Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Warga di Majene Serukan Penolakan Tambang Pasir di Pesisir Tubo Poang dan Salutambung

Warga di Majene Serukan Penolakan Tambang Pasir di Pesisir Tubo Poang dan Salutambung

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAJENE, Mekora.id – Rencana eksploitasi tambang pasir di kawasan Sungai Tubo dan pesisir Desa Tubo Poang serta Desa Salutambung, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), menuai penolakan luas dari masyarakat setempat. Aktivitas pertambangan yang akan dijalankan oleh PT Baqba Lembang Tubo sejak pertengahan 2024 itu dinilai mengancam kelestarian lingkungan dan mengabaikan hak masyarakat lokal.

Warga pesisir Tubo dan Salutambung, Aco Nursamsu. menyebut, perusahaan tambang tidak melakukan proses sosialisasi secara transparan. Banyak pihak terdampak, khususnya nelayan, tidak dilibatkan dalam pembicaraan awal. Sungai Tubo sendiri merupakan wilayah yang memiliki nilai historis dan ekologis penting bagi masyarakat Tubo dan Salutambung.

“Tidak ada pemberitahuan dan panggilan kalau ada pertemuan,” ujar Aco Kepada Mekora.id, kamis (15/5/2025) siang.

Menurut Aco pemasangan plang perusahaan tambang secara sepihak pada 14 Mei 2025 di wilayah Dusun Salutambung Barat menambah keresahan warga. Aco menilai langkah tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap hak masyarakat lokal.

“Kami warga Dusun Salutambung Barat, sama sekali tidak tahu akan dilakukan pertambangan pasir di muara sungai Tubo-Salutambung,” ujar Aco.

Lebih jauh, Aco mengkhawatirkan kerusakan ekologis yang akan ditimbulkan. Dalam dua dekade terakhir, dua perusahaan tercatat pernah melakukan penambangan di kawasan ini, yakni PT Karya Mandala Putra (2006) dan PT Tri Tunggal Utama (2014). Kedua kegiatan tambang tersebut meninggalkan kerusakan serius, termasuk penurunan populasi ikan penja yang endemik dan abrasi sungai.

“Banjir bandang yang terjadi pada tahun 2022. Menghapus 22 rumah warga di Sambalagia, Desa Salumbung, sebagai bukti nyata dari rusaknya Sungai Tubo akibat eksploitasi,” ungkap Aco.

Sebagai bentuk respons, warga Desa Tubo Poang dan Desa Salutambung yang terdiri dari tokoh adat, pemuda, petani, dan nelayan, menyatakan sikap tegas:

1. Mendesak PT Baqba Lembang Tuho menghentikan seluruh rencana pertambangan di muara Sungai Tubo dan pesisir Salutambung.
2. Mendesak Pemerintah Kabupaten Majene dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk menghentikan proses pengajuan WIUP dan IUP oleh perusahaan.
3. Mendesak pemerintah mencabut status Sungai Tubo sebagai Kawasan Peruntukan Pertambangan.
4. Meminta pengakuan dan perlindungan atas wilayah tangkap nelayan di muara dan pesisir Tubo – Salutambung.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda ditikam gara-gara injak kaki

    Cuma Karena Injak Kaki, Pemuda di Mamuju Kena Tikam

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seorang pemuda di Mamuju, Sulawesi Barat, berinisial HY (19) tidak berkutik setelah dibekuk polisi di tempat persembunyiannya, setelah menikam seorang pemuda lain di salah satu Wisma di Jl. Andi Depu, pada 2 Mei 2024 lalu. Menurut Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Jamaluddin, peristiwa itu terjadi ketika pelaku dan korban berada di depan […]

  • Kapus Ranga-Ranga Mamuju

    Dieksekusi, Jaksa Jebloskan Kapus Ranga-Ranga ke Rutan Mamuju

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 177
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Terpidana kasus pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Puskesmas (Kapus) Ranga-Ranga, Hamzah, kini akhirnya dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, pada Rabu, (20/11/2024). Kasi Intel Kejari Mamuju, Antonius, kepada wartawan eksekusi Kapus Ranga-Ranga dengan terpidana Hamzah itu dilaksanakan pada Pukul 10.00 WITA. Hamzah kini telah dijebloskan ke Rumah Tahanan Mamuju untuk […]

  • gas LPG Mamuju

    LPG 3 Kilo di Mamuju Langka, Tembus 30 Ribu per Tabung

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 277
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – LPG 3 kilo kini kembali langka di pasaran, hal itu dikeluhkan warga. Di Kota Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), harganya bahkan melambung hingga Rp 30 ribu per tabung. Menurut warga, langkanya LPG 3 kilo itu di Kota Mamuju telah dirasakan sejak dua pekan belakangan. Warga mengaku kesulitan mendapatkan gas melon itu. Jika pun […]

  • Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin

    Begini Reaksi DPRD Sulbar Saat Terima Jawaban Pj Gubernur Bahtiar atas Nota Keuangan Ranperda APBD Perubahan 2024

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 83
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) mengadakan Sidang Paripurna, untuk mendengarkan jawaban Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD atas Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Perubahan 2024, pada Selasa (27/08/2024). Dalam sidang tersebut, Bahtiar menegaskan beberapa poin penting terkait perubahan APBD. Salah satunya adalah fokus untuk meningkatkan pertumbuhan […]

  • Pelayaran Tanjung Silopo

    Selangkah Lagi Tanjung Silopo Jadi Akses Ekonomi Sulbar-Malaysia

    • calendar_month Jumat, 27 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 199
    • 0Komentar

    BRUNEI, mekora.id – Pemprov Sulbar bersama Pemkab Polman bertemu dengan Pengarah Jabatan Laut Negeri Sabah, Malaysia. Jumat (27/10/2023). Pertemuan itu menjajaki progres kesiapan pelayaran perdana internasional dari Tanjung Silopo, Polman, Sulbar menuju Pelabuhan Lahad Datu, Sabah, Malaysia. Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh, memberikan penguatan terkait legal standing operasional Tanjung Silopo dalam persiapan pelayaran […]

  • Demo IMM STAIN Majene

    IMM Stain Majene Demo Pemkab, Pertanyakan Nasib BPJS PBI Tertunggak dan Seleksi PPPK

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 206
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Sejumlah mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STAIN Majene, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Majene, pada Rabu, (22/1/2025). Dalam aksinya, IMM STAIN Majene menyoroti persoalan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS yang belum dibayarkan pemerintah daerah sejak 2023 lalu. “Kami mempertanyakan mengapa sampai saat ini tidak ada kejelasan terkait BPJS […]

expand_less