Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Polisi Sita Ratusan LPG 3 Kg di Mamuju, Ditimbun Lalu Dijual hingga Rp50 Ribu

Polisi Sita Ratusan LPG 3 Kg di Mamuju, Ditimbun Lalu Dijual hingga Rp50 Ribu

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Praktik penimbunan gas subsidi LPG 3 kilogram di Mamuju, Sulawesi Barat, akhirnya terungkap. Sedikitnya 105 tabung gas berhasil diamankan personel Tipidter Polresta Mamuju.

Tabung-tabung LPG 3 Kg itu, masing-masing 83 tabung berisi dan 22 tabung kosong. Kasus ini dirilis pada Jumat (27/3/2025).

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan pengungkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kg menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

“Ini laporan masyarakat dan juga aksi unjuk rasa mahasiswa yang mengeluhkan kelangkaan LPG 3 kg menjelang Idulfitri,” kata Herman.

Polisi menyita ratusan tabung tersebut dari lima pengecer yang diduga tidak memiliki izin resmi sebagai penyalur. Tabung-tabung itu di dapatkan dari 5 pengecer yang jadi pelaku penimbunan barang bersubsi itu.

Dari tangan RB, polisi mengamankan 18 tabung di Jalan Cikditiro, Kelurahan Rimuku. DM diamankan di wilayah Kalukku dengan 10 tabung.

Sementara HAR kedapatan menyimpan 18 tabung di Jalan Kurungan Bassi, Kelurahan Karema. ADM menjadi penyumbang terbesar dengan 44 tabung yang diamankan di Jalan Abd Malik Pattana Endeng.

Adapun P diamankan di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Simboro, dengan barang bukti 15 tabung LPG.

Menurut Herman, hasil penyelidikan menunjukkan tabung-tabung tersebut diperoleh dari berbagai sumber, mulai dari masyarakat, pengecer lain, hingga dugaan keterlibatan oknum dalam jalur distribusi resmi.

Tabung LPG itu dibeli dengan harga Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per unit, lalu disimpan dan dijual kembali dengan harga Rp35 ribu hingga Rp50 ribu, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET).

“Modusnya beragam. Ada yang membeli dari masyarakat atau kios di luar daerah seperti Sidrap, lalu dijual kembali di Mamuju. Ada juga yang mendapat pasokan dari sopir agen yang diduga membeli kembali dari pangkalan resmi,” ujarnya.

Polisi menilai praktik ini menyebabkan distribusi LPG subsidi tidak tepat sasaran, sekaligus memicu kelangkaan dan kenaikan harga di tengah masyarakat.

Para pelaku dijerat pasal terkait pelanggaran izin usaha perdagangan dan penyalahgunaan distribusi LPG bersubsidi, dengan ancaman hukuman hingga enam tahun penjara dan denda maksimal Rp60 miliar.

Selain mengamankan lima pelaku pengecer yang menimbun LGP 3 kg, Polisi juga menyatakan akan memperluas penyelidikan, termasuk memeriksa pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam rantai distribusi.

“Kita akan kembangkan kasus ini, terutama pedagang-pedagang besar yang berani memainkan harga di masyarakat,” ungkapnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sandeq Heritage Festival

    Jaga Warisan Budaya, Sandeq Heritage Festival Akan Didaftar Pemprov Sulbar ke UNESCO

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 207
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sedang berupaya mendaftarkan Sandeq Heritage Festival ke UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization). Langkah ini merupakan bagian dari upaya melestarikan warisan budaya yang dimiliki provinsi ke-33 di Indonesia tersebut. Sekretaris Provinsi Sulbar, Muhammad Idris, menyampaikan kabar ini usai melepas peserta Sandeq Heritage Festival Sulbar 2024 […]

  • Mahasiswa KKN Unika

    Warga dan Mahasiswa Unika Mamuju Tanam 200 Bibit Mangrove di Pantai Maliaya, Upaya Selamatkan Ekosistem Laut

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XVII Universitas Tomakaka (Unika) Mamuju bersama pemerintah desa dan warga Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menggelar aksi penanaman bibit bakau di sepanjang pesisir pantai Desa Maliaya, Minggu (14/9/2025). Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk mencegah abrasi yang dalam beberapa tahun terakhir semakin menggerus […]

  • Proyek Jalan Bonehau–Kalumpang Senilai Rp10 Miliar Disorot, Dinilai Tak Rasional

    Proyek Jalan Bonehau–Kalumpang Senilai Rp10 Miliar Disorot, Dinilai Tak Rasional

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 459
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Proyek pembangunan ruas jalan Bonehau-Kalumpang di Kabupaten Mamuju yang dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Barat (Sulbar) mendapat sorotan. Pasalnya, proyek dengan anggaran sekitar Rp 10 miliar itu hanya mencakup pengerjaan sepanjang 2,6 kilometer, padahal kondisi jalan di lapangan disebut sudah padat dan siap diaspal. Ketua Pemuda Kalumpang Raya (PKR), […]

  • Kecelakaan di Malunda

    Breaking News : Kecelakaan Maut Terjadi di Depan Puskemas Malunda

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 234
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Kecelakaan maut terjadi di depan Puskesmas Malunda, Jalan Poros Trans Sulawesi, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Kecelakaan itu melibatkan bus Cahaya Solo dan sebuah mobil minibus jenis Avanza, pada Kamis, (12/12/2024). Menurut salah satu saksi di tempat kejadian, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul )9.30 WITA. Awalnya kecelakaan maut di depan Puskesmas Malunda itu, […]

  • Damkar Mamuju Cari HP

    HP Tercebur ke Laut, Pemuda di Mamuju Panggil Petugas Damkar

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Petugas pemadam kebakaran (Damkar) nampaknya kini sedang menjadi primadona masyarakat di Mamuju dalam setiap kendala yang dihadapi. Itu terlihat saat seorang pemuda di Mamuju, Sulawesi Barat, menghubungi personil Damkar ketika handphone miliknya terjatuh ke laut saat sedang bersantai di Pinggir Tanggul Jl. Arteri, Minggu, (16/2/2025) sore. “Iya kejadiannya tadi sore, saat kantor […]

  • M. Khalil Gibran buka turnamen Volly di Pure

    Buka Turnamen Volly di Kalukku, Khalil Gibran Minta Pemuda Asa Skil

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 200
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Anggota DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) terpilih 2024-2029, M. Khalil Gibran atau biasa di panggil Bang Galih, membuka turnamen bola voli antar club di Padang Kassa, Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, pada, Kamis, 25/7/2024) sore. Dalam sambutannya, M. Khalil Gibran menyatakan akan terus mendukung kegiatan masyarakat, khususnya olahraga. Ia pun meminta pertandingan […]

expand_less