Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nasional » Pemerintah Cabut 4 dari 5 Izin Usaha Pertambangan di Raja Ampat

Pemerintah Cabut 4 dari 5 Izin Usaha Pertambangan di Raja Ampat

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mekora.id – Pemerintah pusat akhirnya mengambil langkah dengan mencabut empat izin usaha pertambangan (IUP) di wilayah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Jakarta, pada Selasa pagi, (10/6/2025).

Prasetyo menyampaikan bahwa pencabutan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan penertiban kawasan hutan dan usaha berbasis sumber daya alam, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden yang terbit sejak Januari 2025.

“Perlu saudara-saudara ketahui bahwa pemerintah sejak bulan Januari telah menerbitkan peraturan presiden mengenai penertiban kawasan hutan, termasuk usaha-usaha berbasis sumber daya alam, dalam hal ini pertambangan,” ujarnya.

Isu tambang di Raja Ampat sempat menjadi sorotan luas di ruang publik, terutama di media sosial. Prasetyo menegaskan bahwa keempat IUP tersebut termasuk dalam agenda penertiban yang kini sedang berjalan secara nasional.

“Yang sekarang ramai di publik, yaitu izin usaha pertambangan di Kabupaten Raja Ampat, itu adalah salah satu bagian dari semua proses penertiban yang sedang dijalankan oleh pemerintah,” jelasnya.

Prasetyo juga mengapresiasi peran masyarakat dan pegiat media sosial yang aktif menyuarakan kekhawatiran terhadap eksploitasi lingkungan di kawasan konservasi Raja Ampat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, terutama para pegiat media sosial, yang memberikan informasi dan menunjukkan kepedulian kepada pemerintah,” ucap Prasetyo.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Sulbar

    Ketua DPRD Sulbar Pimpin Rapat Banggar, Bahas Dana Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 51
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Ketua DPRD Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi, memimpin rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama dengan Pemprov Sulbar yang diwakili oleh BPKPD Sulbar, di Ruang Paripurna DPRD Sulbar, Senin (04/03/2024). Rapat tersebut juga dihadiri oleh Anggota Banggar DPRD Sulbar lainnya yakni, Sudirman, Marigun Rasyid, Muhammad Hatta Kainang, Andi Muhammad Qusyairy, dan Ahmad Ikhsan Syarif. Sementra […]

  • MLKI Sulbar

    MLKI Sulbar Temui Rektor Unsulbar, Bahas Layanan Pendidikan Penghayat Kepercayaan di Kampus Merah Maroon

    • calendar_month Rabu, 25 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MAJENE, mekora.id – Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Sulawesi Barat melakukan audiensi dengan Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) di Kampus Unsulbar di Jl. Baharuddin Lopa, Talumung, Majene, Sulawesi Barat, Rabu (25/10/2023). Dalam pertemuan itu, MLKI Sulbar meminta rektorat Unsulbar untuk menyediakan sejumlah form administrasi bagi mahasiswa penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Ketua MLKI […]

  • Almalik Pababari Kecam Penghinaan Gelar Uwe

    Cucu Raja Mamuju Kecam Dugaan Penghinaan Gelar Uwe

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 152
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Cucu Raja Mamuju, Almalik Pababari, ikut berkomentar terkait dugaan penghinaan gelar bangsawan “Uwe’” yang diduga dilakukan oleh Ramliati, Anggota DPRD Mamuju, dalam percakapan di salah satu grup WhatsApp. Tokoh Adat di Mamuju itu, mengecam dugaan penghinaan gelar bangsawan “Uwe” itu. Almalik menyebut, tindakan itu telah mencoreng gelar sangat sakral bagi keturunan raja […]

  • Nenek Hilang di Tubo Majene

    Nenek 75 Tahun di Tubo Majene Tersesat 3 Hari Saat Cari Pakan Ternak

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 35
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Nenek berusia 75 tahun warga Desa Tubo Tengah, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, berhasil dievakuasi selamat oleh tim SAR, Senin (11/12/2023). Sebelumnya Nenek Rawasiah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah berangkat mencari pakan ternak di kebunnya pada Kamis 7 Desember lalu. Namun setelah 3 hari tidak kunjung pulang, keluarga korban akhirnya […]

  • Angin Kencang di Mamasa

    Angin Kencang Terjang Mamasa, Puluhan Rumah Rusak dan Rata Dengan Tanah

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Kariango, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Rabu (30/10/2024) sore kemarin. Akibat peristiwa angin kencang di Mamasa itu, puluhan rumah warga rusak parah hingga sebagian lainnya roboh dan rata dengan tanah. Insiden mengerikan ini menimbulkan kepanikan warga. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sejumlah warga […]

  • Kades Tanambuah Diperiksa Inspektorat

    Dugaan Korupsi Kades Masuk Penyidikan, BPD Tanambuah Buka Posko Pengaduan

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanambuah tengah membuka posko pengaduan masyarakat buntut dari dugaan kasus korupsi yang melilit Kepala Desa. Ketua BPD Tanambuah, Masjidi menyebut, posko pengaduan itu merupakan upaya untuk merespon penyidikan kasus yang tengah dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Mamuju. “Dengan adanya posko pengaduan ini, kami berharap masyarakat merasa lebih nyaman dan […]

expand_less