Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Mamasa » Ruslan D Pandayai di Sespa dan Menerka Calon Pendaming di Pilkada Mamasa

Ruslan D Pandayai di Sespa dan Menerka Calon Pendaming di Pilkada Mamasa

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 16 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMASA, mekora.id – Suasana Pilkada di Mamasa kian menghangat, hal itu nampak saat sejumlah masyarakat menyambut hangat kehadiran kader PDI Perjuangan, Ruslan D Pandayai, dalam sejumlah pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat di Mamasa.

Dalam Pertemuan yang dilakukan di Desa Orobua Induk, Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Selasa, (16/04/2024) sejumlah pertanyaan muncul dari pada tokoh-tokoh masyarakat.

Mereka meminta, Ruslan D Pandayai untuk  bisa menghadirkan pemerataan pembangunan di Kabupaten Mamasa. Hal tersebut dikarenakan saat ini menurut mereka mulai dari infrastruktur hingga roda ekonomi tidak lagi berjalan baik.

“Sejujurnya dalam beberapa tahun ini, kami sangat merasakan ketimpangan di Mamasa, mulai dari infrastruktur dan tidak adanya perputaran uang hingga membuat kami pengusaha kecil gulung tikar,” kata Yohanes, warga Orobua Induk kepada Ruslan.

Hal lain yang juga dibahas oleh dalam pertemuan itu, yakni siapa yang bakal jadi pendamping kader PDI Perjuangan itu maju dalam Pilkada Mamasa.

Menurut John Pampang Barana, hal itu penting agar niat Ruslan maju dalam Pilkada dapat berjalan baik.

“Setelah mengetahui niat Pak Ruslan untuk maju dalam Pilkada Mamasa, yang ingin saya tanyakan adalah apakah sudah ada ancang-ancang untuk menggandeng 02,” tanya Jhon Pampang Barana.

Menjawab kegelisahan tokoh-tokoh masyarakat di Mamasa, Ruslan menegaskan, siap maju dalam Pilkada Mamasa sebagai bakal calon Bupati dengan resiko apapun.

Dia mengatakan, pembangunan infrastruktur yang merata tanpa membeda-bedakan wilayah menjadi prioritasnya.

Selain itu, tuntutan kewirausahaan juga disebut Ruslan sangat perlu dibangun untuk menunjang ekonomi masyarakat Mamasa.

“Soal pemerataan pembangunan, itu yang menjadi fokus kita. Jangan ada yang terlalu sering dapat perhatian lebih, tetapi yang daerah-daerah lain tertinggal. Kemerdekaan yang sesungguhnya belum kita miliki, akibat adanya keberpihakan,” ungkap Ruslan.

Sementara untuk bakal calon wakil pendampingnya, Anggota DPRD Sulbar itu menjawab, saat ini baru dalam tahap sosialisasi. Sehingga akan sendirinya dalam proses kedepan akan terjawab.

“Untuk saat ini kita baru tahap sosialisasi, untuk calon pendamping tentu kita akan amati terus kedepannya,” ungkapnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran di Tawalian Mamasa

    Rumah Nenek Lansia di Mamasa Hangus Dilalap Si Jago Merah

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 208
    • 1Komentar

    MAMASA, mekora.id – Rumah Levina Lola (70) seorang lansia di Limbong Lopi, Kelurahan Tawalian, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, dilahap sijago merah hingga rata dengan tanah. Kejadian itu sekitar pukul 16:30 WITA, Senin, (02/10/2023). Kepala Lingkungan Limbong Lopi, Yohanis menyebut, saat kejadian, Perempuan rentah ini sedang tidak berada dirumah. Dia sedang mencari pakan ternaknya. […]

  • Penyerahan SK Perubahan TK jadi Negeri

    Penantian Puluhan Tahun, Akhirnya TK Berstatus Negeri Dibawahi Pemkab Mamuju

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 128
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sebanyak 24 sekolah taman kanak-kanak se-Kabupaten mamuju, akhirnya diubah statusnya dari swasta menjadi sekolah negeri dibawah naungan pemerintah kabupaten mamuju. Ceremony peresmian perubahan status TK ini, dilakukan di Gelanggang Olahraga (GOR) yang juga menjadi kantor sementara Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju, pada, Senin, (1/4/2024). Dalam sambutannya, Bupati Mamuju, Sutinah […]

  • total token listrik diskon 50 persen

    Berapa Total Token Listrik Diskon 50 Persen yang Bisa Diisi Perbulan?

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 490
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Mulai 01 Januari 2024, PT PLN (Persero) memastikan paket ekonomi stimulan yakni tarif listrik diskon 50 persen telah dapat dinikmati. Pemberlakuan itu untuk pelanggan kategori R alias pengguna Rumah Tangga selama dua bulan hingga Februari 2025. Manager PLN UP3 Mamuju, Manihar Hutajulu, menuturkan pelanggan yang masuk sebagai kategori R dengan daya 2200 […]

  • Demo Mahasiswa di Unimaju

    Mahasiswa Unimaju Demo dan Segel Kampus, Sebut Biaya Studi Banding Tak Realistis

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 228
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) melakukan aksi demonstrasi di Kampus II, Jl. Baharudin Lopa, Mamuju, Selasa (21/01/2025). Para demonstran yang tergabung dalam “Mahasiswa Unimaju 22 menggugat”, membakar ban bekas dan menghamburkan kursi di pelataran kampus. Aksi itu sebagai bentuk protes terhadap kebijakan studi banding yang jauh, hingga biayanya dinilai mencekik mahasiswa. […]

  • Wagub Sulbar

    Wagub Sulbar Minta Seluruh Aset Daerah Dicatat dan Pertanggungjawabkan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 88
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga, kembali menegaskan seluruh aset daerah didata. Hal itu ia sampaikan saat rapat bersama dengan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu , (9/4/2025). Salim S Mengga mengingatkan, seluruh Kepala OPD penting untuk mempertanggungjawabkan dan mencatat seluruh aset yang dimiliki di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulbar. “Tidak […]

  • Kepala Dinas Pendidikan Mamuju, Murniani

    Kepala Disdikpora Mamuju Kutuk Aksi Bejat Pelecehan Santri

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 82
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah Pondok Pesantren (Ponpes) terhadap santriwati di Mamuju, dikutuk ramai-ramai para tokoh. Tak terkecuali Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju, Murniani. Dia mengaku, geram setelah mendengar kabar adanya oknum Kepala Sekolah Ponpes itu. Dia menyebut perbuatan itu sungguh tidak dapat […]

expand_less