Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUDAYA » Keberagaman di Wonomulyo Carnival, Abdul Halim : Merawat Untuk Seterusnya

Keberagaman di Wonomulyo Carnival, Abdul Halim : Merawat Untuk Seterusnya

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

POLMAN, Mekora.id – Kemeriahan Wonomulyo Carnival 2023 menjadi magnet tersendiri dalam merayakan hari jadi yang ke-86 tahun.

Pentas digelar di Alun-alun Wonomulyo itu, memantik perhatian warga yang datang berduyun-duyun dalam acara yang dikemas dengan tema Pesta Budaya, Sejarah, dan Selamanya.

Pagelaran yang menampilkan berbagai budaya itu sukses dilaksanakan 9-10 Desember 2023, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Halim yang juga salah satu inisiator hari jadi Wonomulyo tampak begitu menikmati momen peringatan itu.

Betapa tidak, peringatan hari jadi daerah dengan penduduk mayoritas etnis jawa itu baru pertama digelar sejak kemerdekaan dikumandangkan pada 17 Agustus 1945.

 

Menurut Abdul Halim, Carnival 2023 ini sebagai wujud keinginan besar dari masyarakat Wonomulyo untuk terus merawat budaya yang mempersatukan berbagai etnis di wilayah ini sejak turun temurun.

“Kami berharap agenda Wonomulyo Carnival akan menjadi salah satu bentuk upaya pelestarian seni budaya. Serta keberlangsungan keragaman masyarakat Kampung Jawa yang dihuni berbagai etnis. Agar terus berkelanjutan,” ujar Halim, Sabtu (9/12/2023).

Sementara Kata Ketua Panitia HUT ke-86 Wonomulyo, Ichsan Sahibuddin, sejak Wonomulyo terbentuk kerukunan selalu terjaga erat. Bahkan belum pernah kata Dia kekerasan komunal terjadi.

“Alhamdulillah, selama kawasan ini berdiri sebagai wilayah koloni hingga kita kenal sebagai Wonomulyo, Kampung Jawa, kita tidak pernah mendengar ada kekerasan komunal di sini,” kata Ketua Panitia HUT ke-86 Wonomulyo, Ichsan Sahibuddin.

Wonomulyo memiliki 14 Desa/Kelurahan dengan sebaran 51.616 penduduk berdasarkan data BPS pada 2021.

Sejak itu wilayah ini perlahan tumbuh jadi basis utama perdagangan di Kabupaten Polewali Mandar. Wilayah ini masih dihuni oleh sebagian besar etnis jawa yang secara heterogen hidup berdampingan secara rukun dan damai dengan masyarakat suku Mandar, Bugis dan beberapa etnis lainnya di Sulawesi Barat.

Bahkan beberapa daerah di wonomulyo masih memakai nama daerah yang ada di Pulau Jawa seperti Cirebon, Sugiwaras, Bumiayu, Kediri, Bumi Mulyo dan daerah lainnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanjung Silopo Polman

    Pelabuhan Tanjung Silopo Siap Jadi Pintu Ekonomi Sulbar-Asean

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 239
    • 0Komentar

    BRUNEI, mekora.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh, menghadiri forum Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Philippines East Asean Growth Area (BIMP-EAGA) di Brunei, Rabu (25/10/2023). Dalam pertemuan dengan negara se kawasan ini, Zudan mendorong sejumlah kerjasama disejumlah bidang yakni, pengembangan digital transformasi, blue and green ekonomi, serta jaringan ekonomi lintas pulau. “Dan kita […]

  • Peserta Magang Fresh Graduate Sulbar

    Pemprov Sulbar Buka 100 Kuota Magang Fresh Graduate

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 195
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker) menggelar seleksi Program Magang Nasional bagi Fresh Graduate. Program itu diikuti ratusan lulusan sarjana dan diploma dari berbagai daerah di Sulbar. Untuk wilayah Sulbar, sesi wawancara terhadap para peserta telah dilaksanakan pada 17–18 Oktober […]

  • Kadinkes Sulbar Jenguk Athala Penderita Ginjal

    Senyum Athala Bocah Penderita Gagal Ginjal Saat Dijenguk dr. Asran Masdy di RS Wahidin Sudirohusodo

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 225
    • 0Komentar

    MAKASSAR, mekor.id – Athala (5), bocah menderita gagal ginjal kini dirawat di Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulsel. Lelaki asal Kampung Tangnga-Tangnga, Kecamatan Tinambung, Polewali Mandar, ini telah seminggu dirawat di rumah sakit pemerintah itu. Pada Kamis, 1 Agustus 2024, sekitar pukul 19.30 Wita, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. […]

  • Wali Kota Bontang Tutup dan Buka Program Pelatihan Berbasis Kompetensi APBD 2025

    Wali Kota Bontang Tutup dan Buka Program Pelatihan Berbasis Kompetensi APBD 2025

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, secara resmi menutup sekaligus membuka Program Pelatihan Berbasis Kompetensi APBD Tahun Anggaran 2025 di Aula UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang, Jalan Prestasi, Kelurahan Bontang Lestari, Selasa (23/9/2025). Acara ini dihadiri Kabid Pengembangan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Kaltim, Muhammad Abduh, Kepala UPTD BLKI Bontang, Ismid Rizal, Kepala […]

  • Mahasiswa KKN Unika

    Warga dan Mahasiswa Unika Mamuju Tanam 200 Bibit Mangrove di Pantai Maliaya, Upaya Selamatkan Ekosistem Laut

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 193
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XVII Universitas Tomakaka (Unika) Mamuju bersama pemerintah desa dan warga Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menggelar aksi penanaman bibit bakau di sepanjang pesisir pantai Desa Maliaya, Minggu (14/9/2025). Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk mencegah abrasi yang dalam beberapa tahun terakhir semakin menggerus […]

  • Cabup Mamuju ADAMI (Ado-Damris)

    ADAMI : Mamuju Baru Jalan Tidak di Tempel-Tempel, ASN Tidak di Tekan-tekan

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 152
    • 3Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Calon Bupati Mamuju nomor urut 2, Ado Mas’ud mengatakan koalisi “Mamuju Baru” yang ia gagas bersama Calon Wakil Bupatinya H. Damris, (ADAMI) bahwa jalan tidak akan ditempel-tempel dan ASN tidak di tekan-tekan. Pernyataan Ado Mas’ud itu ditegaskan bersama H. Damris dalam konferensi pers setelah pengundian nomor urut yang dilaksanakan KPU Mamuju, di […]

expand_less