Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » Pria di Tinambung Dikeroyok 15 Orang Justru Dilapor Balik, Kuasa Hukum : Sangat Janggal

Pria di Tinambung Dikeroyok 15 Orang Justru Dilapor Balik, Kuasa Hukum : Sangat Janggal

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

POLMAN, Mekora.id – Kasus dugaan pengeroyokan di Jl. Ammana Wewang, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menuai sorotan publik. Pasalnya, hingga kini belum ada satu pun pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka, meski laporan telah dilayangkan sejak Februari 2026.

Korban, Muh. Resyapahlevi Mahmud bersama keluarganya, diduga menjadi sasaran penganiayaan oleh sekitar 15 orang pada Minggu dini hari, 15 Februari 2026, tepat di depan rumahnya.

Peristiwa bermula saat korban sedang duduk menunggu mobil pick-up penjemput beras. Situasi kemudian berubah ketika sekelompok pemuda datang dan diduga melakukan provokasi hingga berujung pengeroyokan.

Dalam video yang beredar, korban tampak dipukul da6n diinjak oleh sejumlah pelaku. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian dada, sementara anggota keluarganya juga mengalami luka memar.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Polewali Mandar melalui dua laporan polisi, yakni STTLP/B/65/II/2026 dan STTLP/B/67/II/2026. Namun, hingga kini proses hukum disebut belum naik ke tahap penyidikan.

Kuasa hukum korban dari Kantor Hukum HJ BINTANG & PARTNERS, Aco Andi, menyayangkan lambannya penanganan perkara tersebut.

“Klien kami dikeroyok di depan rumahnya sendiri. Ada video, CCTV, dan saksi, tetapi sampai sekarang belum ada tersangka,” ujarnya.

Aco juga menyoroti adanya kejanggalan dalam penanganan kasus ini. Ia menyebut, selain laporan korban yang belum diproses maksimal, justru muncul indikasi kliennya berpotensi diarahkan menjadi tersangka.

Ia juga mengungkap adanya dugaan upaya pelaporan balik terhadap korban setelah sejumlah terduga pelaku sempat diamankan dan kemudian dilepaskan.

Menurutnya, peristiwa tersebut bukan perkelahian, melainkan dugaan penganiayaan secara bersama-sama.

“Klien kami tidak menyerang siapa pun. Mereka didatangi lalu dikeroyok. Jika ada perlawanan, itu bentuk pembelaan diri,” katanya.

Pihak kuasa hukum mendesak aparat segera menaikkan status perkara ke tahap penyidikan, menetapkan para pelaku sebagai tersangka, serta menghentikan dugaan kriminalisasi terhadap korban.

“Negara tidak boleh kalah oleh kekerasan jalanan. Hukum harus hadir,” tegasnya.

Belum ada konfirmasi terkait berita ini ke Polres Polewali Mandar, laman ini akan megupdate perkembangan terkait hal ini.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • 12 Jam Bertahan, Massa Aliansi Tolak Tambang Pasir Bubarkan Diri Usai Gubernur Sulbar Janji Buka Dialog

    12 Jam Bertahan, Massa Aliansi Tolak Tambang Pasir Bubarkan Diri Usai Gubernur Sulbar Janji Buka Dialog

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 206
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Setelah 12 jam bertahan di Kantor Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), massa pengunjuk rasa dari Aliansi Rakyat Tolak Tambang Pasir akhirnya membubarkan diri pada Pukul 22.20 WITA, Senin (5/5/2025) malam. Koordinator Aksi, Sulkarnain, mengatakan hal itu setelah adanya negosiasi dengan Gubernur Sulawesi Barat yang berjanji membuka dialog dengan warga setelah kembali dari Jakarta […]

  • Pengerdar Narkoba di Mamuju

    Polresta Mamuju Tangkap 8 Pengedar Narkoba Dalam Dua Bulan, Satu ASN Kemenag Sulbar

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 251
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Aparat Polresta Mamuju menangkap delapan tersangka penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang dalam enam kasus berbeda sepanjang Januari hingga Februari 2026. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Mapolresta Mamuju, Selasa (3/3/2026), yang dipimpin langsung Kapolresta Mamuju, Ferdyan Indra Fahmi. Kapolresta Mamuju mengatakan, delapan tersangka itu merupakan pengerdar yang diamankan dari enam kasus […]

  • pink green

    Kampanye “Brave Pink Hero Green” yang Ramaikan Media Sosial, Ini Maknanya

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Mekora.id – Dalam beberapa hari terakhir, linimasa media sosial di Indonesia diramaikan oleh kampanye “Brave Pink Hero Green”. Ribuan warganet mengganti foto profil mereka dengan tone dua warna—pink dan hijau—sebagai bentuk solidaritas. Salah satu kreator generator kampanye ini, Anang Marjono, menjelaskan bahwa pemilihan warna terinspirasi dari simbol-simbol yang muncul dalam aksi demonstrasi. “Warna pink diambil […]

  • Barang bukti Rokok Ilegal di Sulbar

    Polda Sulbar Sita 13 Ribu Bungkus Rokok Ilegal Berbagai Merek, Ini Daftarnya

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 309
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) berhasil mengungkap peredaran 13.600 bungkus rokok ilegal dari berbagai merek. Barang bukti tersebut ditemukan dalam 17 dus dan berjumlah total 272.000 batang rokok. Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers di Mapolda Sulbar, Rabu (28/5/2025). Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar menjelaskan, kasus ini bermula dari […]

  • Musda Polman Disebut Akal Bulus Untuk Memuluskan Adik Demisioner Melenggang Jadi Ketua Kwarda Sulbar

    Musda Polman Disebut Akal Bulus Untuk Memuluskan Adik Demisioner Melenggang Jadi Ketua Kwarda Sulbar

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 157
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Presidium Sidang Musyawarah Daerah (Musda) ke-3 Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Sulawesi Barat (Sulbar), melayangkan mosi tidak percaya untuk pelaksanaan Musda di Polewali Mandar (Polman) yang digelar hari ini, Sabtu (09/09/2023). Presidium sidang Musda ke-3 Mamasa, Busman Rasyd mengatakan, pelaksanaan Musda di Polman merupakan wujud membangun dinasti di Kwarda Pramuka Sulawesi Barat. Hal […]

  • Kebakaran di Balanipa Polman

    Kebakaran Hebat Landa Pemukiman Padat di Balanipa Polman, 29 Rumah Ludes-Satu Korban

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 385
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu malam (28/2/2026). Sedikitnya 29 unit rumah dilaporkan ludes dilalap api, sementara satu warga meninggal dunia. Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.30 WITA, saat sebagian warga tengah melaksanakan salat Tarawih. Api disebut cepat membesar karena mayoritas […]

expand_less