Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Segel Kantor Desa, Warga Tanambuah Sebut Kades Korupsi Hingga Salah Gunakan Jabatan

Segel Kantor Desa, Warga Tanambuah Sebut Kades Korupsi Hingga Salah Gunakan Jabatan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Sekira 200 orang masyarakat di Desa Tanambuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berunjuk rasa dan menyegel Kantor Desa, Kamis (18/4/2024).

Menurut Koordinator Aksi, Firka, hal itu dilakukan buntut kekecewaan warga atas kepemimpinan Kepala Desa, Muh. Nasrullah, semenjak menjabat dua tahun silam.

Firka menyebut, sejak Kepala Desa menjabat, berbagai permasalahan bermunculan, termasuk dugaan penyelewengan dana desa sejak 2022 dan 2023.

Selain itu, Kepala Desa juga diduga menyalahgunakan jabatan dengan tidak melakukan pelayanan administrasi dengan baik kepada warganya. Kata Firka, Kepala Desa juga dituding melakukan diskriminasi pembangunan di Desa, serta tidak

“Tidak transparansinya dalam penggunaan dana desa yang terindikasi praktek korupsi, ketidakadilan dalam pembagian program-program pembangunan serta pelayanan sosial dasar masyarakat diabaikan, belum lagi tabiat Kepala Desa Tanambuah yang senang gonta ganti perangkat desa, sebagai strategi menilap gaji perangkat desa yang diberhentikan,” kata Firka.

Untuk itu, mereka menuntut Kepala Desa mundur dari jabatan dan meminta aparat penegak hukum (APH) segera memproses dugaan praktik korupsi yang dilakukan Kepala Desa.

“Lebih dari 95 % warga desa tanambuah merasa sedang tidak ber-Desa, tentu kondisi diatas bukan tuduhan tanpa dasar sehingga kami masyarakat desa tanambuah sudah muak dan marah,” tutur Firka.

Berikut tuntutan dan pernyataan sikap Warga Desa Tanambuah :

1. Tidak transparansi dalam pengelolaan DD dan ADD kepada Masyarakat dan terindikasi besar terjadinya praktek Korupsi / penyalahgunaan Anggaran.
2. Adanya Indikasi Markup Anggaran pada pelaksanaan kegiatan pembangunan Tahun Anggaran 2022 dan tahun 2023.
3. Adanya pemotongan dan tidak diberikannya 100% hak masyarakat  seperti pada Program BLT, Program ketahanan pangan dan Bantuan sosial lainnya
4. Penyelenggara Pemerintahan Desa sewenang-wenang menabrak segala aturan dan tanpa mempertimbangkan aspirasi dan pelibatan dari masyarakat.
5. Penyalahgunaan Kewenangan dengan mencabut hak masyarakat dalam mengakses Pendidikan ( menutup paksa sekolah PAUD ) dan  akses kesehatan ( mencabut paksa BPJS masyarakat )
6. Penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi dengan menjalankan program yang tidak prioritas dan terkesan memperkaya diri.
7. Praktek Maladministrasi diluar kewenangan kepala desa dengan mengeluarkan surat dan pernyataan pemecatan kepada Nakes Desa, Anggota BPD dan Aparat Desa.

Tuntutan warga Desa Tanambuah Kepala Desa :

1. Mendesak Inspektorat Kabupaten Mamuju, merampungkan proses Audit Realisasi APBDesTanambuah Tahun Anggaran 2022 dan Tahun Anggaran 2023 yang didalamnya terindikasi penyalahgunaan Anggaran yang cukup Masif dan adanya Rekayasa dalam LPJ APBDes.
2. Mendesak Tipikor Polresta Mamuju dan Kejaksaan Negeri Mamuju segera melakukan Tindakan Hukum sesuai kewenangan yang dimiliki.
3. Mendesak Bupati Mamuju untuk memberhentikan Muh. Nasrullah sebagai Kepala Desa Tanambuah.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sahdan Husian, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan

    Keluarga Soroti Lambannya Penanganan Kasus Pengeroyokan Perempuan di Mamuju Tengah

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 25
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang perempuan yang bekerja sebagai penjaga portal rumah sakit di Kabupaten Mamuju Tengah kembali menjadi sorotan. Peristiwa yang terjadi pada 27 Januari 2026 itu viral di media sosial, namun hingga kini pelaku disebut belum diamankan. Keluarga korban, Sahdan Husain, menyampaikan kekecewaan atas lambannya proses hukum. Ia menyebut […]

  • RDP PDAM Mamuju

    PDAM Mamuju Dicecar DPRD, Air Mampet Tapi Tagihan Lancar

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Penyedia layanan air bersih PDAM Tirta Manakarra Mamuju mendapat sorotan tajam dari anggota DPRD Kabupaten Mamuju dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (2/6/2025), menyusul krisis air bersih yang telah berlangsung selama sebulan terakhir di Kota Mamuju dan sekitarnya. RDP yang berlangsung sekitar tiga jam itu berlangsung dengan sejumlah pertanyaan yang dicecar Komisi […]

  • Gubernur Sulbar Temui BNPB

    Dana Stimulan Gempa Tahap II Mandek, Gubernur Sulbar Temui Kepala BNPB

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 74
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mekora.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), bertemu dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayor Jenderal TNI Suharyanto, di Jakarta untuk membahas percepatan penyaluran dana stimulan tahap II bagi korban gempa bumi 2021 di Kabupaten Mamuju dan Majene. Pertemuan tersebut merupakan bentuk komitmen Gubernur Sulbar dalam memperjuangkan hak masyarakat yang hingga […]

  • Foto rilis Humas Pemprov Sulbar yang hiprotes warga.

    Warga Keberatan ke Humas Pemprov Sulbar, Foto Bantuan Kambing Dijadikan Sampul Rilis Bantuan Kakao

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebuah rilis berita dari Humas Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) menuai protes setelah menggunakan foto penyerahan bantuan kambing sebagai sampul berita mengenai pemeriksaan bantuan bibit kakao pada Selasa, 9 September 2025. Ardi Basri, salah satu penerima bantuan ternak kambing, menyatakan keberatan. Menurutnya, penggunaan foto yang tidak sesuai dengan isi berita menimbulkan kebingungan di […]

  • RSUD Mamasa

    RSUD Kondosapata Mamasa Hentikan Pelayanan Poli, Diduga Kehabisan Bahan Pakai

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 181
    • 3Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), kembali menjadi perbincangan hangat sejumlah Warganet. Itu menyusul beredarnya pengumuman yang dikeluarkan rumah sakit tersebut menghentikan layanan poli akibat kehabisan bahan habis pakai. “Sehubungan karena tidak tersedianya bahan habis pakai (BHP), stok obat-obatan formularium JKN, radiologi dan readen laboratorium serta […]

  • PHS dan Lukman Said

    Menanti Duet PHS dan Lukman Said, Paslon Ketiga di Pilkada Sulbar 2024?

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 83
    • 1Komentar

    JAKARTA, mekora.id – Figur bakal calon gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Prof Husain Syam (PHS), intens membangun komunikasi politik dengan tokoh PDI Perjuangan. Hal itu setelah eks Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) itu bertemu dengan figur politik PDIP Sulbar, Lukman Said, di Jakarta, pada, Selasa, 13 Agustus 2024 malam. Menurut Lukman Said, pertemuan itu banyak membahas […]

expand_less