Debat Perdana Pilkada Sulbar Dikritik Habis, Pengamat Bandingkan Dengan Papua
- account_circle mekora.id
- calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
- comment 1 komentar
- print Cetak

Debat perdana Pilkada Sulbar di Polewali Mandar (Foto : Yusuf Wahil untuk Mekora.id)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Pengamat Politik dari Universitas Negeri Sulawesi Barat (Unsulbar) Muhammad, memberikan kritik pedas kepada KPU Sulbar selalu pelaksana debat kandidat Pilkada Sulbar, Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulbar 2024. Tayangan secara online (streaming) dianggap tak memuaskan publik.
Dosen Fisip Unsulbar itu menyatakan, pelayanan publik secara teknis yang disiarkan melalui live di akun resmi KPU Sulbar itu tidak memberikan kepuasan terhadap masyarakat yang menyaksikan debat kandidat.
“Saya kira banyak sekali masukan kepada KPU Sulbar sebagai penyelenggara debat kandidat, terkait hal-hal teknis.Termasuk bagaimana kecukupan jaringan yang ada di arena debat,” ungkap Muhammad saat Kamis (31/10/2024).
Muhammad menuturkan, kecakapan operator belum bisa memberikan kepuasan kepada publik (warga) saat menyaksikan lewat kanal Youtube. Alasannya pada debat di segmen kedua itu masih ada iklan, sementara di arena debat sudah mulai.
“Ini menjadi penilaian tersendiri dari kinerja KPU Sulbar, karena sudah pasti publik membandingkan-bandingkan pelaksanaan debat kandidat di setiap provinsi,” bebernya.
Muhammad membandingkan dengan Provinsi Papua, yang dianggap jauh lebih baik. Di sana, kata dia, pelaksanaan mereka sangat bagus dan lancar. Enak dilihat dan didengar.
“Justru kalau kita bicara saudara-saudara kita di Papua yang berada di paling timur Indonesia. Tapi justru mereka sangat bagus,” bebernya.
Seharusnya di Sulbar jika berbicara fasilitas jaringan itu justru lebih bagus dan lancar. Oleh karenanya, ia berharap gelaran debat selanjutnya, hal serupa tidak terulang kembali.
“Jadi tolonglah hal-hal teknis jangan jadi terulang, karena pasti menjadi penilaian tersendiri bagaimana KPU Sulbar dalam penyelenggaraan debat kandidat itu tidak bagus dalam menyajikan live streaming,” ucapnya.
Padahal kata dia, negara sudah memberikan anggaran yang memadai untuk pelaksanaan debat kandidat calon, tetapi justru kepuasan masyarakat (publik) terhadap penyelenggaraan debat ini tidak bagus.
“Bahkan saya juga mengamati komentar netizen di kanal Youtube itu mengeluhkan, dan banyak komentar negatif terhadap acara debat semalam itu,” pungkasnya.
Diketahui, Debat Kandidat Pasangan Calon Gubernur Sulbar dan Wakil Calon Gubernur 2024 dilaksanakan di Gedung Gadis Polman pada Rabu (30/10/2024) malam. Debat Pilkada Sulbar itu dihadiri 4 Paslon
Ada empat Paslon itu, yakni pasangan nomor urut satu Andi Ibrahim Masdar dan Asnuddin Sokong, pasangan nomor urut dua Ali Baal Masdar (ABM) dan Arwan Aras, nomor urut tiga Suhardi Duka dan Salim S Mengga dan nomor urut empat Prof Husain Syam dan Enny Anggraeni Anwar.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
