Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Atur Harga TBS Sawit, DPRD Sulbar Undang Petani dan Perusahaan Bahas Permentan Terbaru

Atur Harga TBS Sawit, DPRD Sulbar Undang Petani dan Perusahaan Bahas Permentan Terbaru

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat konsultasi guna membahas implementasi Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 terkait mekanisme pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun mitra. Rapat ini dilaksanakan pada Selasa, 11 Maret 2025, di Ruang Rapat Komisi II DPRD Sulbar.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar, Dr. Hj. St. Suraidah Suhardi, didampingi Ketua Komisi II, H. Syarifuddin, Wakil Ketua Komisi II, Hj. Jumiaty, serta anggota Komisi II lainnya. Hadir pula perwakilan Dinas Perkebunan Sulbar, asosiasi petani sawit, dan perwakilan perusahaan mitra.

Dampak dan Aspirasi Petani
Diskusi dalam rapat ini menyoroti berbagai aspek dalam Permentan No. 13 Tahun 2024, khususnya terkait mekanisme penetapan harga TBS yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani sawit. Sejumlah perwakilan petani menyampaikan harapan agar harga TBS ditetapkan secara adil dan mencerminkan biaya produksi yang mereka keluarkan.

Mereka juga menekankan pentingnya regulasi ini dalam memperkuat kemitraan antara petani dan perusahaan secara lebih berkeadilan.

Penjelasan Dinas dan Tindak Lanjut
Plt. Kabid Perkebunan Sulbar, Agustina, menjelaskan bahwa regulasi ini bertujuan memberikan kepastian hukum bagi petani mitra dalam sistem pembelian TBS. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder agar kebijakan ini dapat diimplementasikan secara optimal tanpa merugikan petani.

Di akhir rapat, Dr. Hj. St. Suraidah Suhardi menyampaikan bahwa hasil diskusi ini akan dijadikan bahan rekomendasi DPRD kepada pemerintah daerah. Ia juga menyarankan agar Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), perusahaan, dan Dinas Perkebunan segera melakukan pembahasan lebih lanjut bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, dalam hal ini Gubernur, untuk membentuk tim percepatan penetapan harga sawit yang lebih adil dan transparan.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • TPP ASN Sulbar

    Pemprov Sulbar Bayar TPP ASN 05 Februari Mendatang

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 167
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) berencana segera membayar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup kerjanya. Langkah tersebut telah dibahas oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Muhammad Idris bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sulbar, dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di Rumah Jabatan Sekprov Sulbar, Kamis (01/02/2024). […]

  • Pelaku pembuang bayi di Tapalang

    Pelaku Pembuangan Jasad Bayi di Tapalang Ditangkap, Ternyata Perempuan Muda

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 98
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pelaku pembuangan jasad bayi yang ditemukan di Muara Sungai Anusu, Kelurahan Dayangnginna, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, pada Sabtu 22 Februari 2025 lalu, akhirnya ditangkap polisi. Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku pembuangan jasad bayi di Maura Anusu merupakan perempuan muda IK (19) ternyata berparas cantik warga Tapalang. “Benar kami telah menangkap terduga pelaku […]

  • Operasi Katarak BCA

    Bakti Sosial Operasi Katarak BCA Berlanjut di Indonesia Timur dan Barat

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 150
    • 0Komentar

    JAKARTA, mekora.id  – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melanjutkan program operasi katarak gratis ke wilayah Barat hingga Timur Indonesia. Bekerja sama dengan Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK PERDAMI), program bakti sosial operasi katarak BCA kali ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkulu Tengah dan RSUD Pasangkayu, Sulawesi […]

  • Ketua AJI Indonesia

    Nany Afrida dan Bayu Wardhana Terpilih Sebagai Ketum dan Sekjen AJI Indonesia 2024-2027

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 178
    • 0Komentar

    PALEMBANG, mekora.id – Pasangan jurnalis Nany Afrida dan Bayu Wardhana terpilih sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen (AJI) periode 2024-2027 melalui Pemilu AJI 2024. Proses pemilihan ini merupakan bagian dari Kongres XII AJI di Palembang pada 3-5 Mei 2024. Pasangan nomor urut 1 tersebut mendapatkan raihan elektoral tertinggi sebanyak 90 elektoral, mengungguli […]

  • Rekontruksi Pembunuhan Pokkang

    Pembunuhan Kakak-Adik di Kalukku Direkonstruksi, Tersangka Peragakan 7 Adegan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 246
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Kasus pembunuhan yang melibatkan kakak-adik di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, memasuki tahapan rekonstruksi. Reka ulang kejadian digelar di Kantor Polresta Mamuju, Rabu (7/1/2026), oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim). Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka Baharuddin dihadirkan untuk memperagakan secara langsung rangkaian peristiwa pembunuhan terhadap korban, Kamaruddin, yang terjadi di Dusun Talaki […]

  • Kemenag Sulbar

    MUI Sulbar Minta Dugaan Amoral di Kemenag Sulbar Diusut

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dugaan perilaku amoral oleh salah satu oknum di lingkup Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Barat (Sulbar) terus menggelinding. Terbaru, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulbar, Prof. Napis Djuaeni ikut mengomentari dugaan perilaku amoral di Kemenag Sulbar itu. Prof. Napis mengatakan, persebaran informasi itu telah membangun berbagai spekulasi di ruang publik. […]

expand_less