Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Siswi SMP Korban Pengeroyokan di Bonehau Kini Dirawat di Rumah Sakit

Siswi SMP Korban Pengeroyokan di Bonehau Kini Dirawat di Rumah Sakit

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Siswi SMP berinisial NM (15) yang menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pelajar tingkat SMA di Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, kini menjalani perawatan di rumah sakit pasca insiden yang terjadi pada Kamis (7/5/2026).

Pihak keluarga korban, Yustus, menuturkan bahwa korban mengalami sejumlah luka lebam di tubuhnya akibat pengeroyokan tersebut.

Berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka lebam di bagian punggung kiri, bekas gigitan di punggung kanan, serta luka lebam di bagian perut yang disebut paling parah. Korban bahkan sempat mengalami mual hingga akhirnya dirawat di Rumah Sakit Mitra Manakarra Mamuju sejak Kamis malam.

“Korban mengalami luka lebam di punggung kiri, ada juga bekas gigitan, dan paling parah di bagian perut. Bahkan tadi pagi sempat mual,” ungkap Yustus saat ditemui wartawan di RS Mitra Manakarra Mamuju, Jumat (8/5/2026).

Ia mengatakan saat ini pihak rumah sakit masih melakukan observasi untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi korban.

“Adik kami saat ini masih berada di UGD dan kami sedang menunggu hasil observasi dari dokter,” jelasnya.

Yustus mengungkapkan, sebelum pengeroyokan terjadi, para terduga pelaku diduga terlebih dahulu membuat grup WhatsApp dan mengundang korban ke dalam grup tersebut.

Di dalam grup itu, korban disebut mengalami perundungan hingga diajak bertemu untuk berduel.

“Para pelaku membuat grup WhatsApp lalu mengundang korban. Di grup yang berisi empat orang itu, korban dihina dan diajak bertemu,” katanya.

Menurutnya, keesokan harinya para pelaku bersama sejumlah rekannya kemudian mencegat korban di jalan poros antara Desa Salutiwo dan Pabettengan, Desa Bonehau sekitar pukul 12.00 WITA saat korban pulang sekolah.

Korban disebut sempat dipukul saat masih berada di atas sepeda motor.

Pengeroyokan itu bahkan diduga dilakukan di dua lokasi berbeda. Para pelaku disebut berpindah tempat setelah ada warga yang melintas di lokasi pertama.

“Pengeroyokan dilakukan dua kali. Mereka pindah dari lokasi pertama setelah ada warga melihat, lalu melanjutkan lagi di tempat yang lebih sepi,” jelas Yustus.

Pihak keluarga sangat menyayangkan kejadian tersebut, terlebih korban kini mengalami trauma akibat dugaan pengeroyokan dan perundungan yang dialaminya.

“Kami sangat menyesalkan peristiwa ini, apalagi ada dugaan perundungan sebelum kejadian. Bahkan ada pelaku yang menggunakan alat untuk memukul korban dan itu diduga sudah direncanakan,” ujarnya.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapemperda DPRD Provinsi Sulawesi Barat Tindak Lanjuti Hasil Fasilitasi Kemendagri RI Terhadap Ranperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi.

    Bapemperda DPRD Sulbar Tindak Lanjuti Hasil Fasilitasi Kemendagri Terhadap Ranperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali menggelar rapat untuk menindaklanjuti hasil fasilitasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, pada Selasa, 11 Maret 2025. Rapat ini bertujuan memastikan bahwa Ranperda yang akan diusulkan sudah sesuai dengan ketentuan hukum yang […]

  • Usai Pengambilan Sampel, Distapang Sulbar: Pangan Segar Di Pasar Tradisional Polman Aman di Konsumsi

    Usai Pengambilan Sampel, Distapang Sulbar: Pangan Segar Di Pasar Tradisional Polman Aman di Konsumsi

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Beye
    • visibility 92
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Setelah pengambilan sampel beberapa bahan pangan di Kabupaten Polewali Mandar oleh Dinas Ketahanan Pangan Sulbar sudah ada hasilnya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar Abdul Waris Bestari mengatakan dari hasil pemeriksaan sampel pangan segar asal tumbuhan di Kabupaten Polman negatif atau tidak terdeteksi residu pestisida. “Semua sampel yang di uji hasilnya, Alhamdulillah, NEGATIF” […]

  • Impor AS

    Perjanjian Dagang : Indonesia Wajib Impor Barang AS Rp558,5 Triliun

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 627
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Pemerintah Indonesia wajib melakukan impor barang asal Amerika Serikat (AS) senilai US$33 miliar atau sekitar Rp558,5 triliun (kurs JISDOR 19 Februari 2026 Rp16.925 per dolar AS). Kewajiban tersebut menjadi salah satu klausul utama dalam perjanjian dagang terbaru antara Indonesia dan AS. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengonfirmasi dokumen kesepakatan bertajuk Toward […]

  • Karang Taruna Mamuju

    Karang Taruna Mamuju Sukses Laksanakan Bimtek Medsos Untuk Anggota Dari 68 Desa

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Karang Taruna Kabupaten Mamuju, sukses melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Media Sosial (Medsos). Kegiatan itu di laksanakan selama tiga hari, yang di tutup dengan rangkaian ramah tama. Kegiatan ini terlaksana di Pantai Malauwa, Desa Tapandullu, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, pada, Kamis, (11/7/2024). Sekretaris Karang Taruna Mamuju, Andi Wahyu Manakarra mengatakan, Bimtek itu […]

  • Kapolres Mamuju Tengah AKBP Hengky Kristanto Abadi

    Polres Mamuju Tengah Perketat Pengamanan Pilkada 2024, Siagakan 250 Personel  

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Mateng, Mekora.id – Memasuki masa pendaftaran Pilkada 2024, Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah memperketat pengamanan. Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Hengky Kristanto Abadi, mengatakan Operasi Pengamanan Pemilu akan dimulai pada 27 Agustus hingga 31 Desember 2024, atau berlangsung selama 127 hari. “Kekuatan keseluruhan personel yang akan diturunkan sebanyak 250 orang,” ujar Hengky saat ditemui di ruang […]

  • Tabung gas di Mamuju Langkah

    Elpiji 3 Kg di Mamuju Langka, Tembus 30 Ribu Per Tabung

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 265
    • 4Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Elpiji 3 Kg (Kilogram) di Mamuju, Sulawesi Barat, kini sedang langkah dan sulit didapatkan. Akibat kelangkaan tabung hijau itu, warga terpaksa berebut dan mengantri pada sejumlah agen dan penjual untuk mendapatkan tabung 3 kg itu. Salah satu konsumen, Fajar mengatakan, kelangkaan tabung 3 kg itu telah ia rasakan sejak sepekan terakhir. Bahkan […]

expand_less