Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Kasus Asusila Iptu di Polda Sulbar Laporan Palsu?, Hasil USG Bikin Kaget

Kasus Asusila Iptu di Polda Sulbar Laporan Palsu?, Hasil USG Bikin Kaget

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Kasus dugaan asusila yang dilaporkan seorang perempuan berinisial JS (26) terhadap salah satu oknum perwira berpangkat IPTU di Polda Sulawesi Barat (Sulbar) memasuki babak baru.

Hasil pemeriksaan USG menyatakan JS tidak sedang hamil. Hal itu ditegaskan oleh Bidan Nur Rahmi tempat JS memeriksakan kandungannya pada akhir Juli 2025 kemarin.

“Hasil pemeriksaan USG yang kami lakukan itu dia tidak hamil, kami juga lakukan pemeriksaan plano tes dan hasilnya negatif,” kata Bidan Nur Rahmi saat di konfirmasi via telepon, Selasa, (19/8/2025).

Menurut bidan yang membuka praktik di kota Majene, Sulawesi Barat itu, untuk dinyatakan hamil dalam pemeriksaan USG akan tampak kantung kehamilan meskipun bayinya belum nampak.

“Di USG itu nanti dinyatakan hamil bila mana ada tampak kantung kehamilan meskipun bayinya belum nampak. Waktu datang periksa di saya itu tidak ditemukan,” ungkapnya.

Dalam laporannya di Propam Polda Sulbar, JS sebelumnya sempat menunjukkan surat keterangan hamil dari bidan lain berdasarkan hasil tes kehamilan (test pack/plano tes). Namun hasil USG terkini membantah hal tersebut.

Nur Rahmi juga menegaskan tidak ditemukan sisa-sisa jaringan dalam pemeriksaan, sehingga tidak dapat dipastikan apakah JS mengalami keguguran atau tidak.

“Saya hanya bisa menyampaikan hasil pemeriksaan saya… Kalau masalah keguguran atau tidak, saya tidak bisa pastikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Slamet Wahyudi, mengatakan kasus ini sudah di proses. Bahkan menurutnya, tersangka dan pelapor sudah lima kali dipertemukan, namun pelapor sampai saat ini tidak mau di USG.

“Pelapor dan terlapor sudah dipertemukan bahkan melibatkan keluarga, tapi sampai lima kali pertemuan pelapor tidak mau di USG sampai sekarang,” ujarnya.

Terkait dugaan laporan palsu, Kabid Humas menyatakan itu belum dilakukan. Sebab keputusan final nantinya diambil oleh Kapolda Sulbar.

“Terkait itu belum, semua keputusan nantinya ada di pimpinan seperti apa,” tutupnya.

Sebelumnya, seorang perempuan muda berinisial JS (26) melaporkan seorang perwira menengah Kepolisian Daerah (Polda) Sulbar berpangkat Inspektur Satu (IPTU) ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) atas dugaan perbuatan asusila dan penelantaran tanggung jawab, Selasa (5/8/2025).

Dalam keterangannya kepada awak media, JS mengungkapkan bahwa ia dihamili oleh oknum perwira dan enggan bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Dia tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya, padahal sudah mengakui bahwa saya hamil karena hubungan kami. Saya datang melapor ke Propam untuk mencari keadilan,” ujar JS.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Likuifaksi di Mamuju Tengah

    Likuifaksi di Mamuju Tengah, Tanah Tiba-tiba Amblas Telan Alat Berat

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 332
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Bencana likuifaksi melanda Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Poros Desa Desa Salukada, Kecamatan Tobadak, pada, Sabtu, (02/11/2024). Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WITA. Saat itu, sebuah alat berat sedang melakukan perbaikan jalan di yang membelah kebun sawit itu. “Peristiwa likuifaksi […]

  • Sampah di Pasar baru Mamuju

    4 Hari pasca Lebaran, Tumpukan Sampah di Pasar Baru Mamuju Timbulkan Bau Tak Sedap dan Ganggu Aktivitas Warga

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 189
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Empat hari pasca lebaran Idul Fitri 2024, tumpukan sampah di Pasar Baru Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), mulai membuat aktivitas warga sekitar tidak nyaman. Bagaimana tidak, tumpukan sampah dengan jumlah lumayan fantastik itu menimbulkan bau tidak sedap. Warga mengaku, bau tidak sedap itu tercium hingga puluhan meter. “Bauh sekali dan sangat mengganggu,” kata […]

  • Bawaslu rekomendasi 5 TPS PSU di Mamuju

    Bawaslu Mamuju Endus 5 TPS Potensi PSU, Gara-gara Curang?

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Bawaslu Mamuju menemukan lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berpotensi dilakukan pemungutan ulang atau PSU. Di antaranya, dua TPS di Kecamatan Simboro dan masing-masing satu TPS di Kecamatan Mamuju, Tommo, dan Kalukku. Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin menyatakan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah laporan terkait dugaan kecurangan di TPS. Namun untuk saat ini baru […]

  • tumpahan solar dibersihkan Damkar Mamuju

    Usai Puluhan Pengendara Tergelincir, Damkar Mamuju Bersihkan Tumpahan Solar di Pattidi

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 165
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Tumpahan solar yang memenuhi jalan Trans Sulawesi di Desa Pattidi, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, yang membuat puluhan pengendara tergelincir akhirnya dibersihkan oleh Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) pada, Selasa sore, (11/11/2025). Kabid Damkar Mamuju, Randy Noertadi, mengatakan mereka menerjunkan satu kompi personel berserta satu armada untuk membilas jalan dengan sisa tumpahan solar tersebut. […]

  • Sugiarto Alberth

    Mengubah Hobi Jadi Peluang Lewat Kelas Desain Grafis Prakerja

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Disclaimer : Artikel ini bersifat opini dan bukan merupakan produk jurnalistik. Dipergunakan hanya untuk keperluan tertentu. Dari sekedar hobi, kini jadi peluang dengan kelas Desain Grafis dari Kartu Prakerja Hai.. Saya Sugiarto Alberth, saya dari Kota Mamuju, Sulawesi Barat. Saat ini berumur 30 tahun. Cerita saya berawal pada tahun 2020, saat itu saya mengikuti pendaftaran […]

  • Rekapitulasi KPU Sulbar

    Rekapitulasi 3 Kabupaten di Sulbar Selesai, Berikut Hasilnya

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 247
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – KPU Provinsi Sulawesi Barat telah mengesahkan pleno perhitungan suara untuk  untuk tiga kabupaten, yakni Mamasa, Majene dan Pasangkayu. Progres tersebut telah mencapai 50 persen dari total 6 Kabupaten di Sulbar. Sementara untuk Kabupaten Mamuju Tengah yang dibahas siang tadi, Senin (04/03/2024), terpending dengan sejumlah pertimbangan dari Bawaslu dan KPU Sulbar. Ketua KPU […]

expand_less