Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Partai Politik » Diam-diam PAN Keluarkan Rekomendasi 2 Nama Untuk Pilgub Sulbar

Diam-diam PAN Keluarkan Rekomendasi 2 Nama Untuk Pilgub Sulbar

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, mekora.id – Rekomendasi Partai Amanat Nasional (PAN) untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Barat (Sulbar) kini sudah menemui titik terang.

Kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPW PAN Sulbar, Munandar Wijaya mengatakan, DPP partainya telah mengeluarkan dua namanya untuk bakal calon kepala daerah (Cakada).

Nama tersebut yakni, Prof Husain Syam (PHS) dan Ketua DPW PAN Ramlan Badawi yang diterbitkan DPP PAN pada, 10 Mei 2024 lalu. Hal itu kata dia, telah melalui pertimbangan matang di Rakornas PAN di Jakarta, pada, 9-11 Mei 2024 kemarin.

“Hasil rekomendasi itu keluar setelah melalui diskusi di DPP dan hasil Rakornas di Jakarta,” kata Munandar Wijaya via telepon, Selasa, (14/5/2024).

Munandar menyebut, pertimbangan DPP PAN mengeluarkan dua rekomendasi itu dikarenakan, PHS Cakada paling serius untuk meminang partai berlogo matahari terbit tersebut.

Selain itu, PAN juga menyebut keluarnya rekomendasi PHS dan Ramlan Badawi secara terpisah dilatarbelakangi keinginan untuk menduetkan kadernya itu dengan sang profesor. Paket keduanya dianggap dapat melengkapi puzzle sebagai bakal Cakada yang siap menjadi penantang serius di Pilkada Sulbar.

“Pertama karena PHS yang paling serius meminang PAN, juga dia merupakan kader profesional yang punya intelektual tinggi. PAN juga ingin mendorong kadernya maju dalam Pilkada, dan paling potensial adalah Pak Ramlan Badawi selaku ketua DPW,” lanjut Munandar di Jakarta.

Selain itu, komunikasi keduanya juga disebut Munandar sudah terjalin erat. PHS dan Ramlan disebut telah bertemu dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Jakarta.

Meski begitu, Munandar juga menyebut, jika rekomendasi ini masih dinamis dan tergantung pada tingkat survei di masa mendatang.

“Kedua sudah menjalin komunikasi yang baik, tetapi kita kedepan kita juga terus memantau kondisi politik termasuk hasil survei,” ungkapnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua GMNI Mamuju

    GMNI Mamuju Desak TNI Kembali ke Barak Menyusul Memanasnya Geopolitik Global

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 216
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju mendesak Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk kembali fokus pada fungsi utamanya sebagai alat pertahanan negara di tengah memanasnya situasi geopolitik global. Perang AS-Isral VS Iran di Timur Tengah memunculkan kekhawatiran akan potensi konflik besar yang dapat berkembang menjadi krisis global. Di tengah situasi global yang […]

  • Pattidi Mamuju

    Jalan Ditumpahi Solar, Puluhan Pengendara di Pattidi Mamuju Tergelincir

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Puluhan pengendara dilaporkan mengalami kecelakaan di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Pattidi, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Selasa sore (11/11/2025). Insiden ini diduga terjadi akibat tumpahan solar yang memenuhi badan jalan. Menurut keterangan warga setempat, solar tersebut berasal dari jeriken yang terjatuh dari sebuah truk bermuatan yang melintas pada […]

  • Dinkes Sulbar Investigasi Keracunan MBG di Majene

    Puluhan Siswa di Majene Diduga Keracunan Menu MBG, Dinkes Sulbar Lakukan Investigasi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Majene menangani kejadian luar biasa (KLB) dugaan keracunan pangan dari Menu Bergizi Gratis (MBG) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sendana II, Kabupaten Majene. Berdasarkan laporan sementara, dugaan keracunan terjadi pada Senin malam, 12 Januari 2026, sekitar […]

  • Sekwan DPRD Sulbar

    Sekwan dan Humas Protokol DPRD Sulbar Kembali Evaluasi Kinerja

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sekretaris Dewan (Sekwan) Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Muhammad Hamzi, rapat internal bersama Humas Protokol Sekretariat DPRD, di ruang Kerjanya. Pada Rabu (31/01/2024). Sekwan, meminta untuk melakukan evaluasi kinerja humas protokol untuk meningkatkan pelayanan, Hamzih didampingi Kabag Persidangan, Musra Awaluddin, Kasubag Perisalah Legislatif, H. Sahrin Salatung, Kasubag Analisis (penyetaraan) Abdul Rauf dan para […]

  • Rokok penyebab kemiskinan

    Rokok Peringkat Dua Penyebab Kemiskinan di Sulbar

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 240
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Pengaruh rokok terhadap ekonomi masyarakat Sulawesi Barat (Sulbar) ternyata signifikan. Konsumsi rokok menempati urutan kedua dalam pendorong kemiskinan, sebagaimana dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu (15/1/2025). Berdasarkan data BPS Sulbar, per September 2024, komoditas makanan memberi pengaruh paling besar terhadap kenaikan garis kemiskinan, dengan besaran 77,55 persen. Konsumsi rokok di perkotaan […]

  • Sahdan Husian, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan

    Keluarga Soroti Lambannya Penanganan Kasus Pengeroyokan Perempuan di Mamuju Tengah

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 213
    • 0Komentar

    MATENG, Mekora.id – Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang perempuan yang bekerja sebagai penjaga portal rumah sakit di Kabupaten Mamuju Tengah kembali menjadi sorotan. Peristiwa yang terjadi pada 27 Januari 2026 itu viral di media sosial, namun hingga kini pelaku disebut belum diamankan. Keluarga korban, Sahdan Husain, menyampaikan kekecewaan atas lambannya proses hukum. Ia menyebut […]

expand_less