Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Peristiwa » Gadis Remaja di Mamuju Meninggal Sesaat Setelah Konsumsi Minuman Kemasan

Gadis Remaja di Mamuju Meninggal Sesaat Setelah Konsumsi Minuman Kemasan

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Seorang gadis remaja, bernama Syarina (15) di Desa Papalang, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), meninggal dunia sesaat setelah konsumsi minuman kemasan, pada Jumat, (3/1/2024) sore.

Kematian secara mendadak siswi kelas X di SMK Negeri Papalang itu, menghebohkan warga sekitar. Hal itu karena sebelumnya korban sempat mengkonsumsi minuman kemasan jenis Okky Koko Drink.

Kapolsek Kalukku, Iptu Makmur, melalui keterangannya membenarkan peristiwa itu. Ia menyebut korban sempat dilarikan ke Puskesmas Topore sekitar pukul 15.30 WITA. Dari hasil pemeriksaan pihak Puskesmas Topore, korban dinyatakan mengalami keracunan.

“Keterangan dari Pihak Puskesmas Topore, pada Jumat, 3 Januari 2024 sekitar pukul 15.30 WITA menerima pasien dari Dusun Papalang dengan kondisi pasien nafas terhenti,” kata IPTU Makmur melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (4/1/2025) pagi.

Iptu Makmur mengatakan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban sebelumnya mengalami pusing dan mual. Tidak berselang lama Syarina pun pingsan. Korban sempat mengkonsumsi minuman kemasan jenis Okky Koko Drink.

“Setelah diperiksa oleh pihak dokter Puskesmas Topore, dr. Ratna, pasien tersebut mengalami keracunan. Pihak keluarga mengatakan pasien langsung pusing mual dan pingsan setelah meminum minuman dingin jenis okky jelly,” ungkap Iptu Makmur.

Meski mendapat perawatan intensif, nyawa Syarina tidak tertolong. Tidak lama kemudian Ia dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Puskesmas Topore.

“Beberapa menit kemudian setelah mendapatkan perawatan intensif oleh tim medis Puskesmas Topore, pasien tidak bisa tertolong lagi dan meninggal dunia,” lanjut Iptu Makmur.

Saat ini belum ada keterangan resmi terkait penyebab kematian gadis remaja di Papalang, Mamuju itu, Iptu Makmur menyebut sample minuman yang dikonsumsi korban yang masih tersisah, telah dikirimkan ke Dinas terkait untuk diperiksa di laboratorium.

“Untuk minuman kami sudah kirim ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan di BPOM,” tutup IPTU Makmur.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pupuk Subsidi (Ilustrasi)

    Misteri Pupuk Subsidi Langka di Mamuju, Mafia atau Masalah Distribusi?  

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 288
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Setelah Petani, kini kelompok tani di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengeluhkan sulitnya mendapat pupuk bersubsidi. Sulitnya mendapat pupuk subsidi itu diakui telah dirasakan sejak dua (2) tahun belakangan ini, padahal mereka merupakan anggota kelompok tani yang terdaftar dalam RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). “Petani yang sudah terdaftar di RDKK sulit […]

  • Fortuner Tabrak Warung di Mamuju

    Mobil Fortuner Dikendarai Pelajar di Mamuju Tabrak Warung dan Seruduk Dua Warga

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle mekora.id
    • visibility 372
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Sebuah mobil Toyota Fortuner hitam menabrak warung di kawasan Anjungan Pantai Manakarra, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, pada Jumat (6/2/2026) dini hari. Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua orang warga mengalami luka-luka. Mobil dengan nomor polisi DC 1156 A itu diketahui dikemudikan oleh anak laki-laki di bawah umur berinisial FA (16). Polisi […]

  • Cegah Pelanggaran, Propam Polda Sulbar Periksa Puluhan Personil Polresta Mamuju

    Cegah Pelanggaran, Propam Polda Sulbar Periksa Puluhan Personil Polresta Mamuju

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 130
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Propam Polda Sulawesi Barat mendadak melakukan Operasi Penegakan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) untuk anggota Polresta Mamuju, Kamis (24/08/2023). Paur 2 Subbid Provost Propam Polda Sulbar, Ipda I Kadek Suwindra mengatakan, operasi tersebut sengaja dilaksanakan pagi seusai apel bertujuan agar para anggota Polri terhindar dari permasalahan pelanggaran disiplin, kode etik atau perbuatan pidana. […]

  • AIM di Campalagian

    AIM Tegaskan Isu Pengalihan Suara sebagai Strategi Kotor Pesaing di Pilgub Sulbar

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 151
    • 1Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Barat (Sulbar), Andi Ibrahim Masdar (AIM) menepis isu yang mengarah kepadanya soal pengalihan suara terhadap kakaknya yang juga maju di Pilkada Sulbar 2024. Hal tersebut ditegaskan AIM, saat salah seorang tim pemenangannya menanyakan hal itu kepadanya diselah-selah kampanye yang dilaksanakan di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar […]

  • Sulawesi Barat Paling Rawan Bencana, Pemda Diminta Berbenah

    Sulawesi Barat Paling Rawan Bencana, Pemda Diminta Berbenah

    • calendar_month Jumat, 8 Sep 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 264
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Sulawesi Barat, Provinsi ke-33 ini jadi wilayah dengan indek resiko bencana tertinggi di Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Sulbar tiga tahun terkahir tinggi dengan nilai 166,49 tahun 2020, 164,85 tahun 2021 dan 165,23 tahun 2022. Kurun 20 tahun terakhir tercatat 145 bencana di Sulbar, didominasi […]

  • Ini Kronologi Polisi Keroyok Mahasiswa di Mamuju, Tak Terima Ditegur Masuk Asrama

    Ini Kronologi Polisi Keroyok Mahasiswa di Mamuju, Tak Terima Ditegur Masuk Asrama

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 192
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Kejadian polisi keroyok mahasiswa di Mamuju, Sulawesi Barat, kini menjadi perhatian publik. Peristiwa itu setidaknya melibatkan sebanyak 51 anggota polisi dari Polda Sulawesi Barat (Sulbar) diduga terlibat dalam kasus ini. Peristiwa pengeroyokan terhadap kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ramli, terjadi pada Rabu, 1 Januari 2025. Insiden ini menjadi perhatian nasional dan memicu […]

expand_less