Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Nasional » Akademikus UIM Makassar Nilai UU TNI Tak Ganggu Kebebasan Sipil

Akademikus UIM Makassar Nilai UU TNI Tak Ganggu Kebebasan Sipil

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKASSAR, Mekora.id – Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Islam Makassar (UIM), Andi Arfan Sahabuddin menilai revisi Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 itu tak mengancam supremasi sipil. Dirinya berharap publik perbanyak berdiskusi dan mengkaji UU TNI yang baru, karena kekhawatiran soal kembalinya Dwi Fungsi ABRI dianggap terlalu berlebihan.

Andi Arfan melihat bahwa UU Nomor 34/2004 tentang TNI yang disahkan 20 Maret lalu itu justru memberikan kejelasan tentang tugas dan batasan jabatan TNI di pemerintahan.

“Kalau tidak ada UU-TNI yang baru ini atau aturan khusus yang mengatur posisi TNI (dalam jabatan sipil) mungkin ke depannya akan amburadul juga. Jadi memang dibutuhkan juga UU TNI ini agar tidak karut-marut,” ujarnya, Senin (24/03/2025).

Meski begitu, Andi Arfan tak menampik ihwal tingginya resistensi publik atas revisi UU TNI ini. Hal itu dikarenakan adanya ketakutan masa lalu atau traumatik terhadap Orde Baru atau Rezim Soeharto. Mungkin mereka anggap, kata dia, jangan-jangan TNI seperti dahulu lagi.

“Tapi kalau saya tangkap sih, sebenarnya UU TNI ini lebih kepada aturan tentang kejelasan TNI di jabatan sipil. Untuk posisi (jabatan) yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan misalnya, saya sangat setuju kalau ada jabatan untuk TNI,” bebernya.

Lebih lanjut, Andi Arfan berharap agar pemerintah dan masyarakat tetap menjaga suasana keharmonisan dalam bernegara. Ia meminta masyarakat tidak terlalu parno dengan kebijakan pemerintah.

“Yah namanya hidup berbangsa dan bernegara memang tidak ada yang sempurna. Jadi saya kira pemerintah perlu melakukan banyak sosialisasi dan diskusi supaya isu negatif UU TNI ini tidak makin lebar dan liar,” ujarnya.

Untuk diketahui sejak, revisi UU TNI ini disahkan 20 Maret lalu, gelombang unjuk rasa dari berbagai daerah di Tanah Air terus bergulir. Mulai dari Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Malang, Makassar, Kupang, hingga berbagai daerah di Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Tak hanya itu, dua hari setelah pengesahan revisi UU TNI, sekelompok Mahasiswa UI juga menggugat UU TNI ini ke Mahkamah Konstitusi. (rls)

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan Hilang di Malunda

    100 Perahu Nelayan Ikut Cari Nelayan Hilang di Malunda

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 140
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Operasi pencarian seorang nelayan yang hilang di Perairan Malunda terus dilakukan, hingga hari ke-4 pencarian nelayan bernama Adam (55) itu belum membuahkan hasil. Ketua Tim Sar Basarnas Mamuju, Aswandi mengatakan, saat ini operasi pencarian diperluas dengan menyusuri sejumlah titik perairan yang dibagi dalam 2 regu. “Sub 1 menyisir dari lokasi kejadian ke […]

  • GTT Sulbar

    GTT Sulbar Datangi Kantor DPRD, Tuntut Kejelasan Nasip

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 122
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Aliansi Guru Tidak Tetap (GTT) mendatangi kantor DPRD Sulbar dengan membawah sejumlah aspirasi. Rabu (06/03/2024). Aliansi GTT Sulbar, Lalu Tuhiryadi menyampaikan, keresahan mereka termasuk minimnya jumlah kuota PPPK guru yang akan diterima tahun 2024. “Jika kuota PPPK Khusus Guru hanya 30-an, sedangkan jumlah yang terdata 2023 sekitar 400-an. Selebihnya akan kemana?,” kata […]

  • Teminal Simbuang

    Jelang Arus Mudik, Ditlantas Polda Sulbar Periksa Kelengkapan Sopir di Terminal Simbuang

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 112
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Jelang arus mudik lebaran 2024, Ditlantas dan Biddokkes Polda Sulbar melakukan pemeriksaan kelengkapan sopir bus dan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk para supir dan pemudik di terminal tipe A Simbuang, Mamuju, Kamis (04/04/2024). Dirlantas Polda Sulbar Kombes, Pol Valentinus Asmoro mengatakan, sebelum memulai operasi pengamanan arus mudik, pihaknya terlebih dahulu melakukan pemetaan pada […]

  • Makam raja Mamuju

    GMNI Mamuju Peringati Hari Pahlawan di Makam Raja Mamuju Pue Tonileo, Kondisinya Memprihatinkan

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 241
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Momentum Hari Pahlawan Nasional yang diperingati setiap 10 November, dimanfaatkan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju dengan berziarah ke makam pejuang pada abad 18, Raja Mamuju Pue Tonileo. Lebopang atau Maradika (Raja dalam bahasa Mamuju) bergelar Pue Tonileo, dia memerintah kerajaan Mamuju antara tahun 1700-1709. Makam Lebopang terletak di Tambi, Kelurahan […]

  • Jalan Pantai Manakarra ditutup untuk tahun baru

    Jalan Anjungan Pantai Manakarra Akan Ditutup Total di Malam Tahun Baru

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 136
    • 3Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Polresta Mamuju akan menutup Jalan Yos Sudarso (Jalan Anjungan Pantai Manakarra) di malam pergantian tahun 2023/2024 nanti. Kasat Lantas Polresta Mamuju, Akp Nurdin mengatakan, penutupan itu akan dimulai sejak sore pada tanggal 31 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024 untuk menghindari kemacetan akibat antrean kendaraan yang ingin merayakan malam tahun baru. “Pada […]

  • Mahasiswa KKN Unika

    Warga dan Mahasiswa Unika Mamuju Tanam 200 Bibit Mangrove di Pantai Maliaya, Upaya Selamatkan Ekosistem Laut

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 182
    • 0Komentar

    MAJENE, Mekora.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XVII Universitas Tomakaka (Unika) Mamuju bersama pemerintah desa dan warga Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menggelar aksi penanaman bibit bakau di sepanjang pesisir pantai Desa Maliaya, Minggu (14/9/2025). Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk mencegah abrasi yang dalam beberapa tahun terakhir semakin menggerus […]

expand_less