Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nasional » JATAM : Pencabutan Izin di Sumatera Tebang Pilih, Bukti Negara Lindungi Korporasi

JATAM : Pencabutan Izin di Sumatera Tebang Pilih, Bukti Negara Lindungi Korporasi

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JATAM menilai relasi ini menciptakan konflik kepentingan serius, karena pengurus negara berperan ganda sebagai regulator sekaligus pihak yang memiliki kedekatan dengan pelaku usaha.

Korporasi Besar dan Hulu DAS
Selain jejaring elite politik, JATAM juga menyoroti peran korporasi besar yang telah lama menguasai bentang alam Sumatera. Bakrie Group disebut mengendalikan konsesi pertambangan dan perkebunan di wilayah rawan gempa, longsor, dan banjir di Sumatera Utara dan Aceh.

Sinar Mas Group dan Musim Mas Group juga disebut memiliki keterhubungan operasional dan rantai pasok di wilayah yang berulang kali dikaitkan dengan deforestasi, banjir, dan krisis air, termasuk di sekitar Kawasan Ekosistem Leuser dan Rawa Singkil.

Menurut JATAM, tanpa pembongkaran jejaring kepentingan tersebut, penanganan bencana akan terus berulang pada pola yang sama.

Cabut Izin Tanpa Penjara
JATAM menilai pencabutan izin tanpa proses pidana dan gugatan perdata merupakan bentuk pengosongan makna penegakan hukum. Menurut organisasi ini, negara seolah bertindak tegas, namun pada saat yang sama melindungi korporasi dari tanggung jawab hukum.

“Tidak ada kewajiban pemulihan lingkungan, tidak ada perhitungan kerugian sosial-ekologis, dan tidak ada jaminan perusahaan tidak kembali beroperasi dengan nama baru,” kata Alfarhat.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 21 Januari 2026, jumlah korban meninggal akibat rangkaian bencana di Sumatera mencapai 1.200 orang, 143 orang dinyatakan hilang, dan sekitar 113,9 ribu warga masih mengungsi.

Menurut JATAM, angka tersebut mencerminkan kegagalan negara melindungi warganya dari dampak kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang tidak berkeadilan.

JATAM mendesak pemerintah membuka seluruh dokumen pencabutan izin, melakukan audit kerusakan lingkungan secara independen, mengusut relasi kuasa antara penguasa dan korporasi, serta memastikan pemulihan ekosistem dan perlindungan jangka panjang bagi warga di wilayah rawan bencana.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Timsel KPU Polman

    Pendaftaran Calon Anggota KPU Polman Segera Ditutup, Pendaftar Perempuan Cuma 5 Orang

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 89
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Pendaftaran calon anggota KPU Kabupaten Polewali Mandar (Polman) akan ditutup pukul 23:59 WITA, Senin 16 Oktober 2023. Sejak dibuka pada 05 Oktober lalu, sebanyak 121 orang tercatat telah mendaftar dalam Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Ad Hoc (SIAKBA) KPU Sulawesi Barat. Namun jelang penutupan pada Pukul 14.00 WITA, hanya 70 pendaftar […]

  • NPHD Bawaslu Mamuju 2024

    Bawaslu dan Pemkab Mamuju Sepakati Dana Pilkada Rp 9,5 Miliar

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 87
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mamuju dan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Mamuju menyepakati Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada 2024 sebesar Rp9,5 miliar, Rabu (17/01/2023). Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin mengatakan, NPHD itu turun dari permintaan sebesar Rp 10,4 miliar yang disodorkan akhir tahun lalu. “Sebenarnya itu jauh dari permintaan kita, tapi itu […]

  • Jadwal Euro 2024

    Berikut Jadwal Lengkap Euro 2024 di Jerman

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Hari istirahat pada tanggal 27 dan 28 Juni Babak 16 besar EURO 2024 29 Juni 2024 38 2A vs 2B ( Berlin, 18:00) 37 1A vs 2C ( Dortmund , 21:00) 30 Juni 2024 40 1C vs 3D/E/F ( Gelsenkirchen , 18:00) 39 1B vs 3A/D/E/F ( Cologne , 21:00) 1 Juli 2024 42 2D […]

  • Bandara Tampa Padang

    Otoritas Bandara Tampa Padang Minta Warga Tidak Main Layangan di Area Bandara, Jika Melanggar Pidana 3 Tahun Menanti

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 215
    • 1Komentar

    Kata Djarot Nugroho, menerbangkan layangan di area KKOP Bandara dapat berakibat fatal bagi penerbangan. Hal itu lantaran benang dan rangka layang-layang dapat tersangkut pada mesin atau sirip pesawat. “Karena benang layang-layang yang tersangkut dalam mesin pesawat ataupun sirip pesawat dapat mengakibatkan mesin pesawat rusak atau gangguan pada kemudi pesawat udara. Ditambah lagi dengan bambu rangka […]

  • Sarinah GMNI Polewali Mandad, Hervita. Dok. Istimewa

    Sanksi Ringan untuk Oknum Polisi GB Dikecam, GMNI Polman Minta Pelaku Dipidana

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Ia menambahkan, persoalan ini tidak bisa dilihat sekadar kesalahan individu. “Bagaimana mungkin seorang polisi yang seharusnya menegakkan hukum justru melecehkannya? Apakah hukum hanya tajam bagi rakyat kecil dan tumpul ketika menyentuh mereka yang berseragam?” katanya. GMNI Polman mendesak agar kasus ini diproses melalui jalur hukum pidana, bukan berhenti pada sanksi etik internal. Selain itu, Harvita […]

  • Tersangka Ijazah Palsu Mateng

    Cabup Mamuju Tengah Haris Halim Sinreng Jadi Tersangka Ijazah Palsu, Kini Ditahan

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 185
    • 1Komentar

    Dari hasil penelusuran, Gakkumdu Mamuju Tengah menemukan nomor ijazah yang digunakan tersangka Haris Halim Sinreng ternyata dalam buku arsip sekolah tercatat nama orang lain. “Kita telusuri info katanya pernah sekolah di Polman lalu ijazah terakhir keluar di SMK Negeri di Makassar, tetapi ditemukan ternyata nomor ijazah yang bersangkutan yang tercatat di arsip ternyata yang tercantum […]

expand_less