Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HOME » ADVERTORIAL » Stok Pangan Sulbar Aman Enam Bulan ke Depan, Pemprov Tetap Gelar GPM

Stok Pangan Sulbar Aman Enam Bulan ke Depan, Pemprov Tetap Gelar GPM

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memastikan bahwa ketersediaan pangan, khususnya beras, dalam kondisi aman hingga enam bulan ke depan. Meski demikian, Gerakan Pangan Murah (GPM) tetap akan digelar secara rutin hingga akhir 2025 guna menjaga stabilitas harga dan mendukung visi pemerintahan “Maju dan Sejahtera”.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Abdul Waris Bestari, usai kegiatan Halal bi Halal di Kantor Ketahanan Pangan, Komplek Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (15/4/2025).

Menurut Waris, GPM bukan hanya bertujuan menurunkan inflasi, tetapi juga sebagai langkah pengendalian harga dan menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

“Jika terjadi deflasi, intensitas GPM mungkin akan dikurangi, dari setiap minggu menjadi dua kali atau sekali sebulan. Tapi program ini tetap berjalan sampai Desember 2025,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dua pekan pasca Lebaran, harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional relatif stabil.

“Alhamdulillah, hampir semua harga komoditas pengendali inflasi tetap stabil dan stoknya tersedia,” ujar Waris.

Salah satu indikator penting adalah ketersediaan beras yang saat ini masih mencukupi untuk enam bulan ke depan, berkat penyerapan gabah petani oleh Bulog.

“Bulog sudah mulai menyerap gabah dan beras petani, ini memperkuat cadangan pangan di Sulbar,” terangnya.

Waris menegaskan bahwa pengendalian inflasi menjadi salah satu prioritas, dengan target tetap berada di bawah batas aman nasional, yakni antara 1,5 hingga 3,5 persen.

“Ini adalah bagian dari dukungan kami kepada Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas daerah,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Waris juga menekankan pentingnya kegiatan Halal bi Halal sebagai bagian dari tradisi tahunan untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi antarpegawai.

“Ini sudah jadi budaya di Dinas Ketahanan Pangan. Tadi juga Pak Sekda berpesan agar silaturahmi ini terus dijaga,” pungkasnya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar murah di Mamuju

    Pasar Murah Jadi Program Andalan Pemprov Sulbar Tekan Inflasi

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 191
    • 4Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Gerakan pangan murah (GPM) secara konsisten rutin dilaksanakan Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar). Hal itu nampak saat pasar murah itu konsisten dilaksanakan setiap hari Senin, di Taman Karema Mamuju, pada, Senin, (5/8/2023). Menurut Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Bahtiar, gerakan pangan murah itu secara konsisten terus dilaksanakan di enam kabupaten di Sulbar. Dalam gerakan […]

  • Diterkam buaya di Karossa

    Seorang Warga di Karosso Diterkam Buaya Saat Pasang Pukat di Sungai

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 155
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seorang pria bernama Jamaiang (45) dikabarkan diterkam buaya saat sedang memasang pukat (alat tangkap ikan) di Sungai Desa Kadaila, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Rabu (03/01/2024) pagi. Kejadian tersebut bermula saat korban bersama rekannya sedang memasang perangkap ikan di Sungai sekitar pukul 08.00 WITA, namun naas bagi Jamaiang ia diterkam […]

  • Mantan Pacar di Mamuju

    Diduga Tak Terima Diputuskan, Seorang Pria di Mamuju Nekat Ancam Mantan Pacarnya

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 191
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Seorang perempuan berinisial DY (43) melaporkan dugaan tindak pidana pengancaman dan pengrusakan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Mamuju, yang diduga dilakukan mantan pacarnya, pada Minggu malam (11/5/2025) sekitar pukul 21.30 WITA. Dalam laporan resminya, DY menyebutkan bahwa terlapor, AS (38), yang merupakan mantan kekasihnya, mendatangi kediamannya tanpa izin setelah seminggu […]

  • Komisi IV DPRD Sulbar lakukan kunjungan budaya di Museum Buttu Cipping Polman.

    Komisi IV DPRD Sulbar Lakukan Pengawasan Program di Diknas dan Museum Buttu Cipping Polman

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 125
    • 0Komentar

    POLMAN, mekor.id – Komisi IV DPRD Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah 1 kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan UPTD Taman Budaya dan Museum Buttu Cipping. Rabu, (29/5/2024). Kunjungan kerja tersebut dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan program APBD tahun anggaran 2024 serta membicarakan hal-hal yang dianggap penting. Ketua […]

  • Kapal Hilang di Mamuju

    Sempat Dilaporkan Hilang, KM Cahaya Rezeki Ditemukan dan Sandar di Bala Balakang

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 203
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kapal motor Cahaya Rezeky yang dikabarkan hilang sejak Senin, 18 November 2024 lalu. Kini ditemukan dan berhasil sandar dengan selamat di Pulau Salissingan, Kepulauan Bala Balakang, pada, Rabu, (20/11/2024). Humas Basarnas Mamuju, Devis, mengatakan keberadaan kapal motor Cahaya Rezeki itu telah kawal oleh Kapal Rescue Basarnas ke Pulau Salissingan. “Sudah ditemukan dan […]

  • NTP Sulbar

    NTP Sulbar November 2025 Anjlok 2,8 Persen, Picu Daya Beli Petani Tertekan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 238
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id — Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Barat (Sulbar) turun signifikan pada November 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat NTP Sulbar melemah dari 130,63 menjadi 126,96, atau turun 2,80 persen dibanding bulan sebelumnya. Penurunan ini menjadi sinyal kuat melemahnya daya beli petani di tengah tekanan harga komoditas pertanian. BPS menyebut, pelemahan NTP disebabkan oleh […]

expand_less