Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nasional » Pemilu 2024, Demokrasi di Tepi Jurang

Pemilu 2024, Demokrasi di Tepi Jurang

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Pesta demokrasi alias pemilihan umum (Pemilu) 2024 memang telah usai 14 Februari 2024 lalu. Meski begitu, lubang hitam dari Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif itu terasa sangat menganga dan berbekas bak sobekan api di pipi kanan.

Setidaknya itulah yang diungkapkan oleh lembaga pemantau Pemilu Network For Indonesian Democratic Society (Netfid) Sulawesi Barat, dalam notula yang ditulis untuk mekora.id Netfid menyebut, Pemilu 2024 ini sungguh aneh.

Betapa tidak, prosedural dan substansi dalam Pemilu Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil alias (Luber Jurdil) dinilai mengalami kemunduran bahkan sejak Pemilu pertama kali digelar 1955.

Netfid melihat adanya pergeseran penyelenggara pengawasan Pemilu 2024, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) disebut Netfid tidak berdaya dan hanya sebagai lembaga pelengkap.

Contoh kecilnya adalah keputusan DKPP terhadap peringatan keras pada Ketua KPU Hasyim Asy’ari, tidak memiliki kekuatan hukum dan terkesan hanya pemanis bagi pendengar dan pembaca di media massa.

“DKPP dan Bawaslu sebagai lembaga yang mengawasi seolah-olah antara ada dan tidak ada, sehingga terjadi fenomena juristocracy yaitu pengalihan persoalan legislasi ke pengadilan seperti gugatan MK soal ambang batas usia Presiden dan Wakil presiden, serta gugatan terkait Parlemen Threshold,” kata Ketua Netfid Sulawesi Barat, Alfiandi, Jumat (15/03/2024).

Sorotan tajam juga muncul dari kalangan muda, Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju, Adam Jauri melalui risalahnya mengungkap sejumlah dinamika miring dalam perhelatan Pemilu 2024.

Ambisi demagogi disebut disebut Adam Jauri, mewarna Pemilu 2024. Munculnya dukungan dari aparatur negara disebut sebagai hal lumrah.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Darmawan Juara Dunia Pencak Silat di Uni Emirat Arab (UEA)

    Darmawan Arjuna Putra, Pesilat Asal Kalukku Juara Dunia Pencak Silat di UEA

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 185
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga pencak silat tingkat dunia, Pesilat Darmawan Putra Arjuna, berhasil merebut juara dunia di Kelas Junior Putra, dalam kejuaraan yang digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada Jumat, (22/12/2-24) kemarin. Darmawan Putra Arjuna, merupakan pesilat berusia 15 tahun asal Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Ia […]

  • Ketua APKASINDO Sulbar

    APKASINDO Sulbar Optimis, Ado-Damris Bisa Tumbuhkan Ekonomi CPO Jika Terpilih di Pilkada Mamuju

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Sulawesi Barat (Sulbar), Sukidi Wijaya, menyatakan harapannya agar pasangan calon kepala daerah Ado Mas’ud dan Damris mampu menggerakkan roda ekonomi Mamuju, khususnya di sektor minyak kelapa sawit (CPO). Sukidi menilai latar belakang kedua calon cocok karena dekat dengan dunia pertanian dan perkebunan. Kata Sukidi, mereka […]

  • Rumah dibakar di Kalukku

    Pria di Kalukku Mamuju Bakar Rumah Orang Tuanya Karena Kesal dengan Ibunya

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 113
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Aksi seorang pria bernama Irfandi (30) di Lombang-lombang Utara, Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang tega membakar rumah ibunya sendiri lantaran kesal. Kapolsek Kalukku, Iptu Makmur, kepada laman ini mengatakan, pelaku awalnya cekcok dengan Ibunya yang bernama Rahmatia (53). Pelaku lalu merasa kesal dan marah kepada ibunya dikarenakan membangun […]

  • Kader Tanggap Bencana Busman Rasyd Foundation

    100 Pemuda di Sulbar Dilatih Tanggap Bencana

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 71
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 pada 15 Januari 2021 di Mamuju dan Majene, menjadi pengalaman pahit dalam pengelolaan bencana di Sulawesi Barat. Pasalnya saat itu, tidak ada persiapan dari SDM maupun regulasi yang disiapkan. Itu seakan membekas dalam ingatan masyarakat Sulawesi Barat. Olehnya itu sebanyak 100 orang pemuda direkrut oleh Busman Rasyid Foundation untuk […]

  • Sahdan Husian, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan

    Keluarga Soroti Lambannya Penanganan Kasus Pengeroyokan Perempuan di Mamuju Tengah

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 91
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang perempuan yang bekerja sebagai penjaga portal rumah sakit di Kabupaten Mamuju Tengah kembali menjadi sorotan. Peristiwa yang terjadi pada 27 Januari 2026 itu viral di media sosial, namun hingga kini pelaku disebut belum diamankan. Keluarga korban, Sahdan Husain, menyampaikan kekecewaan atas lambannya proses hukum. Ia menyebut […]

  • Wakil Wali Kota Bontang, Pimpin Upacara Harhubnas 2025

    Wakil Wali Kota Bontang, Pimpin Upacara Harhubnas 2025

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2025 yang digelar Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Bontang di Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Rabu (17/9/2025) pagi. Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri Kepala KSOP Kelas II Bontang, Capt. Kristina Anthon beserta jajarannya, unsur Forum […]

expand_less