Sosok ‘El Mencho’, Raja Narkoba CJNG Tewas Ditembak Tentara Meksiko
- account_circle mekora.id
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Nemesio Oseguera Cervantes, bos Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) yang dikenal dengan julukan “El Mencho”, tewas setelah bentrokan dengan militer Meksiko pada Minggu (22/2/2026) waktu setempat. Ia meninggal dalam usia 59 tahun.
Dilaporkan AFP, Oseguera terluka dalam operasi militer di Tapalpa, negara bagian Jalisco. Ia sempat diterbangkan ke Mexico City untuk mendapatkan perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong.
Nama Nemesio Oseguera Cervantes selama ini dikenal sebagai salah satu gembong narkoba paling berpengaruh di Meksiko. Ia memimpin Kartel Jalisco Nueva Generacion (CJNG), organisasi kriminal yang dalam beberapa tahun terakhir disebut-sebut sebagai kartel terkuat di negara tersebut.
Oseguera kerap dibandingkan dengan dua tokoh besar kartel sebelumnya, yakni Joaquin Guzman alias “El Chapo” dan Ismael Zambada. Kedua nama itu kini mendekam di penjara Amerika Serikat.
Dari Michoacan hingga Bangun CJNG
Oseguera lahir di Aguililla, negara bagian Michoacan, wilayah yang dikenal sebagai pusat produksi ganja ilegal sejak lama. Saat muda, ia sempat beremigrasi ke Amerika Serikat, namun ditangkap karena kasus perdagangan heroin, dipenjara, lalu dideportasi ke Meksiko.
Sepulangnya ke tanah air, ia bergabung dengan kartel Milenio. Konflik internal memaksanya berpindah dan kemudian membentuk kelompok bersenjata yang dikenal sebagai Matazetas pada 2009, bekerja sama dengan Kartel Sinaloa untuk melawan Los Zetas.
Tak lama kemudian, ia mendirikan CJNG dan memperluas pengaruhnya ke berbagai negara bagian. Setelah penangkapan dan ekstradisi para pesaingnya ke AS, CJNG berkembang menjadi kekuatan dominan dalam jaringan narkotika Meksiko.
Tahun lalu, Departemen Luar Negeri AS menetapkan CJNG sebagai organisasi teroris. Washington menuduh kelompok tersebut terlibat dalam perdagangan fentanyl, penyelundupan migran, pemerasan, pencurian minyak dan mineral, serta perdagangan senjata.
Pengamat narkotika Jose Reveles menyebut Oseguera dikenal memiliki karakter agresif dan kerap menantang langsung aparat negara, berbeda dengan kartel lain yang lebih memilih pendekatan defensif.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News

Saat ini belum ada komentar