Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nasional » DPP GMNI Tolak Wacana Sertifikasi Aktivis HAM, Dinilai Ancam Kebebasan Sipil

DPP GMNI Tolak Wacana Sertifikasi Aktivis HAM, Dinilai Ancam Kebebasan Sipil

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mekora.id – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menolak wacana pemerintah terkait rencana sertifikasi aktivis atau pembela hak asasi manusia (HAM).

Penolakan tersebut disampaikan Ketua Bidang HAM DPP GMNI, Wira Dika Orizha Piliang. Ia menilai, rencana sertifikasi yang melibatkan aparat penegak hukum berpotensi membatasi kebebasan masyarakat dalam memperjuangkan HAM.

“Rencana sertifikasi terhadap aktivis HAM merupakan langkah berlebihan. Aktivisme HAM bukan profesi yang bisa dibatasi melalui mekanisme administratif negara, melainkan hak konstitusional setiap warga negara,” tegas Wira dalam keterangan pers, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, definisi pembela HAM telah diatur dalam Deklarasi PBB tentang Pembela HAM tahun 1998, yang menyebutkan bahwa pembela HAM adalah setiap individu atau kelompok yang secara damai memperjuangkan perlindungan dan pemajuan HAM.

Ia menilai, jika sertifikasi diterapkan, maka berpotensi mereduksi makna pembela HAM menjadi sekadar status formal yang ditentukan negara.

“Hal ini berisiko mengabaikan gerakan advokasi yang tumbuh secara organik dari masyarakat, termasuk dari kelompok akar rumput dan komunitas rentan,” ujarnya.

DPP GMNI juga menyoroti potensi diskriminasi apabila negara menentukan standar tunggal dalam menetapkan siapa yang layak disebut sebagai pembela HAM, terutama terhadap kelompok yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.

Selain itu, keterlibatan aparat penegak hukum dalam mekanisme sertifikasi dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

“Dalam banyak kasus, aparat justru menjadi pihak yang dilaporkan dalam dugaan pelanggaran HAM. Ini berisiko terhadap independensi gerakan HAM,” tambahnya.

DPP GMNI menegaskan bahwa legitimasi pembela HAM tidak ditentukan oleh negara, melainkan oleh komitmen terhadap nilai keadilan dan kemanusiaan.

“Perjuangan HAM adalah hak setiap warga negara, bukan hak yang diberikan oleh negara,” tutup Wira.

Sebagai sikap resmi, DPP GMNI menyampaikan sejumlah tuntutan:

  1. Mendesak Menteri HAM membatalkan rencana sertifikasi aktivis HAM.
  2. Menolak segala bentuk intervensi yang membatasi gerakan HAM.
  3. Mendorong pemerintah memperkuat perlindungan terhadap pembela HAM.
  4. Menjamin tidak adanya kriminalisasi terhadap aktivis dan masyarakat sipil.
  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas jual beli bahan pokok di Pasar Regional Mamuju. (Foto : Sugiarto)

    Harga Bahan Pokok di Mamuju Naik, Tomat dan Cabai Paling Signifikan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 321
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Harga sejumlah bahan pokok di Mamuju, Sulawesi Barat, mengalami kenaikan dalam dua pekan terakhir, dengan komoditas hortikultura menjadi yang paling terdampak. Kenaikan paling mencolok terjadi pada tomat yang melonjak dari Rp10 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram. Selain itu, cabai rawit juga naik dari Rp35 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram. Komoditas […]

  • Batik Air Mamuju Gagal Terbang

    Pesawat Batik Air Mamuju-Makassar Gagal Terbang Setelah Delay 5 Jam, Penumpang Mengaku Dirugikan

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 396
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Penumpang Batik Air Tujuan Mamuju-Makassar terkatung-katung di Bandara Tampa Padang Mamuju gagal terbang di landasan pacu, pada, Rabu, (29/5/2024). Pesawat dengan nomor penerbangan Batik ID 6789 Mamuju-Makassar itu dijadwalkan berangkat pada pukul 13.45 WITA. Namun setelah delay selama 5 jam penerbangan itu akhirnya dibatalkan. Dampaknya, penumpang tujuan Mamuju-Makassar mengaku kecewa dengan maskapai […]

  • Aco Mulyadi H

    Bendugan Budong-Budong, Manfaatmu Untuk Masyarakat Mamuju Tengah?

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 200
    • 1Komentar

    Penulis : A. Mulyadi. Y Anggota Perkumpulan Petani Mandiri (PETANAM) Nusantara Sejak sosialisasi, pengukuran, dan pelepasan kawasan perkebunan kakao masyarakat di Desa Salule’bo di tahun 2016-2017 hingga pengerjaan badan bendungan serta pembangunan infrastruktur penunjang, seperti jalan dan jembatan di tahun 2024 ini, pertanyaan yang selalu muncul di benak saya adalah “untuk keperluan apa Bendungan ini […]

  • Polsek Tommo

    Tiga Karyawan Swasta di Tommo Diringkus Polisi Karena Sabu-sabu

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 166
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Tiga orang pria yang bekerja sebagai karyawan swasta, diringkus Polisi atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, di Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (7/12/2023). Menurut Kapolsek Tommo, Ipda Kasmuddin Patma, ketiganya masing-masing Jhoni N (43), Sutomo (28), dan Haeril (35), berdomisili di Tommo. Ketiga pelaku itu ditangkap Polisi di Jalan Poros Tommo […]

  • PT. Nur Fadilah Wisata Tour & Travel

    PT. Nur Fadilah Wisata Gelar Gebyar Akhir Tahun 2024 di Sulbar

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 300
    • 0Komentar

    POLMAN, Mekora.id – PT. Nur Fadilah Wisata Tour & Travel menggelar acara gebyar akhir tahun 2024 dengan tema “Solusi Mudah Menuju Baitullah”. Mereka mengundang seluruh calon jamaah umrah se-Sulawesi Barat (Sulbar) untuk hadir di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Pada Minggu, (15/12/2024). Dalam gebyar yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Polewali Mandar (Polman) ini di buka […]

  • Bapperida Sulbar

    Capaian Kinerja 98,3 Persen, Bapperida Sulbar Mulai Susun RKPD 2027

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 197
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mulai menyiapkan langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sulbar Tahun 2027 serta Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD) 2027, yang akan menjadi dasar penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027. Persiapan ini ditandai dengan pelaksanaan rapat orientasi penyusunan dokumen perencanaan pembangunan […]

expand_less