MAMUJU, Mekora.id – Kepemimpinan Polda Sulawesi Barat berganti. Irjen Pol Totok Suharyanto ditunjuk sebagai Kapolda Sulbar menggantikan Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta dalam mutasi terbaru Polri.

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi itu menjadi bagian dari rotasi besar-besaran yang mencakup 19 jabatan Kapolda di lingkungan Polri.

Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Memo Ardian membenarkan pergantian tersebut. “Benar (Kapolda berganti),” kata Memo kepada detikcom, Sabtu (3/10/2026).

Dalam telegram tersebut, Irjen Adi Deriyan dimutasikan dari jabatan Kapolda Sulbar menjadi Perwira Tinggi Bareskrim Polri dalam rangka penugasan pada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Adi Deriyan sebelumnya memimpin Polda Sulbar selama lebih dari setahun. Ia mulai menjabat sebagai Kapolda Sulbar pada 2025 dan kini mendapat penugasan baru di lingkungan pemerintah pusat.

Sementara itu, posisi Kapolda Sulbar dipercayakan kepada Irjen Pol Totok Suharyanto. Sebelum ditunjuk memimpin Polda Sulbar, Totok menjabat Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.

Totok memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan penegakan hukum. Sebelum menjadi Kakortastipidkor, ia juga pernah menduduki jabatan Direktur Penindakan Kortastipidkor Polri.

Perpindahan Totok ke Sulbar sekaligus mengisi posisi yang ditinggalkan Adi Deriyan dalam rangkaian rotasi perdana pada era Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto. Dalam mutasi yang sama, sejumlah Kapolda di berbagai wilayah juga mendapat penugasan baru.

Berdasarkan telegram tersebut, posisi Kakortastipidkor yang sebelumnya ditempati Totok selanjutnya diisi Irjen Pol Arie Ardian Rishadi.

Pergantian pucuk pimpinan Polda Sulbar ini menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari kebutuhan organisasi, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Dengan penugasan tersebut, Totok kini mendapat tanggung jawab memimpin Polda Sulbar, sementara Adi Deriyan melanjutkan tugasnya melalui penempatan baru di Bareskrim Polri dengan penugasan pada KLH/BPLH.