Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » 16 Tahun Tak Dibayar Pemprov Sulbar, Pemilik Lahan Segel TK Pembina Mamuju

16 Tahun Tak Dibayar Pemprov Sulbar, Pemilik Lahan Segel TK Pembina Mamuju

  • account_circle mekora.id
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAMUJU, Mekora.id – Taman Kanak-Kanak (TK) Pembina milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yang berada Belakang Kantor Bupati Mamuju, Jl. Baharuddin Lopa, disegel pemilik lahan, Jumat, 22/11/2024).

Menurut pemilik lahan, Ummiati, penyegelan TK Pembina Mamuju itu lakukan buntut tak adanya kejelasan pembayaran lahannya. Padahal lahan kurang lebih seluas 2500 meter persegi itu sudah digunakan selama 16 tahun.

“Saya terpaksa menyegelnya karena sudah 16 tahun digunakan tetapi lahan saya tidak juga dibayar, saya sudah berkali-kali menyurat tapi tidak direspon,” kata Ummiati saat ditemui wartawan.

Ummiati menjelaskan, jika perkara tanahnya tidak dibayar oleh Dinas Pendidikan (Diknas) Sulbar hingga 16 tahun itu bermula saat terjadi jual beli lahan. Awalnya Ummiati dan Pihak Diknas menyepakati jual beli lahan kurang lebih Rp 2.500 meter persegi dengan harga ganti rugi Rp 400 juta.

Namun, kata Ummiati, pembangunan TK Pembina yang sebelumnya direncanakan di lahan yang telah terbayar justru dipindahkan ke sisa lahannya yang berada di samping. Padahal lahan itu tidak berada dalam kesepakatan jual beli.

“Kesepakatan saya pada saat itu dengan dinas pendidikan antara patok dan pohon sagu, tapi waktu itu Diknas lampirkan kurang lebih 2.500 meter persegi. Tapi pastinya kami tidak tahu karena tidak pernah diukur. Jadi kesepakatan kami yaitu patok,” ungkapnya.

Ummiati mengaku, saat mengetahui lahannya diserobot 16 tahun silam ia sempat melarangnya. Namun saat itu dia dijanjikan Kepala Dinas Pendidikan bahwa lahannya yang masuk dalam area pembangunan TK Pembina akan dibayarkan lagi.

“Setelah pembangunan pindah, lahan saya yang belakang justru di serobot dan ditimbun. Saya langsung tahan, tapi kata Kepala Dinas saat itu biarkan nanti diatur. Lalu saya sabar dan biarkan,” lanjutnya.

Namun setelah 16 tahun berlalu dia tidak pernah diberi kejelasan terkait lahannya itu, Ummiati mengaku sudah empat kepala dinas berganti dan selalu disurati namun tidak juga diselesaikan.

“Dari kadis satu ke kadis lain, sudah empat kepala dinas tetapi tidak penyelesaian. Bahkan Kadis yang terakhir ini saya sudah empat kali menyurat tapi tidak ditanggapi,

Akibat tidak ditanggapi, Ummiati mengaku terpaksa menyegel lokasi itu yang berukuran 19, 5 kali 45 meter yang masuk dalam sertifikat hak miliknya nomor 319.

“Karena tidak pernah ditanggapi dan tidak adanya tanda-tanda penyelesaian jadi terpaksa saya tutup. Itu sesuai yang saya punya yang juga telah diukur oleh Pertanahan Mamuju,” pungkasnya.

Akibat penyegelan itu, dari pantauan Mekora.id para siswa terpaksa diliburkan. Belum ada konfirmasi dari pihak terkait berita ini, kami akan meng update perkembangannya.

  • Penulis: mekora.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEM MAMUJU

    Milenial dan BEM di Mamuju Berkumpul, Bahas Bahaya Hoax di Pemilu 2024

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Kelompok milineal muda Indonesia wilayah Sulawesi Barat bersama sejumlah  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di Mamuju, berkumpul dan membincang tentang Pemilu 2024. Dalam tema  “Menjadi Pemilih Cerdas & Rasional “ dihari Generasi Z dari BEM Universitas Wallacea, Universitas Muhammadiyah Mamuju, Stikes Fatima Mamuju dan Universitas Tomakaka, yang dilaksanakan di Tribun Pendopo, Ahmad Kirang Mamuju, […]

  • Anggota DPRD Mamuju, Santa, S.IP

    Pasca Pelantikan 25 Pj Kades di Mamuju, Dewan Ingatkan Jaga Netralitas Pada Pemilu

    • calendar_month Jumat, 26 Jan 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 169
    • 2Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Santa, mengomentari pelantikan 25 Penjabat (Pj) Kepala Desa di Mamuju. Menurutnya, Pj Kades yang diangkat dari ASN harus benar-benar mengamalkan Undang-undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 tentang netralitas, terutama saat ini memasuki masa kampanye Pemilu 2024. Meski begitu, Politisi Nasdem itu memberi lampu hijau terkait pelantikan yang baru […]

  • Plt Menteri Pertanian

    Presiden Tunjuk Kepala Bapanas Jadi Plt Mentan

    • calendar_month Sabtu, 7 Okt 2023
    • account_circle mekora.id
    • visibility 165
    • 2Komentar

    JAKARTA, mekora.id – Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa ia telah menerima surat pengunduran diri dari Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Surat tersebut telah diberikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno kepada Presiden Jokowi Kamis malam (05/10/2023) dan telah ditindaklanjuti. “Iya tadi malam sudah diberikan kepada saya dari Mensesneg tentang surat pengunduran diri dari Pak Menteri […]

  • Dana Desa Tapandullu

    Mobil Ditinggal Masuk Toko, Dana Desa Tapandullu Mamuju 388 Juta Raib Digondol Pria Berkemeja

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle mekora.id
    • visibility 184
    • 4Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Dana desa Tapandullu, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, senilai Rp388.426.000 raib dicuri saat disimpan di dalam mobil milik Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa, Jumardin, pada Senin sore (16/6/2025). Peristiwa terjadi di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan toko bangunan Mitra Listrik, Kota Mamuju. Mobil Toyota Avanza putih yang dikendarai korban diparkir di […]

  • Ekonomi Sulbar Triwulan 3 2024

    Ekonomi Sulbar Triwulan III 2024 Melempem, Terendah Sejak 2022

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MAMUJU, Mekora.id – Ekonomi Sulawesi Barat (Sulbar) pada triwulan III 2024, mengalami kontraksi 0,91 persen. Itu setelah ekonomi Sulbar hanya mampu tumbuh sebesar 2,16 persen. Angka itu turun dari 4,30 persen pada triwulan II 2024. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat, per 5 November 2024. Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Barat itu, […]

  • Pendeta di Mamuju gantung diri

    Pendeta di Mamuju Diduga Akhir Hidupnya Setelah Menghilang Tiga Hari

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle mekora.id
    • visibility 196
    • 1Komentar

    MAMUJU, mekora.id – Setelah dilaporkan menghilang sejak Jumat, 9 Agustus 2024 lalu. Pendeta bernisial SA (56) di Mamuju ditemukan tidak bernyama di Kebun Jati di Kelurahan Karema, Kota Mamuju. Pada, Senin, (13/8/2024) pagi. Kuat dugaan korban sengaja mengakhiri hidupnya sendiri setelah tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada jenazah korban. Dokter forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara […]

expand_less