Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nasional » DPP GMNI Tolak Wacana Sertifikasi Aktivis HAM, Dinilai Ancam Kebebasan Sipil

DPP GMNI Tolak Wacana Sertifikasi Aktivis HAM, Dinilai Ancam Kebebasan Sipil

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mekora.id – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menolak wacana pemerintah terkait rencana sertifikasi aktivis atau pembela hak asasi manusia (HAM).

Penolakan tersebut disampaikan Ketua Bidang HAM DPP GMNI, Wira Dika Orizha Piliang. Ia menilai, rencana sertifikasi yang melibatkan aparat penegak hukum berpotensi membatasi kebebasan masyarakat dalam memperjuangkan HAM.

“Rencana sertifikasi terhadap aktivis HAM merupakan langkah berlebihan. Aktivisme HAM bukan profesi yang bisa dibatasi melalui mekanisme administratif negara, melainkan hak konstitusional setiap warga negara,” tegas Wira dalam keterangan pers, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, definisi pembela HAM telah diatur dalam Deklarasi PBB tentang Pembela HAM tahun 1998, yang menyebutkan bahwa pembela HAM adalah setiap individu atau kelompok yang secara damai memperjuangkan perlindungan dan pemajuan HAM.

Ia menilai, jika sertifikasi diterapkan, maka berpotensi mereduksi makna pembela HAM menjadi sekadar status formal yang ditentukan negara.

“Hal ini berisiko mengabaikan gerakan advokasi yang tumbuh secara organik dari masyarakat, termasuk dari kelompok akar rumput dan komunitas rentan,” ujarnya.

DPP GMNI juga menyoroti potensi diskriminasi apabila negara menentukan standar tunggal dalam menetapkan siapa yang layak disebut sebagai pembela HAM, terutama terhadap kelompok yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.

Selain itu, keterlibatan aparat penegak hukum dalam mekanisme sertifikasi dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

“Dalam banyak kasus, aparat justru menjadi pihak yang dilaporkan dalam dugaan pelanggaran HAM. Ini berisiko terhadap independensi gerakan HAM,” tambahnya.

DPP GMNI menegaskan bahwa legitimasi pembela HAM tidak ditentukan oleh negara, melainkan oleh komitmen terhadap nilai keadilan dan kemanusiaan.

“Perjuangan HAM adalah hak setiap warga negara, bukan hak yang diberikan oleh negara,” tutup Wira.

Sebagai sikap resmi, DPP GMNI menyampaikan sejumlah tuntutan:

  1. Mendesak Menteri HAM membatalkan rencana sertifikasi aktivis HAM.
  2. Menolak segala bentuk intervensi yang membatasi gerakan HAM.
  3. Mendorong pemerintah memperkuat perlindungan terhadap pembela HAM.
  4. Menjamin tidak adanya kriminalisasi terhadap aktivis dan masyarakat sipil.
  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo Warga Karossa di Polda Sulbar

    21 Orang Penolak Tambang Pasir Dipanggil Polisi, Warga Karossa Tuntut Keadilan di Polda Sulbar

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 186
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ratusan warga dari Kecamatan Karossa dan Kabupaten Mamuju Tengah dan Sarasa, Kabupaten Pasangkayu, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Polda Sulawesi Barat (Sulbar), Jl. Aiptu Nurman, Kalubibing, Mamuju, pada Selasa, (18/3/2025) siang. Aksi ini dipicu oleh pemanggilan 21 warga yang menolak aktivitas tambang pasir. Mereka dilaporkan dan dituduh melakukan pengrusakan serta […]

  • Kader GMNI Mamuju Retno Aji

    LPG 3 Kilo di Mamuju Langka, GMNI Minta Penjual Nakal Ditindak

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 188
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Beberapa pekan belakangan ini fenomena kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram sangat dirasakan oleh warga Mamuju, pasalnya banyak warga yang mengeluh karena stok ketersediaan gas melon ini susah didapatkan. Dari data yang diperoleh mekora.id, kelangkaan itu dirasakan akibat stok di pengecer mengalami kelangkaan. Hal itu menyebabkan harga gas 3 kilo melambung hingga […]

  • Grand Final Putra-Putri Pariwisata Bontang 2025 Meriah, Wawali: Bukan Sekadar Pemilihan

    Grand Final Putra-Putri Pariwisata Bontang 2025 Meriah, Wawali: Bukan Sekadar Pemilihan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Mekora.id – Malam Grand Final Putra-Putri Pariwisata Kota Bontang 2025 resmi digelar dengan meriah di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu (6/9/2025). Acara ini menjadi puncak dari rangkaian panjang seleksi, mulai dari karantina, pembekalan, hingga unjuk bakat yang dijalani para finalis. Sebanyak 20 finalis tampil percaya diri menunjukkan potensi, kreativitas, sekaligus kontribusi mereka bagi dunia […]

  • Inflasi Sulbar

    Inflasi Maret Terkendali, Sulbar Peringkat Tiga Nasional Pengendalian Harga Pangan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 159
    • 3Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Berdasarkan rilis BPS Sulawesi Barat (Sulbar), inflasi di provinsi ini per Maret 2025 tercatat sebesar 1,55% (year on year/yoy), menempatkan Sulbar di peringkat ketiga nasional dalam pengendalian bahan pokok. Angka ini berada dalam target nasional yang ditetapkan pemerintah, yaitu 1,5–3,5%, dan menunjukkan tren positif dibanding Februari 2025 yang mengalami deflasi -0,24% yoy. […]

  • Dimas Anggara dan Keisha

    Pasha Ungu Murka, Dimas Anggara Diduga Tampar Kiesha Alvaro di Lokasi Syuting

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 252
    • 0Komentar

    MEKORA.ID – Keributan di balik layar syuting mencuat ke publik usai penyanyi sekaligus anggota DPR RI, Pasha Ungu, meluapkan kekesalannya kepada aktor Dimas Anggara melalui Instagram Story. Selasa, (24/6/2025). Pasha yang juga ayah dari aktor muda Kiesha Alvaro, menuding Dimas telah menampar putranya saat berada di lokasi syuting. “Tuan Dimas Anggara, suaminya Nadinelist, pemain sinetron […]

  • Pendaftaran Calon Ketua HIPMI Mamuju

    Hari Ini Pendaftaran Calon Ketua HIPMI Mamuju Dibuka, Berikut Syaratnya

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 226
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Mamuju mulai membuka pendaftaran Calon Ketua untuk periode 2024-2027, mulai hari ini, Minggu, (27/10/2024). Koordinator Ketua Penjaringan Calon Ketua HIPMI Mamuju, Muhammad Said, mengatakan penjaringan calon ketua itu akan berlangsung selama tiga hari, sejak 27-30 Oktober 2024. Para pendaftar nantinya, dapat mengambil formulir di […]

expand_less