Kutukan Marquez di Mandalika, Empat Tahun Belum Pernah Finish
- account_circle mekora.id
- calendar_month Senin, 6 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Marc Marquez di Sirkuit Mandalika, Indonesia. (Foro : Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOTOGP, Mekora.id – Kutukan Marc Marquez di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika seolah belum berakhir. Juara dunia MotoGP 2025 itu kembali gagal menuntaskan balapan pada Grand Prix Indonesia 2025, Minggu (5/10/2025), setelah terjatuh di lap pertama akibat senggolan dengan pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi.
Insiden terjadi hanya beberapa detik setelah start. Marquez yang memulai dari posisi sembilan mencoba menyalip ke barisan depan. Namun, motornya kehilangan keseimbangan usai tersenggol di bagian belakang oleh Bezzecchi di tikungan pertama.
“Sudah pasti Mandalika bukan sirkuit saya. Saya sempat merasa baik di sesi pagi, tapi siang hari semuanya terasa aneh. Dua kali saya jatuh padahal tidak sedang melaju kencang,” ujar Márquez usai sesi latihan, Jumat (3/10/2025).
Kecelakaan ini menambah panjang daftar penderitaan Marquez di Mandalika. Sejak MotoGP Indonesia pertama kali digelar pada 2022, pembalap asal Spanyol itu belum pernah sekalipun menyentuh garis finis.
- 2022: Empat kali terjatuh dan gagal tampil di balapan utama akibat cedera saat pemanasan.
- 2023: Tersungkur di tikungan 13 dan tidak bisa melanjutkan lomba.
- 2024: Dua kali mengalami crash, salah satunya membuat motornya terbakar.
- 2025: Terjatuh di lap pertama usai senggolan dengan Bezzecchi.
Dari empat kali penampilan di Mandalika, Márquez dua kali pulang dengan cedera serius. Pada 2022, ia mengalami patah tulang lengan dan diplopia (penglihatan ganda). Sementara tahun ini, hasil pemeriksaan tim medis menyebut pebalap dengan julukan The Baby Alien itu mengalami patah tulang selangka yang membuatnya harus segera diterbangkan ke Spanyol untuk perawatan lebih lanjut.
Insiden Ganda
Menariknya, Marco Bezzecchi yang menjadi penyebab awal insiden juga ikut terjatuh. Setelah menyenggol motor Márquez, motor Aprilia yang ia tunggangi kehilangan kendali dan terseret keluar lintasan.
Bezzecchi sebenarnya memulai balapan dari posisi terdepan, namun kehilangan banyak posisi di tikungan pertama dan berusaha mengejar ketertinggalan sebelum akhirnya menyenggol Márquez.
Mandalika, Kutukan yang Nyata
Suhu trek yang tinggi, daya cengkeram aspal yang tak stabil, serta karakter tikungan cepat membuat Mandalika kerap jadi “kuburan” bagi banyak pembalap top. Namun bagi Marc Márquez, sirkuit ini tampaknya menyimpan kutukan tersendiri.
Empat tahun, empat kegagalan finis, dan dua cedera serius menjadi catatan kelam yang menegaskan satu hal: di Mandalika, Márquez belum menemukan takdir baiknya.
- Penulis: mekora.id

Saluran Whatsapp
Google News
