Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Kemiskinan di Sulbar 2024 Turun, Terendah Sejak 2020

Kemiskinan di Sulbar 2024 Turun, Terendah Sejak 2020

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Angka kemiskinan di Sulawesi Barat (Sulbar) per September 2024 menurun ke angkat 10,71 persen. Angka itu turun sebesar 0,50 persen jika dibandingkan pada Maret 2024 lalu.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan pusat statistik (BPS) Sulbar, Rabu, (15/1/2025), angka kemiskinan ini terendah sejak tahun 2020 lalu. Masing-masing pada September 2020 sebesar 11.50 persen, September 2021 sebesar 11,85 persen, September 2022 sebesar 11,92 persen, Maret 2023 sebesar 11,49 persen.

Statistisi BPS Sulbar, Sri Mulyani, menjelaskan, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2024 sebesar 9,29 persen turun menjadi 8,33 persen pada September 2024. Sementara, penduduk miskin di daerah pedesaan turun dari 11,70 persen turun 0,38 persen poin menjadi 11,32 persen pada September 2024.

“Secara absolut, jumlah penduduk miskin Provinsi Sulbar pada September 2024 sebanyak 155,91 ribu jiwa, mengalami penurunan sebesar 6,28 ribu jiwa jika dibandingkan Maret 2024,” jelas Sry Mulyani.

Menurut BPS, angka kemiskinan di Sulbar dipengaruhi oleh sektor komoditi makanan dengan besaran 77,55 persen. Dimana didominasi oleh konsumsi beras dan rokok baik di perkotaan maupun di pedesaan.

“Pada September 2024 kontribusi komoditi makanan terhadap garis kemiskinan sebesar 77,55 persen,” beber Sri Mulyani.

Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran.

“Dengan pendekatan ini, dapat dihitung Headcount Index, yaitu persentase penduduk miskin terhadap total penduduk,” kata Sry Mulyani.

Perhitungan ini menggunakan metode yang digunakan adalah menghitung Garis Kemiskinan (GK), yang terdiri dari dua komponen, yaitu Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM). Penghitungan Garis Kemiskinan dilakukan secara terpisah untuk daerah perkotaan dan perdesaan.

“Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan,” pungkasnya.

Berikut data BPS persentase kemiskinan di Sulbar dari 2020-2024 :

2020 (Maret 10,87 persen – September 11,50 persen)
2021 (Maret 11,29 persen -September 11,85 persen)
2022 (Maret 11,75 persen – September 11,92 persen)
2023 (Maret 11,49 persen)
2024 (Maret 11,21 persen – September 10,71 persen)

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku pembacokan di Wonomulyo

    Pelaku Pembacokan di Wonomulyo Diduga ODGJ, Polisi Dalami Motifnya

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 252
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – Aksi pembacokan mengerikan yang terjadi di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu siang (1/6/2025), menggemparkan warga sekitar. Dua orang menjadi korban, satu di antaranya tewas di tempat, sementara satu lainnya mengalami luka berat. Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, mengungkapkan peristiwa berdarah ini terjadi sekitar pukul 12.30 WITA. Pelaku, […]

  • Tim Sepakbola Sulbar

    Tiga Kali Raih Hasil Imbang, Tim Sepakbola Sulbar Pastikan All Out di Laga Akhir Penyisihan Grub B PON XXI Aceh-Sumut

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Tim sepakbola putra Sulawesi Barat bermain imbang 0-0 melawan Sulawesi Tengah dalam laga lanjutan penyisihan Grup B PON XXI Aceh-Sumut yang berlangsung di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Jumat (6/9/2024) malam. Grup B diisi oleh lima provinsi: Sumatra Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Jawa Tengah. Pada pertandingan pertama, Sulawesi […]

  • KPU tetapkan hasil rekapitulasi perhitungan suara Pilkada 2024.

    Rekapitulasi Kabupaten Rampung, Tina-Yuki Menang Telak di Pilkada Mamuju

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 222
    • 4Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju resmi menetapkan hasil perolehan suara di Pilkada 2024, keputusan itu ditetapkan di Aula Asrama Haji, Mamuju, Jl. Mustafa Kajjol, Jumat, (6/12/2024) sore. Dalam penetapan itu, Pasangan Calon nomor urut satu, Sutinah Suhardi dan Yuki Permana ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Mamuju 2024. Dengan perolehan suara 89.003 atau […]

  • Konferta AJI Mandar

    Konferta V AJI Mandar di Mamasa, Teguhkan Komitmen pada Kepentingan Publik

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MAMASA, Mekora.id – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Mandar, melaksanakan konferensi kota (Konferta) ke-V di kawasan wisata Tondok Bakaru, Mamasa, Sulawesi Barat. Kegiatan ini diagendakan berlangsung selama dua hari dari 24-25 Januari 2025. Ketua Panitia Konferta v AJI Kota Mandar, Semuel Mesa Karaeng, mengungkapkan kegiatan tiga tahunan ini memiliki spirit melahirkan regenerasi yang terus berkomitmen […]

  • Warga Siraun Ditandu 18 Kilometer ke Puskesmas, Kades Harap Ambulans Desa

    Warga Siraun Ditandu 18 Kilometer ke Puskesmas, Kades Harap Ambulans Desa

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Beye
    • visibility 440
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang warga lanjut usia bernama Matius L (65) asal Desa Siraun, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, terpaksa ditandu oleh warga sejauh 18 kilometer menuju Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Peristiwa ini kembali menggambarkan sulitnya akses layanan kesehatan di wilayah pedalaman Kecamatan Kalumpang akibat kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai. […]

  • DPRD Sulbar dan Pemprov Sulbar

    DPRD dan Pemprov Sulbar Rapat Bahas Ranperda Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan Daerah

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – DPRD Provinsi Sulawesi Barat bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengadakan Rapat Koordinasi persiapan harmonisasi dalam rangka penyusunan dan pengkajian terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan Daerah. Rapat ini berlangsung di Hotel Quin Park Mamuju, Rabu, (21/8/2024). Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Abdul Rahim dan […]

expand_less