Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » DPRD Sulbar Setujui Perubahan Perda Perusda Sebuku Energi Malaqbi

DPRD Sulbar Setujui Perubahan Perda Perusda Sebuku Energi Malaqbi

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Pemprov Sulbar menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2018 tentang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sebuku Energi Malaqbi menjadi peraturan daerah.

Persetujuan tersebut ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD Sulbar yang digelar pada Senin (26/1/2026). Rapat paripurna dihadiri Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, yang mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

Perumda Sebuku Energi Malaqbi merupakan badan usaha milik daerah (BUMD) yang menerima Participating Interest (PI) dari pengelolaan hulu minyak dan gas di Blok Sebuku. Perubahan regulasi ini dinilai penting untuk memperkuat landasan hukum dan tata kelola perusahaan ke depan.

Mewakili Pemerintah Provinsi Sulbar, Junda Maulana menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sulbar atas selesainya pembahasan Ranperda tersebut yang telah melalui berbagai tahapan sesuai mekanisme perundang-undangan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, saya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, terutama panitia kerja, yang telah memberikan perhatian serius sehingga pembahasan peraturan daerah ini dapat diselesaikan sesuai harapan kita bersama,” ujar Junda.

Dalam rapat paripurna itu, sejumlah anggota DPRD Sulbar turut menyampaikan catatan dan harapan agar pengelolaan Perusda ke depan lebih profesional serta tidak berhadapan dengan persoalan hukum.

Menanggapi hal tersebut, Junda menegaskan bahwa pengawasan terhadap Perusda akan diperkuat agar badan usaha daerah tersebut benar-benar berjalan dan memberikan kontribusi bagi daerah.

“Ke depan pengawasan harus kita tingkatkan. Perusda ini harus berjalan dan tentu diharapkan bisa menghasilkan,” jelasnya.

Selain aspek pengawasan, DPRD Sulbar juga menaruh perhatian pada kualitas sumber daya manusia. Seleksi pengelola Perusda diminta dilakukan secara ketat agar tata kelola perusahaan berjalan optimal.

“SDM pengelola Perusda itu harus diseleksi dengan baik,” tegas Junda.

DPRD juga meminta agar jajaran direksi Perusda diberi ruang untuk melakukan audiensi sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif. Menurut Junda, permintaan tersebut merupakan hal yang wajar dan dimungkinkan secara kelembagaan.

“Permintaan agar jajaran direksi beraudiensi dengan DPRD itu sah-sah saja. DPRD memiliki fungsi pengawasan dan itu bisa dilakukan,” katanya.

Junda memastikan seluruh masukan yang disampaikan DPRD Sulbar akan ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada Gubernur Sulbar.

“Ini menjadi perhatian serius eksekutif dan akan saya laporkan kepada Pak Gubernur. Insyaallah akan ditindaklanjuti sesuai harapan bersama,” pungkasnya.

  • Penulis: mekora.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • beda buku Suhardi Suka

    Buku “SDK Mendayung dari Hulu”, Perjalanan Panjang Suhardi Duka dari Akar Rumput ke Kursi Gubernur

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 36
    • 2Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Mengawali pekan terakhir bulan Juni 2025, Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK) menghadiri kegiatan bedah buku berjudul “SDK Mendayung dari Hulu”, Senin, 30 Juni 2025 di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulbar, Jalan Martadinata, Rangas, Kecamatan Simboro, Mamuju. Buku yang ditulis oleh Sofa Nurdiyanti itu mengangkat perjalanan politik Suhardi Duka yang […]

  • Bunda Neni: Duta Pariwisata Harus Kuasai Bontang Secara Menyeluruh

    Bunda Neni: Duta Pariwisata Harus Kuasai Bontang Secara Menyeluruh

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle zul
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Mekora.id – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menekankan pentingnya wawasan luas bagi seorang Duta Pariwisata. Menurutnya, finalis tidak boleh hanya paham soal destinasi wisata, tetapi juga harus menguasai sejarah, identitas, hingga karakteristik Kota Bontang secara utuh. Pesan tersebut disampaikan Neni saat menerima audiensi 20 finalis Duta Pariwisata Kota Bontang Tahun 2025 di Ruang Rapat Utama […]

  • Rapat koordinasi rencana Ranperda Gizi Masyarakat Sulbar.

    Sekretariat DPRD Sulbar Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Harmonisasi Penyusunan Ranperda Gizi

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 30
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Harmonisasi dalam rangka penyusunan dan pengkajian dua rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang strategis, yaitu Ranperda tentang Peningkatan Gizi Masyarakat dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan. Selasa, (3/9/2024) Rapat koordinasi yang diadakan di Ruang Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Barat yang yang […]

  • Demo di Kantor DPRD Mamuju

    Pelantikan DPRD Mamuju Disambut Demo, Mahasiswa Sebut Gedung Dewan Bak Rumah Hantu

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 50
    • 1Komentar

    Mamuju, Mekora.id – Pelantikan 30 Anggota DPRD Mamuju disambut aksi unjuk rasa puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju. Mereka melakukan orasi dan membakar ban bekas di Depan Kantor DPRD Mamuju di Jl. Ahmad Yani, Senin, (2/9/2024). Sambil membentangkan spanduk yang bertuliskan “GMNI Menggugat”, massa menganalogikan Gedung DPRD Mamuju bagaikan Rumah Hantu. […]

  • Korupsi DPRD Mamuju

    Babak Baru Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif di DPRD Mamuju, Jaksa Kantongi Nama Calon Tersangka

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 39
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dugaan korupsi massal pada perjalanan dinas fiktif di DPRD Kabupaten Mamuju tampaknya akan memasuki babak baru. Hal itu setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju menyebut akan mengembangkan kasus ini. Kepala Kejari Mamuju, Raharjo Yusuf Wibisono, bahkan mengatakan telah mengantongi nama tersangka dalam dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif di DPRD Kabupaten Mamuju. “Saat ini […]

  • Safriani, tante almarhumah Hijrah

    Pasca Kejadian, Santunan untuk Hijrah Masih Terus Mengalir dari PNM

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 29
    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Mekora.id — Keluarga almarhumah Hijrah, karyawati PT Permodalan Nasional Madani (PNM) asal Desa Maponu, Kecamatan Sarjo, kembali mendapat santunan dan pendampingan dari tempat almarhumah bekerja. Penyaluran santunan itu dilakukan Jumat (21/11/2025) di rumah nenek Hijrah. Total bantuan yang diterima keluarga mencapai Rp271 juta. Uang tersebut diserahkan langsung kepada keluarga sebagai bentuk perhatian setelah kejadian […]

expand_less