Banjir Bandang di Kalumpang, Tiga Desa Terisolasi
- account_circle mekora.id
- calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
- comment 1 komentar
- print Cetak

Banjir bandang putus jalan di Desa Siraun, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAMUJU, Mekora.id – Banjir bandang yang melanda wilayah Kalumpang dan sekitarnya pada Kamis, 19 Desember 2024 lalu. Membuat akses warga di tiga, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) lumpuh.
Menurut warga, banyaknya titik longsor membuat mereka kesulitan menjangkau wilayah luar. Bahkan panjang dampak banjir bandang diperkirakan memutus jalan sepanjang enam kilometer. Akibatnya Desa Siraun, Desa Salumakki, dan Desa Lasa kini terisolasi
“Banyak titik longsornya pak, tanah dan pohon kayu menutup jalan. Kalau kami perkirakan itu ada enam kilo jalan yang longsor dengan banyak titik,” ungkap Arju Taurus, Warga di Desa Siraun, Sabtu, (21/12/2024).
Beratnya medan jalan menuju tiga desa itu diakui, membuat mereka kesulitan mengakses dari dan keluar desa. Bahkan kata Arjon, untuk berjalan kaki saja sulit.
“Bahkan jalan kaki saja itu susah, ada jalan yang putus sangat dalam pak. Belum lagi banyak kayu yang menutup jalan,” ujar Arjo.
Menurut Arjo, dampak banjir bandang paling di Kalumpang itu palung dirasakan di Desa Siraun. Banjir itu memutus jalan hingga kedalaman puluhan meter. Selain itu banjir juga menyapu padi hasil panen warga di ladang.
“Kalau di Siraun itu jalan terputus, ada juga padi yang hanyut kemarin. Sedangkan ada ladang yang betul-betul tersapu longsor yang berlumpur,” lanjutnya.
Kini setelah terdampak bencana banjir bandang, warga mengaku persediaan bahan makanan mereka menitis. Terlebih saat ini mayoritas warga di wilayah itu akan merayakan natal dan tahun baru. Untuk itu mereka berharap, ada perhatian pemerintah daerah untuk membantu warga yang saat ini terisolasi akibat banjir bandang.
“Kami betul-betul terisolir, bahkan ini mau natal kami sudah kekurangan stok bahan makanan. Kami harapkan ada bantuan dari Pemerintah Daerah terkait itu,” pungkas Arjo.
- Penulis: mekora.id


Saluran Whatsapp
Google News
