Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Panas, Dua Kubu Paslon di Pilkada Mamuju Saling Lapor

Panas, Dua Kubu Paslon di Pilkada Mamuju Saling Lapor

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Pilkada Mamuju 2024 yang dulu adem, kini tiba-tiba mulai memanas. Dua kubu pasangan calon (Paslon) kini saling lapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Laporan pertama, dilayangkan untuk empat Anggota DPRD Mamuju, dari partai koalisi Paslon nomor 1 yang dilaporkan oleh seorang warga Mamuju, Dedi Bendor, pada Kamis, (10/10/2024) kemarin.

Empat Anggota DPRD Mamuju yang dilaporkan masing-masing, Febrianto Wijaya anggota Partai Demokrat Mamuju, Muh. Reza Ketua Gerindra Kabupaten Mamuju, Munawir Arafat Ketua PKB Mamuju, dan  Yuslifar Yunus Sekretaris Partai Demokrat Mamuju.

Menurut Dedi Bendor, empat Anggota DPRD Mamuju periode 2024-2029 itu tidak mengantongi surat cuti saat melakukan kampanye di tiga titik. Kata Dedi hal itu diduga melanggar PKPU Nomor 13 tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

“Mereka diduga melakukan kampanye di tiga titik yakni Kelurahan Binanga, Desa Bambu, dan Desa Tadui. Dengan melantunkan yel-yel, serta melakukan orasi paslon,” ungkap Dedi Bendor.

Sementara sore tadi, Jumat, (11/10/2024), laporan untuk kubu Paslon nomor urut 2 juga dilayangkan, Istri Calon Bupati Mamuju, Ado Mas’ud dilaporkan Bawaslu. Menurut pelapor, Tamzil, Istri Ado yang juga ASN, dilaporkan karena ikut mendampingi suamnya saat pengundian nomor urut pada Senin, 23 September 2024 lalu.

Kata Tamzil, laporan itu dilayangkan kerena diduga melanggar netralitas ASN dan Istri Ado Mas’ud tidak mengantongi surat cuti sebagai ASN di Pemkab Mamuju.

Selain itu, Tamzil juga melaporkan dua Anggota DPRD Mamuju dari PDI Perjuangan yakni, Sekretaris PDIP Mamuju, Andi Abdul Malik dan Jenhsen Sempo Anggota PDIP Mamuju. Keduanya dilaporkan atas dugaan melakukan kampanye tanpa mengantongi izin cuti kampanye.

PDI Perjuangan merupakan satu dari dua partai pengusul utama Ado Mas’ud dan Damris di Pilkada Mamuju. Selain itu Ado juga juga sekaligus menjabat sebagai Ketua DPC PDIP di Kabupaten Mamuju.

“Kami laporkan dugaan pelanggaran netralitas ASN, istri Cabup nomor urut 2, 2 Anggota DPRD Mamuju, dan seorang aparat desa,” ungkap Tamzil. Jumat, (11/10/2024).

Laporan kedua kubu Paslon di Pilkada Mamuju 2024, telah diterima dan diregister oleh Bawaslu.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi demokrat walk out di rapat komisi dprd sulbad

    Pemilihan Ketua Komisi DPRD Sulbar Diwarnai Walk Out Fraksi Demokrat 

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Rapat paripurna pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yakni pembentukan Komisi, AKD, Bapemperda DPRD Sulbar, diwarnai aksi walk out dari Fraksi Demokrat, pada, Selasa, (5/11/2024). Dari Pantauan mekora, aksi walk out atau menyatakan diri kelua dari rapat pembentukan komisi itu, kompak dilakukan 8 anggota dewan dari Partai Demkorat saat berlangsungnya sidang rapat pemilihan […]

  • Lampiran keterangan Muh. Syarif Muhayyang

    Beri Klarifikasi, Syarif  Bawaslu Mateng Bantah Tudingan Terlibat Dalam Kasus Ijazah Haris

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 166
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Anggota Bawaslu Kabupaten Mamuju (Mateng), M. Syarif Muhayyang menuangkan hak jawab dan berita klarifikasi terhadap pemberitaan di laman ini, yang berjudul “Saksi Bongkar Peran Syarif Bawaslu Mateng dalam Legalisasi Ijazah Haris” yang terbit pada Kamis, 19/12/2024 kemarin. Berita itu memuat kesaksian dua orang saksi dari SMK Negeri 3 Makassar yang dihadirkan oleh […]

  • Alat berat Tambang pasir di Pasangkayu

    Menambang di Kawasan Hutan Lindung Pasangkayu, WNA Asal Korsel Ditangkap Petugas Gakkumdu Sulbar

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 188
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seorang pria Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan (Korsel) berinisial Y, diamankan tim gabungan penegak hukum terpadu (Gakkumdu) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). WNA asal Korsel itu ditangkap oleh Gakkumdu Sulbar sejak, 15 Agustus 2024 lalu. Mr. Y menjalankan tambang pasir (galian C) yang masuk dalam kawasan hutan lindung di wilayah Dusun […]

  • Gagal Isi BBM, Sopir Todong Operator SPBU Belang-Belang Pakai Parang

    Gagal Isi BBM, Sopir Todong Operator SPBU Belang-Belang Pakai Parang

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 211
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang karyawati Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Belang-Belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengalami trauma setelah diancam seorang konsumen menggunakan senjata tajam jenis parang, Minggu (5/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat sebuah mobil pick up datang untuk mengisi BBM jenis Pertalite. Operator SPBU Belang-Belang bernama Mutiara kemudian meminta barcode MyPertamina sebagai […]

  • Penataran Pelatih Voli PBVSI Sulbar

    PBVSI Sulbar Tatar 40 Pelatih Voli Berlisensi B Untuk Hadapi PON 2028

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 283
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Pengurus Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), membuka “Penataran Pelatih Bola Voli Indoor se Provinsi di Majene. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 22-25 Januari 2026. Wakil Ketua PBVSI Sulbar, Ahmadi Salim, mengatakan kegiatan ini dihadiri setidaknya 40 pelatih berlisensi B dari seluruh Kabupaten. Ia menyebut penataran ini diharapkan memberi […]

  • Debat Pilgub Sulbar

    JATAM Nilai Para Kandidat di Debat Pilgub Sulbar Gagal Paham Soal Ancaman Krisis Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 191
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Putaran debat perdana Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) dinilai mengesampingkan aspek lingkungan. Para kandidat dianggap gagal paham. Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) melalui, Juru Kampanye, Alfarhat Kasman, menyebut para Paslon gagal memahami aspek lingkungan. Hal itu kata dia, tergambar dari tidak adanya gagasan untuk melindungi kawasan dalam paparan para […]

expand_less