Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Ratusan PPPK Mamuju Tuntut Pengangkatan Sebelum Oktober 2025, Ini Kata Pemkab

Ratusan PPPK Mamuju Tuntut Pengangkatan Sebelum Oktober 2025, Ini Kata Pemkab

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Mamuju mendesak pemerintah daerah segera melakukan pengangkatan bagi PPPK hasil seleksi 2024. Desakan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Mamuju, Senin (17/3/2025).

Ketua Forum CPNS/PPPK Mamuju, Ismail, menyatakan bahwa desakan tersebut sejalan dengan pengumuman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), yang menetapkan batas waktu pengangkatan PPPK paling lambat Oktober 2025.

“Sesuai keputusan baru KemenPAN-RB, pengangkatan dilakukan paling lambat Oktober 2025. Artinya, bisa lebih cepat dari itu. Kami berharap DPRD menyampaikan tuntutan ini kepada Pemerintah Daerah,” ujar Ismail kepada wartawan.

Sebelumnya, Forum CPNS/PPPK Mamuju telah menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak surat edaran KemenPAN-RB yang menunda pengangkatan hingga 2026. Menurut Ismail, kebijakan baru yang mempercepat pengangkatan menjadi Oktober 2025 harus segera diimplementasikan oleh Pemerintah Daerah.

“”Sesuai keputusan baru Menpan RB pengangkatan dilakukan paling lambat dilakukan Oktober 2025. Itu berarti bisa April atau sebelumnya Oktober. Kami berharap DPRD membawa tuntutan kami ke Pemerintah Daerah,” kata Ismail di hadapan Wartawan.

Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Ketua DPRD Mamuju, Alfaiz Muhammad, menyatakan bahwa desakan para PPPK telah diakomodasi oleh KemenPAN-RB dan disampaikan dalam rilis pers terbaru. Politikus PDI Perjuangan ini juga meminta Pemda segera menyiapkan dokumen administratif guna mengajukan Nomor Induk Pegawai (NIP) ke pemerintah pusat.

“Sesuai dengan konferensi pers KemenPAN-RB, pengangkatan PPPK dan CPNS bisa dipercepat. Kita harap Pemda segera mengajukan NIP agar pelantikan bisa dilakukan tanpa hambatan,” ujar Alfaiz.

Ia juga menyebutkan Pemerintah Daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,2 miliar untuk pembayaran gaji PPPK selama enam bulan pertama. Kekurangan anggaran untuk sisa periode akan ditanggung oleh pemerintah pusat.

“Sesuai keterangan dari Sekretaris Keuangan Daerah, anggaran Rp16,2 miliar telah disiapkan untuk enam bulan pertama. Kekurangannya akan ditanggung oleh pusat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Mutasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mamuju, Hasriadi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima surat pemberitahuan terbaru mengenai perubahan jadwal pengangkatan PPPK.

“Sesuai informasi dari KemenPAN-RB, pengangkatan CPNS dimajukan menjadi Juni 2025, sementara PPPK pada Oktober 2025. Kami di BKPP akan mengikuti kebijakan tersebut,” pungkas Hasriadi.

Sebagai informasi, formasi CASN/PPPK di Mamuju tahun 2024 berjumlah 700 orang, yang terdiri atas 100 tenaga kesehatan, 300 tenaga guru, dan 300 tenaga teknis.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirga Singkarru-Iskandar Muda

    Dirga-Iskandar Deklarasi Berpasangan di Pilkada Polman

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 181
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Dirga Singkarru dan Iskandar Muda Baharuddin Lopa (Dirga-Iskandar), resmi mendeklarasikan diri berpasangan sebagai bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Pada, Minggu, (9/6/2024). Deklarasi Dirga-Iskandar itu, dilaksanakan disalah satu hotel di Polewali yang juga dihadiri sejumlah tokoh politik, yakni Suraidah Suhardi, Aris Munandar, dan sejumlah jajaran pengurus Nasdem. Ketua […]

  • TPS PSU Mamuju

    Ini 3 TPS Rekomendasi Bawaslu Mamuju Untuk PSU

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 195
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Tiga TPS di Kabupaten Mamuju, dapat rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin, mengatakan tiga TPS yang direkomendasikan melakukan PSU itu merupakan 5 TPS yang sebelumnya ditemukan berpotensi PSU beberapa waktu lalu. “Dari lima TPS yang kita temukan berpotensi, tiga kita rekomendasikan PSU. […]

  • Sekretriat DPRD Sulbar gelar turnamen billiard

    Sekretariat DPRD Gelar Turnamen Billiard Untuk Meriahkan HUT Sulbar ke-20

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Sulawesi Barat yang ke-20, Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Barat mengadakan turnamen billiard yang berlangsung dengan meriah. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian acara perayaan HUT dan bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pegawai, anggota DPRD, dan masyarakat. Kamis, (12/9/2024). Turnamen yang diadakan di Cafe ONE […]

  • Real Count Sementara Pileg DPR RI Dapil Sulbar

    Ini Real Count Sementara Pileg 2024 Dapil Sulbar, Ratih dan SDK Sengit

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 156
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Begini hitungan sementara Real Count KPU untuk Pileg dan DPR RI Dapil Sulbar per Kamis (15/02/2024) yang diupdate pada situs Info Pemilu 2024. Untuk kursi DPR RI Dapil Sulbar akan mengutus 4 wakil rakyatnya ke senayan. berikut data yang dihimpun dari website Info Publik Pemilu 2024, pukul 17. 30 WITA khusus untuk […]

  • Warga Karossa Hadang Kapal Penyedot Pasir

    Warga Karossa Hadang Kapal Tambang Pasir, Desak Perusahaan Angkat Kaki

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 277
    • 4Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Puluhan Warga Desa Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, menghadang kapal tambang pasir milik PT. Sumber Alam Rezeki yang hendak masuk di wilayah itu. Para warga menggunakan perahu tradisional mengepung dan meminta kapal perusahaan tambang pasir segera keluar dari muara sungai karossa. Koordinator Lapangan, Anshar, meminta pihak perusahaan PT Sumber Alam Rezeki […]

  • Anak Peremuan Kabur di Mamuju

    Tolak Dinikahkan Orang Tua, Anak Perempuan 15 Tahun di Mamuju Lari Dari Rumah

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 202
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Seorang perempuan remaja di Mamuju, Sulawesi Barat, berumur 15 tahun, kabur dari rumahnya. Dia mengaku meninggalkan rumah orang tuanya itu dengan alasan tidak mau dinikahkan. Anak perempuan itu meninggalkan rumah tanpa membawah pakaian dan Handphone milikinya. Kasus itu kemudian ditangani oleh pihak kepolisian dan BPBD Kabupaten Mamuju, Pada, Kamis, (30/5/2024). Kasi Humas […]

expand_less