Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Operasi Pencarian Dihentikan, 2 Korban Kapal Tenggelam di Sumare Belum Ditemukan

Operasi Pencarian Dihentikan, 2 Korban Kapal Tenggelam di Sumare Belum Ditemukan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Pencarian 2 korban hilang kapal tenggelam Bigetron GT-6 di lepas pantai Sumare, perairan Tanjung Rangas Mamuju, hingga pencarian hari ke-7 masih nihil.

Korban bernama Ahmad (Laki-laki) dan Rusiani (Perempuan) hingga hari terakhir pencarian dinyatakan hilang oleh Tim Gabungan Basarnas, setelah operasi pencarian dinyatakan ditutup pada, Rabu, (27/12/2021) sore.

Kepala Basarnas Mamuju, Muh. Rizal mengatakan penutupan operasi SAR itu dihentikan setelah pencarian selama 7 hari telah mencapai puncak sesuai SOP.

“Sesuai dengan pelaksanaan operasi SAR bahwa pencarian paling lama dilakukan selama 7 hari. Setelah dilakukan briefing dengan semua pihak, korban dinyatakan hilang,” kata Muh. Rizal di Posko SAR.

Selama operasi pencarian, Tim Gabungan dari Basarnas Mamuju, Lanal Mamuju, Syahbandar, dan Polrairud Polda Sulbar, mengerahkan sebanyak 200 personil Gabungan.

Dalam kurun 7 hari pencarian, tim SAR gabungan mengitari areal seluas 800 Nautical Mil atau 1481,6 kilometer. SAR gabungan menggunakan 4 Kapal khusus dan dibantu 14 Kapal Nelayan.

“Selama 7 hari operasi luas areal pencarian 800 Nautical mil, itu sangat luas. Tentu saja kapal kami tidak cukup untuk itu kami dibantu oleh kapal dari Lanal, Syahbandar, dan Polairud.” kata Muh. Rizal.

Selama proses pencarian, SAR gabungan mengaku jika kesulitan melacak keberadaan 2 korban hilang itu lantaran tidak memakai alat keselamatan.

“Kesulitan yang kami alami selama proses pencarian adalah korban tidak memakai alat keselamatan saat kecelakaan, karena kita hanya bisa melacak objek yang terapung. Sedangkan kedalaman laut berkisar sampai 1 kilometer,” kata Muh. Rizal.

Dengan ditutupnya operasi SAR pencarian itu, Basarnas mengaku tidak memiliki opsi perpanjangan pencarian. Meski begitu, Muh. Rizal menyebut masih akan memantau keberadaan korban melalui radio pantai.

“Kita tidak lagi akan memperpanjang operasi SAR karena telah sesuai maksimum pencarian selama 7 hari. Untuk selanjutnya kami hanya akan memantau melalui radio pantai dengan menghimbau kapal-kapal yang lewat apa bila mendeteksi keberadaan 2 korban hilang itu,” ungkapnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Ambuk di Karama Kalumpang

    Jembatan Gantung di Kalumpang Ambruk Saat Diperbaiki, Sejumlah Warga Luka-luka

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 636
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Jembatan gantung penghubung Desa Karama dan Desa Sandapang, di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, ambruk saat sedang diperbaiki secara swadaya oleh warga, Jumat (2/1/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka-luka. Menurut keterangan warga, kejadian ini terjadi sekitar pukul 11.20 WITA. Jembatan tiba-tiba runtuh setelah kancingan jembatan pengikat tali sling yang digunakan sebagai […]

  • Korupsi DPRD Mamuju

    Babak Baru Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif di DPRD Mamuju, Jaksa Kantongi Nama Calon Tersangka

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dugaan korupsi massal pada perjalanan dinas fiktif di DPRD Kabupaten Mamuju tampaknya akan memasuki babak baru. Hal itu setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju menyebut akan mengembangkan kasus ini. Kepala Kejari Mamuju, Raharjo Yusuf Wibisono, bahkan mengatakan telah mengantongi nama tersangka dalam dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif di DPRD Kabupaten Mamuju. “Saat ini […]

  • PMII Mamuju

    PMII Mamuju Desak Firli Bahuri Dipecat Tidak Hormat

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 202
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju menggelar aksi unjuk rasa untuk memperingati hari anti korupsi dan HAM sedunia, Minggu (10/12/2023). Unjuk rasa itu dilakukan dengan long march melalui rute Jl. Andi Makkasau – Jl. Urip Sumoharjo – Jl. Jend. Sudirman – Simpang 4 Simbuang. Ketua Cabang PMII Mamuju, […]

  • Hilang Terseret Sungai Mamasa

    Pencarian Cucu dan Nenek Terseret Arus Sungai di Mamasa Masih Nihil

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 174
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Dua orang warga hilang terseret arus sungai di Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, hingga pencarian hari kedua belum membuahkan hasil. Pada hari kedua, Senin, (16/3/2025). Komandan Tim Basarnas Mamuju, Devis, mengatakan pencarian dua warga masing-masing Datu La’bi (64) dan cucunya Aprilia (5 tahun) itu dilakukan dengan mengerahkan dua tim SAR. […]

  • Isra Mi'raj NU di Mamuju

    Ratusan Kader NU di Mamuju Gelar Istighosah dan Doa Bersama untuk Keselamatan Daerah

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan kader Nahdlatul Ulama (NU) di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), menggelar istighosah dan doa bersama dalam rangka memperingati Isra Mi’raj serta Hari Jadi NU ke-102 tahun. Acara ini berlangsung di Aula Outdoor Kodim 1418 Mamuju, Jl. Yos Sudarso, pada Senin (3/2/2025) malam. Ketua panitia, M. Khalil Qibran, menyatakan kegiatan yang dihadiri ratusan […]

  • DPRD Sulbar 2024

    Berikut Daftar dan Perolehan 45 Caleg Terpilih DPRD Sulbar 2024

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 454
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Berikut nama-nama 45 calon anggota DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) yang terpilih dalam Pemilu 2024. Data ini kami himpun berdasarkan data D hasil Pleno KPU Sulawesi Barat yang ditutup pada Sabtu 09 Maret 2024 lalu. Dengan hasil itu, setidaknya ada 10 partai yang mengirim Calegnya ke kursi DPRD Sulbar periode 2024-2029. Partai Golkar […]

expand_less