Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Kecewa, Pelajar Karampuang Coret-Coret Gedung DPRD Mamuju Sebut Tak Serius Terima Aspirasi

Kecewa, Pelajar Karampuang Coret-Coret Gedung DPRD Mamuju Sebut Tak Serius Terima Aspirasi

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Pelajar dan mahasiswa dari Pulau Karampuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), kembali menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Mamuju, Rabu, (23/4/2025).

Mereka membentangkan poster dan spanduk, menuntut realisasi janji akses transportasi dari Pulau Karampuang untuk para pelajar yang bersekolah di kota Mamuju. Tuntutan itu juga sebelumnya pernah dilayangkan di DPRD Mamuju, namun belum direalisasikan.

“Dulu mereka berjanji akan memperjuangkan akses darat dan laut bagi pelajar Karampuang. Tapi sampai sekarang, janji itu belum ditepati. Padahal pelajar terus berjibaku menantang ombak dan cuaca demi bersekolah,” ujar koordinator lapangan, Rozi di depan gedung DPRD Mamuju.

Selain itu, masa mengaku kecewa sebab tuntutan dan hak mereka mendapat akses transportasi tak kunjung terwujud. Ia menyebut para wakil rakyat tidak serius menindaklanjuti aspirasi mereka.

“Dulu mereka berjanji akan memperjuangkan akses darat dan laut bagi pelajar Karampuang. Tapi sampai sekarang, janji itu belum ditepati. Padahal pelajar terus berjibaku menantang ombak dan cuaca demi bersekolah,” ujar Rozi di depan gedung DPRD Mamuju.

Rozi juga secara khusus menyinggung anggota DPRD Komisi II, Muhammad Nur, yang sempat menyatakan akan memperjuangkan penuh aspirasi pelajar Karampuang, bahkan siap mundur dari jabatannya jika tidak terealisasi.

“Kami ingat betul pernyataannya waktu itu. Tapi hari ini, kami belum melihat bukti,” tambah Rozi.

Kekecewaan juga disampaikan kepada Komisi III DPRD Mamuju yang sebelumnya aktif dalam RDP, namun kali ini tidak menampakkan diri.

Meski demikian, para pelajar tetap mengapresiasi beberapa anggota DPRD yang bersedia menemui massa aksi dan menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi kebutuhan transportasi pelajar.

“Mereka berjanji akan mengkomunikasikan penyediaan kapal dan bus paling lambat dalam dua hari kedepan,” jelas Rozi.

Aksi para pelajar dan mahasiswa dari Pulau Karampuang itu diakhiri dengan mencoret-coret lantai dan pintu masuk Gedung DPRD Mamuju. Aksi itu merupakan kritikan dan bentuk kekecewaan dari massa.

Sebelumnya, pada Desember 2024, para pelajar dan mahasiswa ini telah melakukan protes. Mereka menuntut diperlakukan sama dengan pelajar-pelajar lain di kota Mamuju atas transportasi.

Mereka mengaku, setiap hari harus menggunakan perahu penumpang. Hal itu membuat mereka harus merogoh koce Rp70-Rp100 ribu setiap bulan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air panas Tahaya-haya

    Air Panas Tahaya-haya Memprihatinkan, GMNI Mamuju Lakukan Baksos

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 215
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 95 Tahun, diperingati Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju dengan melakukan bakti sosial di objek wisata air panas Tahaya-haya, Kecamatan Mamuju, Kota Mamuju, Sabtu (28/10/2023). Ketua DPC GMNI Mamuju, Adam Jauri mengatakan, kader-kader marhaenis membersihkan area wisata air panas. Itu sebagai wujud keprihatinan mereka terhadap kondisi […]

  • Kajati Sulbar Andi Darmawangsa

    Kantongi Bukti, Kejati Sulbar Umumkan Tersangka Dugaan Korupsi Stadion Manakarra Pekan Depan

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 216
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar) menyebut, telah mengantongi nama calon tersangka dugaan kasus korupsi rehabilitasi di Stadion Manakarra Mamuju, yang menelan anggaran Rp 9,3 miliar. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulbar, saat melakukan jumpa pers di Kantor Kejati Sulbar, di Jl. Martadinata, Mamuju, Senin, (22/7/2024). “Mengenai perkembangan […]

  • Jaringan Intra Pemerintah Sulbar

    Pemprov Sulbar dan Bank Sulselbar Bangun JIP di 6 Kabupaten, Untuk Perkuat Layanan Berbasis Elektorik

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) bekerja sama dengan Bank Sulselbar memfasilitasi penyediaan perangkat Jaringan Intra Pemerintah (JIP) untuk enam kabupaten. Langkah ini sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya pasal 32 ayat (1) dan (3), yang mengatur tentang pentingnya JIP dalam pemerintahan. […]

  • Aktivis Mamuju Ditangkap Polisi

    Cipayung Plus dan BEM Desak Polresta Mamuju Bebaskan Dua Aktivis yang Ditangkap Sejak 31 Agustus

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 131
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Aliansi Cipayung Plus bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menggelar unjuk rasa di depan Mapolresta Mamuju pada Senin (8/9/2025). Aksi ini merupakan bentuk solidaritas atas penangkapan dua aktivis dalam demonstrasi yang digelar pada 31 Agustus lalu di depan Kantor DPRD Sulbar. Koordinator lapangan, Muh. Ahyar, dalam orasinya menilai […]

  • Ruslan Ida Pilkada Mamasa

    Ruslan-Andi Faridha Daftar Pilkada Mamasa, Diusung Empat Parpol  

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 213
    • 2Komentar

    Mamasa, Mekora.id – Ruslan dan Andi Faridha Fachri, resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), sebagai pasangan calon untuk Pilkada Mamasa, Kamis, (29/8/2024). Ruslan dan Andi Faridha Fachri diantar ribuan massa dan simpatisan serta empat partai politik pengusung dengan total 9 kursi dari 25 total kursi di DPRD Mamasa. Masing-masing […]

  • PSU Pilkada Sulbar

    Pilkada Sulbar : 7 TPS PSU, 4 Hitung Suara Ulang

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 215
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebanyak tujuh (7) tempat pemungutan suara (TPS) di Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan pemungutan suara ulang (PSU), masing-masing tiga di Kabupaten Mamasa, satu di Kabupaten Pasangkayu, dan tiga di Kabupaten Mamuju. Komisioner Bawaslu Sulawesi Barat (Sulbar) Koordinator Divisi SDM dan Diklat, Jony Rambulangi, mengatakan tiga TPS PSU di Kabupaten Mamasa itu, masing-masing : […]

expand_less