MAMUJU, Mekora.id – Dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar di SPBU 74.915.07, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menuai sorotan tajam dari Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Mamuju.

GMNI Mamuju mendesak Kapolda Sulbar turun tangan mengusut aktivitas pengisian BBM menggunakan jeriken yang terekam dalam video berdurasi 24 detik dan beredar di publik.

Ketua DPC GMNI Mamuju, Dicky Wahyudi ,menilai aktivitas terang-terangan itu sebagai kejahatan luar biasa yang harus ditindak tegas. Pasalnya saat ini masih menghadapi kesulitan dalam mendapatkan bahan bakar.

“Meminta Kapolda segera turun langsung mengusut dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut. Kami menegaskan bahwa BBM subsidi untuk umum bukan untuk memperoleh keuntungan pribadi,” tegas Dicky, Minggu, (20/9/2026).

Ia juga meminta Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, Pemerintah Kabupaten Mamuju, serta aparat penegak hukum segera melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas di SPBU tersebut dan menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran.

Menurut GMNI Mamuju, pengawasan distribusi BBM bersubsidi tidak hanya berkaitan dengan pelayanan publik, tetapi juga menyangkut perlindungan terhadap anggaran subsidi negara agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

“Kami meminta secara tegas Pertamina dan aparat penegak hukum benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat, sebab bahan bakar ini salah satu kebutuhan pokok rakyat,” tegasnya.

GMNI Mamuju menilai aktivitas pengisian BBM menggunakan jeriken perlu diperiksa secara menyeluruh, termasuk memastikan kelengkapan dokumen, tujuan penggunaan BBM, serta kesesuaian transaksi dengan ketentuan yang berlaku.

DPC GMNI Mamuju juga mendesak agar pengawasan terhadap SPBU di Kabupaten Mamuju diperkuat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan penyaluran solar bersubsidi benar-benar sampai kepada masyarakat dan sektor pengguna yang berhak.

“GMNI Mamuju menegaskan, subsidi BBM adalah hak masyarakat yang berhak, bukan celah untuk penyalahgunaan,” tegas Dicky.

Jeriken Disebut Disimpan di Balik Tembok SPBU

Sebelumnya, video aktivitas pengisian BBM bersubsidi jenis solar di SPBU 74.915.07 beredar ke publik. Dalam video tersebut, aktivitas pengisian disebut berlangsung pada dini hari.

Jeriken-jeriken yang telah terisi kemudian disebut disimpan di balik tembok di samping SPBU, bersama tumpukan jeriken lainnya.