Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Krisis Pakan! Buaya di Mamuju Tengah Terpaksa Dilepas dari Penangkaran, Warga Cemas

Krisis Pakan! Buaya di Mamuju Tengah Terpaksa Dilepas dari Penangkaran, Warga Cemas

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MATENG, Mekora.id – Warga Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, digegerkan kemunculan seekor buaya yang terombang-ambing di tepi pantai, Rabu (19/11/2025). Video kemunculan buaya itu beredar luas di media sosial dan memicu kekhawatiran warga.

Petugas Penangkaran Buaya Babana, Tiara Rusli, mengakui bahwa pelepasan buaya dilakukan pihaknya karena krisis pakan yang sudah berlangsung berbulan-bulan. Ia menyebut kondisi tersebut telah berkali-kali dilaporkan ke pemerintah setempat, namun belum mendapat respons.

Menurutnya kebutuhan pakan untuk buaya meningkat setiap tahun. Namun, dukungan dana yang diharapkan dari pemerintah tidak kunjung terealisasi. Hal itu membuat pengelola khawatir jika satwa terus dirawat tanpa suplai makanan yang layak.

“Iya, karena saya sudah berkali-kali mengharapkan bantuan dari pemerintah. Sampai sekarang belum ada kepastian. Demi keselamatan saudara-saudara kita juga, ya mudah-mudahan ada upaya demi kemanusiaan dan keberlangsungan satwa ini,” ujar Rusli saat dikonfirmasi, Rabu malam.

Informasi dari sejumlah warga menyebutkan, pelepasan dilakukan sekitar pukul 15.30 WITA. Mereka mengaku mendapat penjelasan dari petugas bahwa penangkaran tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan pakan puluhan ekor buaya.

“Menurut petugas, buaya-buaya ini dilepas karena kesulitan pakan. Katanya sudah berbulan-bulan kekurangan biaya operasional dan tidak ada bantuan pemerintah,” ungkap Afriansyah Ryan Muhammad, warga yang merekam video tersebut.

Kebutuhan pakan untuk buaya disebut meningkat setiap tahun. Namun, dukungan dana yang diharapkan dari pemerintah tidak kunjung terealisasi. Hal itu membuat pengelola khawatir jika satwa terus dirawat tanpa suplai makanan yang layak.

Pihak penangkaran mengaku dihadapkan pada dua pilihan sulit: mempertahankan satwa dalam kondisi kelaparan atau melepasnya ke alam liar.

Pelepasan ini memicu kecemasan baru. Warga khawatir buaya-buaya itu dapat muncul di permukiman atau jalur aktivitas harian masyarakat, mengingat kawasan pesisir Babana cukup dekat dengan pemukiman.

“Kami takut buaya ini bisa muncul tiba-tiba. Ini hewan predator, bisa saja mengancam warga yang beraktivitas,” kata Afriansyah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun dinas terkait mengenai pelepasan buaya serta kondisi penangkaran yang mengalami kekurangan pakan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat Harga Sawit di DPRD Sulbar

    Atur Harga TBS Sawit, DPRD Sulbar Undang Petani dan Perusahaan Bahas Permentan Terbaru

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat konsultasi guna membahas implementasi Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 terkait mekanisme pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun mitra. Rapat ini dilaksanakan pada Selasa, 11 Maret 2025, di Ruang Rapat Komisi II DPRD Sulbar. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua […]

  • Ketua PA GMNI Sulbar

    PA GMNI Sulbar: Idulfitri Momentum Perkuat Spirit Kebangsaan di Tengah Tantangan Global

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 190
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimaknai sebagai ruang untuk memperkuat semangat kebangsaan di tengah berbagai tantangan, baik nasional maupun global. Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Sulawesi Barat (Sulbar), Andi Abdul Malik, dalam refleksi Idulfitri tahun ini. Pemerintah sendiri telah menetapkan Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret […]

  • Dirga Singkarru-Iskandar Muda

    Dirga-Iskandar Deklarasi Berpasangan di Pilkada Polman

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 169
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dirga Singkarru dan Iskandar Muda Baharuddin Lopa (Dirga-Iskandar), resmi mendeklarasikan diri berpasangan sebagai bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Pada, Minggu, (9/6/2024). Deklarasi Dirga-Iskandar itu, dilaksanakan disalah satu hotel di Polewali yang juga dihadiri sejumlah tokoh politik, yakni Suraidah Suhardi, Aris Munandar, dan sejumlah jajaran pengurus Nasdem. Ketua […]

  • Rektor se-Sulbar

    Rektor Se-Sulbar Bertemu Pj Gubernur, Zudan : Kolaborasi Demi Kemajuan Daerah

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Zudan Arif Fakrulloh menerima dan menjamu para rektor Se-Sulbar di rumah jabatannya, Senin, (29/4/2024) malam. Hal ini, dilakukan untuk memperkuat kolaborasi Pemprov bersama dengan Unibersitas dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Sulbar. “Menindaklanjuti hasil pertemuan beberapa bulan lalu terkait kolaborasi antar Pemprov dan Universitas. Saya sangat […]

  • DPP GMNI temui Ketua MPR RI

    Bertemu Ketua MPR RI, GMNI Bahas Kaderisasi Hingga Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) melakukan audiensi dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, di Kompleks DPR/MPR RI pada Senin (20/01/2025). Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis, termasuk rencana besar GMNI untuk menghidupkan kaderisasi berbasis nilai-nilai ajaran Bung Karno. Ketua Umum DPP GMNI, Imanuel […]

  • Demo Mahasiswa Unimaju berlanjut

    Tak Puas Jawaban Kampus, Mahasiswa Unimaju Ancam Terus Berunjuk Rasa

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Mahasiwa Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju), kembali melanjutakan aksi unjuk rasa untuk menolak kebijaka biaya studi banding yang dinilai mahal. Aksi itu dilakukan di Pelataran Kampus II Unimaju di Jl. Baharuddin Lopa, Mamuju, Rabu, (22/1/2025). Menurut Koordinator Aksi, Abdiel, kebijakan kampus yang semenah-menah dengan menerapkan studi banding keluar pulau memaksa mereka harus membayar […]

expand_less