Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Kakek dan Cucu Tewas Tertimbun di Lobang Tambang Emas Ilegal Kalumpang

Kakek dan Cucu Tewas Tertimbun di Lobang Tambang Emas Ilegal Kalumpang

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Peristiwa tragis terjadi di Desa Limbong, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Seorang kakek dan cucunya ditemukan tewas setelah tertimbun longsoran di dalam lubang tambang emas ilegal pada Rabu (18/2/2026).

Kedua korban diketahui bernisial TS (61) dan IF (14). Mereka tertimbun saat menambang emas di dalam lubang sempit yang dikenal warga sebagai “lubang tikus”, dengan kedalaman sekitar tiga meter.

“Korban tertimbun saat menambang di dalam lubang tikus. Dua orang ini kakek dan cucunya,” ujar seorang warga Kalumpang yang tak ingin disebut namanya saat dihubungi, Kamis (19/2/2026).

Menurut keterangan warga, lokasi tambang tersebut digali secara manual hingga kedalaman kurang lebih tiga meter. Dari dasar galian, penambang kemudian membuat terowongan mendatar sehingga membentuk lubang di dalam lubang.

Kondisi struktur tanah yang labil membuat area tersebut sangat rawan longsor. Pergerakan kecil batuan atau tanah bisa memicu ambruknya dinding galian. Aktivitas penambangan juga disebut dilakukan tanpa alat pengaman memadai.

“Sudah beberapa kali kejadian seperti ini di Kalumpang. Risiko longsor memang besar, apalagi tidak pakai pengamanan,” tambah warga tersebut.

Camat Kalumpang, Bram Tosilo, mengaku belum menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut. Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, ia menyampaikan masih berada di Mamuju dan akan mengecek kebenaran informasi setelah kembali ke wilayahnya.

“Maaf, mengenai itu saya belum tahu dan belum jelas beritanya. Nanti setelah tiba di Kalumpang saya cari tahu,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Mamuju Kombes Ferdyan Indra Fahmi membenarkan adanya dua warga yang tertimbun longsor di lokasi tambang di Desa Limbong.

“Saat ini personel Polresta Mamuju sudah menuju TKP. Namun karena jaraknya cukup jauh dan aksesnya tidak bisa dilalui kendaraan roda dua, petugas masih berupaya menjangkau lokasi,” jelasnya.

Hingga kini, proses penanganan di lokasi masih berlangsung. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai langkah hukum terkait aktivitas tambang emas ilegal tersebut.

Peristiwa ini kembali menyoroti risiko tinggi penambangan tanpa izin di wilayah pedalaman Sulawesi Barat, yang kerap memakan korban jiwa akibat minimnya standar keselamatan kerja.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Pelansir Solar di Mamuju

    Polisi Amankan 5 Mobil Modifikasi Pelansir Solar Subsidi di Mamuju

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebanyak lima unit mobil modifikasi yang diduga digunakan untuk melansir BBM jenis solar subsidi di Mamuju, Sulawesi Barat, berhasil diamankan aparat kepolisian. Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan kendaraan tersebut diamankan di wilayah Belang-Belang, Kecamatan Kalukku, setelah melalui serangkaian penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi. “Sebanyak lima unit mobil modifikasi […]

  • KTM GMNI Sulbar

    GMNI Sulbar Gelar Kaderisasi Tingkat Menengah Perdana di Mamuju

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 169
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi membuka Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM) dengan tema “Bersatu, Lawan Penjajahan Gaya Baru” di Pantai Panorama, Mamuju, pada Senin (10/3/2025). Kegiatan ini merupakan jenjang kaderisasi kedua di GMNI dan diikuti oleh puluhan kader dari Cabang Mamuju dan Cabang Polewali Mandar. KTM GMNI Sulbar […]

  • SPPG Karema Mamuju

    SPPG Karema Salurkan 3.144 Paket MBG untuk Siswa dan 3B Selama Ramadan 1447 H

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 181
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karema yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Mamuju, Sulawesi Barat, menyalurkan Makan Bergizi (MBG) kepada 3.144 penerima manfaat selama Ramadan 1447 Hijriah. Kepala SPPG Karema, Ainun, mengatakan selama bulan Ramadan pihaknya menyiapkan menu makanan kering yang telah disesuaikan dengan standar gizi seimbang. “Menu ini sudah memenuhi kebutuhan gizi […]

  • Salmon Soppang Manglo

    24 Tahun Mamasa: Momentum Menata Masa Depan Daerah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Oleh: Salmon Soppang Manglo, M.Mar Ketua Dewan Pembina Sinergi Muda Mamasa Peringatan hari jadi ke-24 Kabupaten Mamasa menjadi momen penting untuk menengok kembali perjalanan daerah ini sejak berdiri hingga hari ini. Dua puluh empat tahun tentu bukan waktu yang singkat. Dalam rentang tersebut, Mamasa telah melalui berbagai fase perkembangan yang diwarnai oleh dinamika, tantangan, serta […]

  • Medali Mamuju Run 2025

    Dibuat di China, Ini Makna dan Filosofi di Balik Desain Medali “Mamuju Run 2025”

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 175
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Menjelang pelaksanaan “Mamuju Run 2025” pada Minggu, 9 November 2025, panitia pelaksana memastikan setiap detail acara dirancang dengan matang, termasuk desain medali yang akan dibagikan kepada seluruh peserta. Menariknya, medali tersebut diproduksi di China, namun mengusung penuh nilai budaya lokal Mamuju dalam setiap ukirannya. Panitia pelaksana, Rafiulnur Arsa, menjelaskan bahwa pemesanan dilakukan […]

  • Peta BMKG Prakiraan suhu panas di Indonesia.

    El Nino di Sulbar Hingga Oktober, Mamuju dan Polman Paling Panas

    • calendar_month Selasa, 10 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 170
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Fenomena El nino atau pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di Provinsi Sulawesi Barat diprediksi berakhir pada Oktober 2023. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Majene, Sulawesi Barat, mencatat, daerah ini memiliki karakteristik tipe hujan monsunal sehingga diprediksi bulan November curah hujan mulai turun. Tipe curah hujan ini bersifat unimodial (satu puncak […]

expand_less