Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKUM » Karyawati Perusahaan Tambang di Mamuju Diduga Hendak Dicabuli 2 Pimpinannya

Karyawati Perusahaan Tambang di Mamuju Diduga Hendak Dicabuli 2 Pimpinannya

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Seorang perempuan yang bekerja di salah satu perusahaan tambang galian c di Mamuju, mengaku dicabuli oleh dua orang pimpinannya saat jam istirahat kerja.

Menurut korban, peristiwa yang dialaminya itu  telah dilaporkan ke Polda Sulbar, sejak 30 Mei 2024 lalu. Namun ia mengaku, hingga saat ini pelaku belum diproses dan masih bebas berkeliaran.

“Sudah saya laporkan di Polda Sulbar, namun hingga sampai saat ini belum juga ada tindak lanjut,” ungkap Korban F, kepada wartawan, via telepon, Jumat, (21/6/2024) kemarin.

Menurut korban, kejadian itu bermula saat dirinya hendak beristirahat saat jam kerja di mesnya yang sebelumnya disediakan perusahaan tambang galian c di Mamuju itu, sebagai tempat tinggal. Tiba-tiba pelaku AS yang merupakan atas korban masuk ke kamar setelah membuka paksa pintu.

Setelah memasuki kamar mes, pelaku kemudian mencoba memperogol korban dengan memegang tangan korban yang sedang cedera.

“Saya sempat kaget dan berupaya menghalanginya, namun karena tangan saya lagi sedang cedera akibat jatuh sebelumnya saya pun tidak berdaya,” ungkap korban.

Setelah melakukan upaya perlawanan, korban akhirnya berhasil lolos dari kuasa pelaku setelah menendang perut atasannya itu. Korban kemudian berhasil lari setelah pelaku kesakitan.

“Pelaku yang berhasil masuk kamar berupaya menjalankan aksinya tapi saya tendang pelaku dan berhasil kabur dari kamar,” lanjutnya.

Sementata satu pelaku lainnya bernisial NS, melakukan upaya cabul di dalam mobil. Korban mengaku waktu itu, ia hendak meminta tolong untuk diantar membeli obat ke apotek. Namun bukannya berniat baik, pimpinan perusahaan itu juga hendak melakukan hal tak senonoh pada korban.

“Pas saya mau masuk mobil, tiba-tiba kaget karena pelaku sudah tidak pakai celana. Dia lalu menarik saya dan memaksa untuk melakukan hal tidak senonoh. Tapi saya menolak dengan beralasan sedang buru-buru,” tutur korban.

Saat melaporkan kejadian itu pada unit PPA Polda Sulbar, korban mengaku diarahkan penyidik untuk melakukan visum. Namun dirinya mengaku belum melakukannya.

Laporan polisi itu disebut korban telah ada dengan nomor surat LP/B/27/IV/2024/SPKT/Polda Sulbar tertanda pada pada Tanggal 30 Mei 2024.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinkes Sulbar Investigasi Keracunan MBG di Majene

    Puluhan Siswa di Majene Diduga Keracunan Menu MBG, Dinkes Sulbar Lakukan Investigasi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Majene menangani kejadian luar biasa (KLB) dugaan keracunan pangan dari Menu Bergizi Gratis (MBG) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sendana II, Kabupaten Majene. Berdasarkan laporan sementara, dugaan keracunan terjadi pada Senin malam, 12 Januari 2026, sekitar […]

  • Gelar Pasukan Pengamanan Mudik 2024 di Sulbar.

    488 Personil Polda Sulbar Siap Amankan Arus Mudik 2024

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id  – Jelang arus mudik lebaran 2024, Polda Sulawesi Barat (Sulbar) bakal melibatkan 488 personil dalam operasi ketupat yang akan digelar 4 hingga 16 April 2024 mendatang. Para personil itu masing-masing, 230 dari Polda Sulbar, 40 dari Polresta Mamuju, 48 dari Polres Majene, 40 dari Polres Polman, 35 dari Polres Mamasa, 60 dari Polres […]

  • GMNI Mamuju Kecam Pembubaran Ibadah di Tangsel

    GMNI Mamuju Kutuk Tindakan Pembubaran Ibadah di Tangsel

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 140
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju menyikapi, tindakan kekerasan dan pembubaran kegiatan ibadah terhadap mahasiswa Universitas Pamulang (Umpan) yang beragama katolik di Tangerang Selatan (Tangsel) beberapa saat lalu. Dalam aksi damai yang dilakukan di tugu Manakarra Tower, Mamuju, pada, Kamis (9/5/2024), GMNI Mamuju mengutuk dan mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan sejumlah […]

  • HUT 80 RI

    Logo HUT RI ke 80 : Makna dan Link Download

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Mekora.id – Menjelang peringatan 80 tahun kemerdekaan, pemerintah resmi meluncurkan logo HUT ke-80 Republik Indonesia (RI). Logo ini hadir sebagai simbol perjalanan panjang bangsa, mencerminkan semangat juang, persatuan, dan transformasi Indonesia sejak 1945 hingga kini. Tema besar perayaan tahun ini adalah “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, yang menggambarkan visi menuju satu abad kemerdekaan. Tema […]

  • Mayat pelajar di Topore

    Penemuan Mayat Seorang Pelajar di Pinggir Jalan, Hebohkan Warga Topore Mamuju

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seorang pemuda ditemukan tidak bernyawa di pinggir jalan pintas Topore – Toabo Dusun Pamalaliang, Desa Topore, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, membuat geger warga sekitar. Korban ditemukan bersimbah darah sekitar Pukul 18.30 WITA, pada, Kamis (9/5/2024) sore. Kapolsek Kalukku, Iptu Makmur mengatakan, awalnya warga mengira jasad tersebut merupakan korban kecelakaan lalu […]

  • Sarinah GMNI Mamuju

    Marak Kekerasan Seksual, Sarinah GMNI Mamuju Tuntut Perlindungan Perempuan Dikuatkan

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 232
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Puluhan Perempuan dari Sarinah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), di Jl. A. Malik Pattana Endeng, Mamuju, pada, (04/12/2024). Puluhan Mahasiswa tersebut membentangkan spanduk yang bertuliskan “Sarinah Bersuara, Sulbar Darurat Kekerasan Seksual” dengan menggunakan komando sambil melantunkan orasi di depan Pintu […]

expand_less