Arsia dan Nurwahdini. Mereka menorehkan […]

  • Ijazah Palsu Pilkada Mateng

    Dugaan Ijazah Palsu di Pilkada Mateng kini Masuk Meja Jaksa

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 47
    • 3Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dugaan kasus ijazah palsu yang melibatkan salah satu Pasangan Calon Bupati di Pilkada Mamuju Tengah (Mateng), masuk dalam meja Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju. Menurut Kasi Intel Kejari Mamuju, Antonius, berkas perkara dugaan kasus ijazah palsu itu telah dilimpahkan oleh Polres Mamuju Tengah (Mateng) sejak Rabu, 11 Desember 2024 kemarin. “Untuk penanganannya penyidik […]

  • Sepak Takraw Sulbar Gagal ke PON Aceh 2024

    Tumbang, Tim Sepak Takraw Sulbar Gagal Melaju ke PON Aceh-Sumut 2024

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 21
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Hasil mengecewakan diraih oleh tim Pra PON Sepak Takraw Sulawesi Barat (Sulbar). Mereka gagal melaju ke puncak PON 2024 di Aceh-Sumut. Hal itu setelah nomor beregu Putri Sepak Takraw Sulbar takluk dua set langsung dari Sulawesi Tenggara (Sultra). Dilaksanakan di GOR Mamuju, Sulbar harus mengakui ketangguhan pasukan dari Sultra dengan skor 21-17 […]

  • Ayah di Polman Tewas ditebas

    Ayah Tewas Ditebas Anak Kandung Saat Shalat Magrib di Polewali Mandar

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 54
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Warga Desa Poda-Poda, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar digemparkan oleh peristiwa tragis pada Jumat (19/9/2025) malam. Seorang ayah bernama Kaharuddin (53) meninggal dunia setelah ditebas oleh anak kandungnya sendiri saat tengah melaksanakan salat Magrib berjemaah di Masjid Al-Amin, Dusun Lombang 1. Kapolsek Tutar, Ipda Bafruddin, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat […]

expand_less