Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Keluarga Tersangka DC Desak Polisi Bongkar Alur Amunisi Kasus Penembakan Husain di Polman

Keluarga Tersangka DC Desak Polisi Bongkar Alur Amunisi Kasus Penembakan Husain di Polman

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 43 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Keluarga Tersangka Dedi Cahyadi alias DC meminta penyidik membuka secara transparan alur peredaran amunisi dalam kasus penembakan yang menewaskan Husain (35) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Didampingi kuasa hukumnya, Ahmad Udin, keluarga DC mempertanyakan penetapan DC—anggota Ditnarkoba Polda Sulbar—sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan penyuplai amunisi.

Dalam konferensi pers di Mamuju, Minggu (1/3), Ahmad Udin menyebut ada empat oknum polisi yang diperiksa dalam proses penyidikan. Namun hingga kini, baru kliennya yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Dalam proses pemeriksaan ada empat oknum polisi yang dimintai keterangan. Sampai hari ini baru satu yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni klien kami,” ujarnya.

Tiga nama lain yang disebut dalam pemeriksaan masing-masing berinisial S , Q, dan KA. Ketiganya masih berstatus anggota polisi aktif.

Ahmad Udin menegaskan pihaknya tidak menuding ketiga nama tersebut bersalah. Namun ia meminta penyidik Polres Polman bersikap objektif dan menindaklanjuti seluruh fakta yang muncul dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

“Jika klien kami dijerat Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan atau penyuplai amunisi, maka nama-nama yang juga disebut dalam BAP dan diduga terlibat seharusnya turut diproses. Jangan sampai klien kami menjadi satu-satunya pihak yang dijadikan tumbal,” katanya.

Soroti Perbedaan Fisik Amunisi

Kuasa hukum juga menyoroti 47 butir amunisi yang disita dari tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya, terdapat perbedaan fisik antara amunisi yang ditemukan dan keterangan kliennya.

Ia menyebut amunisi di TKP berwarna perak (silver), sementara kliennya mengaku amunisi yang pernah diterima berwarna kuning keemasan.

“Perbedaan ini penting diuji secara ilmiah. Kami belum mengetahui hasil uji laboratorium forensik terkait asal-usul amunisi tersebut,” ujarnya.

Ia menilai uji balistik dan forensik menjadi kunci untuk memastikan apakah ada keterkaitan langsung antara DC dan amunisi yang digunakan dalam penembakan.

Dua Perkara Berjalan Terpisah

Kasus ini merupakan bagian dari penanganan penembakan yang menewaskan Husain di Desa Lagi-Agi, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, pada 20 September 2025.

Dalam perkara penembakan, penyidik telah menetapkan empat tersangka, termasuk Ahmad Faizal (25) yang diduga sebagai pelaku utama. Sementara dalam perkara dugaan kepemilikan senjata api dan amunisi, polisi menetapkan satu tersangka, yaitu DC.

Proses penyidikan perkara amunisi masih berjalan. Berkas perkara diketahui sempat dikembalikan jaksa (P-19) untuk dilengkapi.

Barang Bukti Diamankan

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

  • 1 pucuk senjata revolver
  • 33 butir peluru jenis HS
  • 10 butir peluru jenis VN kecil (6 berisi, 4 kosong)
  • 3 peluru revolver
  • 1 peluru V2
  • 2 selongsong

Ahmad Udin menyatakan pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan, namun menekankan pentingnya penegakan hukum yang profesional dan transparan.

“Jika klien kami terbukti bersalah di pengadilan, tentu kami hormati. Tapi prosesnya harus adil terhadap semua pihak yang disebut dalam pemeriksaan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik Polres Polman belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan tersebut.

“Saya lagi ada kegiatan, nanti hari Senin saya sampaikan,” kata Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, singkat saat dimintai tanggapan.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunda Neni Terima Penghargaan Atas Inisiatif Posbankum di Seluruh Kelurahan Bontang

    Bunda Neni Terima Penghargaan Atas Inisiatif Posbankum di Seluruh Kelurahan Bontang

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni (Bunda Neni), menerima Piagam Penghargaan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalimantan Timur atas komitmen membentuk Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di setiap kelurahan. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Kaltim, Muhammad Ikmal Idrus, dalam acara Pembinaan Pelaksanaan Bantuan Hukum dan Percepatan Pembentukan Posbankum Desa/Kelurahan di Samarinda, […]

  • Masjid Baiturrahim Tanjung Laut Indah Diresmikan, Agus Haris: Bukti Gotong Royong Umat

    Masjid Baiturrahim Tanjung Laut Indah Diresmikan, Agus Haris: Bukti Gotong Royong Umat

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Mekora.id – Suasana penuh khidmat menyelimuti peresmian Masjid Baiturrahim di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Minggu malam (28/9/2025), yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Ratusan jemaah hadir memenuhi halaman masjid untuk menyaksikan momentum bersejarah bagi warga RT 17 dan RT 20. Acara dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, yang […]

  • Mayat di Karampuang

    Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pulau Karampuang, Mamuju

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Sesosok mayat pria tanpa identitas, ditemukan mengapung di laut di Desa Karampuang, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), pada Jumat (13/9/2024). Menurut keterangan Polisi, Mayat tersebut awalnya ditemukan oleh salah warga bernama Basri yang juga pemilik kapal penumpang sekitar Pukul 09.00 WITA. Saat itu Basri sedang menjalankan aktivitas seperti biasa, tiba-tiba […]

  • Penetapan DPT Pilkada Sulbar 2024

    Jumlah DPT Pilkada Sulbar 2024 Ditetapkan, Naik 10 ribu dari Pemilu Lalu

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 82
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sulawesi Barat (Sulbar) 2024 resmi ditetapkan. Penetapan itu dilaksanakan melalui rapat Pleno yang dilaksanakan oleh KPU Sulawesi Barat dan KPU Kabupaten di Hotel Maleo, Mamuju, Minggu (22/9/2024). Berdasarkan hasil pleno KPU Sulbar, DPT untuk Pilkada Sulbar 2024 ditetapkan sebanyak 996.542 pemilih. Terdiri […]

  • Kepala Dinas Pendidikan Mamuju, Murniani

    Kepala Disdikpora Mamuju Kutuk Aksi Bejat Pelecehan Santri

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 50
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum Kepala Sekolah Pondok Pesantren (Ponpes) terhadap santriwati di Mamuju, dikutuk ramai-ramai para tokoh. Tak terkecuali Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Mamuju, Murniani. Dia mengaku, geram setelah mendengar kabar adanya oknum Kepala Sekolah Ponpes itu. Dia menyebut perbuatan itu sungguh tidak dapat […]

  • Bunda Neni Canangkan Sekolah Merdeka Sampah di Bontang Lestari

    Bunda Neni Canangkan Sekolah Merdeka Sampah di Bontang Lestari

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle zul
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memimpin apel Deklarasi Sekolah Merdeka Sampah di Area Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bontang Lestari, Senin (25/8/2025). Acara ini dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Heru Triatmojo, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Saparudin, para kepala sekolah, perwakilan perusahaan, serta pejabat terkait. Dalam sambutannya, Neni menegaskan bahwa deklarasi ini […]

expand_less