Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Sulkarnain, Korlap Aksi Tolak Tambang Sulbar Diteror dan Dapat Ancaman Pembunuhan Lewat Medsos

Sulkarnain, Korlap Aksi Tolak Tambang Sulbar Diteror dan Dapat Ancaman Pembunuhan Lewat Medsos

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Aktivis sekaligus koordinator lapangan (Korlap) aksi tolak tambang pasir Sulawesi Barat (Sulbar), Sulkarnain, mendapatkan teror dan ancaman pembunuhan dari orang tak dikenal (OTK).

Sulkarnain mengaku, mendapatkan ancaman itu dari sebuah akun bernama “Eman Muhidin” melalui media sosial pesan messenger facebook, pada Kamis, (1/5/2025) sekitar Pukul 05.35 WITA pagi.

“Saya di chat oleh orang yang tidak dikenal melalui messenger, chattingnya mengatakan akan datang ke kamar saya,” kata Sulkarnain, Rabu, (7/5/2025).

Sulkarnain menambahkan, akun tersebut juga mengatakan kedatangannya dilakukan karena sudah lama tidak melihat darah.

“Kemudian dia mengatakan lagi ‘saya sudah lama tidak melihat darah, saya akan buktikan perkataan saya. Insya Allah saya akan datang ke kamar sodara bukan ke ruang tamu,” ungkap Sulkarnain.

Didampingi kerabatnya, aktivis yang sedang giat melakukan demo dan advokasi penolakan tambang di Desa Kalukku Barat dan Beru-Beru itu. Kemudian melaporkan pengancaman tersebut ke Polsek Kalukku.

Langkah tersebut diambil, sebagai langkah antisipasi dan melakukan perlindungan hukum bagi dirinya. Sulkarnain telah menyerahkan bukti tangkapan layar isi chat pelaku kepada pihak kepolisian.

Sulkarnain juga mengatakan, pengancaman kepada dirinya akan diteruskan ke Polda Sulawesi Barat. Ia berharap polisi segera mengusut pelaku agar membongkar maksud dan tujuannya.

“Saya juga akan melanjutkan laporan ini ke Polda Sulawesi Barat sebagai wujud perlindungan keamanan saya,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Sulkarnain yang merupakan putra daerah Kalukku giat melakukan aksi penolakan kehadiran tambang pasir di Muara  di wilayah itu. Ia bahkan selalu menjadi Korlap di hampir setiap aksi tolak tambang yang dilakukan bersama masyarakat lokal Sulbar.

Terbaru, Sulkarnain dan ratusan warga menggelar aksi penolakan tambang di Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Mereka menuntut Gubernur Suhardi Duka mencabut izin tambang karena proses pengajuan izin tambang tersebut cacat presdural dan menipu warga.

“Prosedural pengajuan izin tambang yang dilakukan telah membohongi rakyat dengan memasulkan tanda tangan dan sejumlah dokumen lain. Padahal sejak awal kami menolak kehadiran tambang,”ungkapnyal.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penipuan Hipnotis di Mamuju

    8 Orang Terduga Pelaku Hipnotis di Mamuju Dibekuk Polisi

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 201
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Delapan orang terduga pelaku hipnotis berhasil diringkus polisi di salah satu rumah di Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, Senin 26 Februari 2024. Para pelaku masing-masing berusia lebih dari 20 tahun, tiga orang perempuan dan lima orang laki-laki merupakan warga asal Sengkang, Sulawesi Selatan. Direktur Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhabri […]

  • Astra di lapor ke Kejagung

    Dugaan Mega Korupsi Grup Astra Agro Lestari Dilaporkan ke Kejagung, Nilai Kerugian Diduga Puluhan Triliun

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 607
    • 12Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Dugaan mega korupsi yang melibatkan Grup PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) resmi dilaporkan ke Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI oleh Kantor Hukum HJ Bintang & Partners, Rabu siang (25/6/2025). Langkah ini ditempuh setelah laporan serupa yang dilayangkan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (Kejati Sulbar) pada awal […]

  • Korupsi ferry mini Mamuju

    Rugikan Negara 1,5 M, Dua Tersangka Pengadaan Ferry Mini Mamuju Ditahan

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 169
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Polda Sulawesi Barat menahan dua tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan alat apung bermotor penumpang (Ferry Mini) oleh dinas perhubungan kabupaten Mamuju. Dari 4 nama yang terseret dalam kasus tersebut, 2 diantaranya tengah ditahan di oleh Ditkrimsus Polda Sulbar. Mereka masing-masing BS (56) Direktur CV. CS dan  ASR (64) pensiunan ASN. Kasubdit III […]

  • Kokain Selayar

    Penemuan Kokain di Pesisir Pantai Selayar Bertambah, Capai 27,44 Kilogram

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 179
    • 0Komentar

    SELAYAR, Mekora.id – Warga Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan temuan paket yang diduga narkotika jenis kokain di sejumlah pesisir pantai. Sejak akhir Februari hingga pertengahan Maret 2026, total barang yang ditemukan mencapai sekitar 27,44 kilogram. Berdasarkan informasi dari Polres Kepulauan Selayar, paket pertama kali ditemukan pada 28 Februari 2026. Hingga Minggu (15/3/2026), temuan […]

  • Wali Kota Neni Buka dan Tutup Program Pelatihan BLKI, Tekan Pengangguran Bontang

    Wali Kota Neni Buka dan Tutup Program Pelatihan BLKI, Tekan Pengangguran Bontang

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle zul
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, secara resmi menutup sekaligus membuka program Pelatihan Berbasis Kompetensi Sumber Dana APBD Tahun Anggaran 2025 di Aula UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang, Jalan Prestasi, Kelurahan Bontang Lestari, Rabu pagi (30/7/2025). Dalam sambutannya, Neni menegaskan komitmen Pemkot Bontang untuk terus menekan angka pengangguran dengan mencetak SDM mandiri, […]

  • Seleksi KPU Polman

    Seleksi Anggota KPU Polman Resmi Ditutup, Timsel Terima 71 Berkas Pendaftar

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pendaftaran seleksi calon anggota KPU Polewali Mandar (Polman) resmi ditutup tepat pukul 23:59 WITA, Senin (16/10/2023) malam. Dari 121 pendaftaran di Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) KPU Sulawesi Barat, hanya 71 orang mengumpulkan besar fisik ke Sekretariat Tim Seleksi. Sekretaris Tim Seleksi anggota KPU Polman, Suharto, mengatakan dari […]

expand_less